HATE TO LOVE YOU

HATE TO LOVE YOU
KNOWING



"MyGod aku ingin sekali teriak dan memukul diriku sendiri untuk apa yang sudah aku lakukan, kenapa setiap pernyataan yang aku utarakan terjawab semua, nampak bodohnya aku ini" lirih Jonghyun dalam hatinya dan dia malu sekali bahkan dia tidak berani memandang keluarga Yoo terlebih wanita didepannya yang tertunduk mendengarkan ayahnya bercerita


"Selama kesekolah adik adiknya selalu diantar supir tapi Seungyeon memutuskan naik sepeda dan selalu bangun lebih awal karna dia tidak ingin menyusahkan supir yang harus mengantarkan ke tiga sekolah yang berbeda"


"Sekarang dia sudah bisa membeli apartemen sendiri meskipun kecil sekali, sebenarnya paman bisa berikan dia fasilitas apa saja termasuk apartemen yang mewah buat dia, tapi lagi lagi dia menolak katanya dimanapun kita tinggal dan berada tidak membuat kita berbeda karna yang menjadi pembeda adalah kualitas diri kita yang mendiaminya jadi tidak masalah mau besar dan kecil tempat yang kita miliki, she is my precious one, so we glad if you can except her"


Dengan suara bergetar dan berkaca kaca Appa Yoo menjelaskan sifat Seungyeon yang menjadi kebanggannya. Omma Yoo pun ikut menangis bukan karena sedih tapi karna bangganya mereka


Appa Lee menangkap gesture tubuh Jonghyun yang menyesali setiap ucapan kasarnya


"Kami sangat senang dan bahagia dengan hari ini, dan kami sangat berterima kasih sekali karna keluarga Yoo mau menerima undangan kami dan kita bisa melanggengkan hubungan ini menjadi mempersatukan keluarga, sungguh kami sangat beruntung dan berterimakasih khususnya untuk Seungyeon yang sudah menerima anak Appa yang banyak sekali kekurangannya, terimakasih nak. Kami tidak melihat kamu siapa, sukses atau tidak, artis atau bukan yang kami yakin karna kamu baik "


Jelas Appa Lee menyudahi perkenalan Seungyeon dengan menyatakan rasa syukurnya dan diikuti dengan Omma Lee sembari memeluk bahu Seungyeon bangga sebagai tanda rasa syukur karna memiliki calon menantu yang bukan hanya cantik tapi juga memiliki hati dan pemikiran yang mulia


Dilain pihak kedua kaka Jonghyun ikut merasakan keberuntungan adiknya bisa mendapatkan Seungyeon dengan memberikan response kebahagiaan


Makan malam hari ini membuat dua keluarga saling bertukar rasa syukur, haru, bahagia dan tawa yang saling bersahutan, tetapi disebrang sana Seungyeon terlihat terus tertunduk menahan rasa sesak didada dan sedih karna sebegitu besar harapan kedua orangtuanya.


Selama hidupnya Seungyeon hanya ingin membahagiakan orangtuanya tidak pernah berkata tidak untuk mereka dan selalu melakukan hal terakhir untuk nya.


"Apa yang harus aku lakukan, aku tidak ingin mengecewakan mereka tapi keluargaku belum tahu kalau Jonghyun sudah memiliki pasangan dan menolak perjodohan ini. Aku tidak mau menjadi penghalang dan menyakiti pasangan Jonghyun karna itu Jonghyun bersikeras tidak menyetujui perjodohan ini" Gumam Seungyeon dalam hati


"Bahkan Jonghyun menganggap aku ini tidak sepadan dengannya dan dia tidak mungkin bisa berpura pura lagi, aku harus melakukan sesuatu dan menjelaskan ke mereka"


Lirih Seungyeon sembari menahan sakit hati yang dalam yang tidak mau hilang karna apa yang dimintakan orang tuanya sudah dijawab satu persatu oleh Jonghyun jauh sebelum Appa Yoo meminta.


"Appa Omma aku mau minta sesuatu bolehkan?" Dengan suara lirih dan berat Sengyeon memberanikan untuk memulai memberi tahu orang tuanya


PENYESALAN JONGHYUN


"Tuhan tolong aku yang sudah membuat kesalahan, aku terpesona dengan dia pertama melihatnya. Aku semakin terpesona dengan kebaikan hatinya bahkan aku tidak bisa memalingkan pandangan mata ku dan perhatianku, apa yang kamu fikirkan Seungyeonie? Aku tau kamu pasti kecewa dengan aku, aku memang bodoh. Bagaimana cara aku minta maaf dengan kamu? Bagaimana aku bisa meraih kamu sekarang aku yang merasa tidak pantas untuk kamu dan kali ini aku langsung kalah dan bodoh, maafkan aku!! bolehkah aku mendapatkan kesempatan untuk lebih dekat lagi dengan mu"


Lirih Jonghyun dalam hati dengan pandangannya tidak lepas hanya ditujukan ke satu arah yang dimana pemandangannya itu terlihat lebih banyak menunduk dan tidak banyak bereaksi selama Appa Yoo berbicara seperti ada yang sedang dia fikirkan


Dilain pihak Jonghyun terus saja memperhatikan setiap gerak gerik Seungyeon yang kebanyakan terdiam dia sudah tidak memperdulikan lagi ada 3 pasangan mata yang memperhatikan dengan pandangan kecurigaan dari dua Noonanya dan Appanya karna Omma Lee sibuk ngobrol sana sini dengan Omma Yoo dua wanita hebat ini memang kurang peka kalau urusan anak anak yang dilanda peroblema hati


...


"Apa yang mau kamu minta Gom, kita akan mendengarkan"


jelas Appa Yoo dan seketika keadaan semakin memanas dan semua mata memperhatikan kecantikan wajah dan mata yang sedang berbicara dan khususnya untuk disebrang sana ada yang merasa gugup dan takut untuk apa yang akan keluar dari bibir mungil wanita yang sudah menjadi pujaannya itu


"Oooh God aku harus melakukan sesuatu supaya mereka tidak salah paham, aku takut kalau dia akan mengatakan semuanya dan menggagalkan perjodohan ini karna aku tidak mau ini gagal" seru batin Jonghyun sembari terus memperhatikan yang sepersekian detik dia sudah terpana dengan kecantikan yang tanpa henti dan bosan dia nikmati


"Appa apakah boleh aku mengetahui dan bertanya apa yang sebenarnya diinginkan dan yang ada difikiran Jonghyun-shi karna akan tidak adil kalau kita memaksakan nya sedangkan perjodohan ini adalah komitmen Appa dan Paman Lee"


Dengan tutur kata yang bijak, gesture yang anggun dan elegan serta kecantikan


Seungyeon yang menyihir berusaha memberikan jalan untuk Jonghyun mengutarakan penolakannya dan Seungyeon akan menerima. Lebih baik keluarganya patah hati sekarang sebelum terlambat


Sebelum perasaan dan sakit hati Seungyeon semakin dalam. Pernyataan Seungyeon membuat kaget keluarga Lee terutama Appa Lee yang khawatir akan reaksi Jonghyun langsung menggagalkan perjodohan ini Appa Lee tau anaknya sedikit bodoh kalau dia sudah tertekan dan emosi dan tanpa diketahui semuanya Jonghyun merasa lebih kaget dan ketakutan


"Whaaat dia ingin aku mengulang kata kata menjijikan yang aku lontarkan untuknya dia ingin aku menolak perjodohan ini bahkan dia masih memikirkan perasaan aku..dia terbuat dari apa sebenarnya?kenapa bisa begitu anggun mengeluarkan segala kemarahannya? kenapa tidak langsung menjatuhkan aku saja?kenapa aku semakin buruk dihadapannya?" bathin Jonghyun dipenuhi pertanyaan tak berdaya dibuat KO berkali kali oleh kecerdasan dan keanggunan Seungyeon


Mimik Jonghyun berubah kacau dan takut terlihat oleh keluarganya khususnya oleh Appa Lee menangkap sinyal SOS anak bungsunya


"Nak Seungyeon, Jonghyun sebenarnya sudah mengetahui permasalahn ini dari sebelum konsernya. Jonghyun tidak akan mengecewakan kami atau pun kamu nak, percayalah!!!. Paman tau Jonghyun dia sangat komit dan loyal terhadap apa yang sudah dia ambil dan dia pasti akan mempertanggung jawabkan semuanya" Sela Oppa Lee memotong langsung Jonghyun yang bersamaan ingin bicara


"Waaaaah Deeebaaaak..Appa bisa membaca fikiranku, terimakasih Appa" dengan tersenyum lega sembari menatap ayahnya yang balik menatap tajam kearahnya


"Diam bodoh, kamu jangan berani berani mengacaukan semuanya!!" teriak batin Appa Lee


"Tapi Paman Lee tetap saja kita harus tau apa yang diutarakan anak paman, karna saya tidak akan masalah kalau pun ternyata Jonghyun-shi tidak meyetujui perjodohan ini karena dia sudah memiliki pasangan misalnya!. Saya tidak mau menjadi penghalang buat mereka"


Tegas Sengyeon sembari mengepalkan tangannya yang gemetaran karna menahan emosinya terhadap Jonghyun yang sudah menghina dia dan keluarganya


Bella yang mendengar suara Seungyeon gemetar menahan kesedihannya tentunya ini membuat Bella merasa iba dan semakin jengkel dengan kelakuan Jonghyun


"Maksud kamu apa Gom, apa kamu mengetahui Jonghyun punya pacar?" Tanya Appa Yoo menelisik menangkap ada yang tidak beres dengan tutur kata anaknya


"Tidak paman saya tidak punya pasangan sampai saat ini saya belum punya pasangan lagi dari terakhir pacar ke delapan saya"


Dengan tampang gugup dan polos sembari meremas remas rambutnya membuat dia seperti anak kecil yang sedang ketahuan salah dan semuanya tertawa geli melihat tingkah Jonghyun yang langsung memberikan statement 8 mantan pacar"


Seungyeon dengan menahan emosinya mensiratkan makiannya "dasar bodoh"


"Waaaah Lee kamu pasti bangga dengan anak kebanggaan mu ini sudah bisa menaklukan 8 perempuan, kekuatan idola dunia siapa yang bisa menolak pesonanya. Berarti sudah sangat berpengalaman ya Jonghyun-shi"


Pernyataan Appa Yoo yang ditanggapi malu oleh Jonghyun sembari tersenyum canggung


beda reaksi dengan keluarga Lee melihat kelakuan Jonghyun yang memalukan


"Hahaha aaah maklum anak laki laki, kandang dia suka melebih lebihkan jangan terlalu dipercaya ocehannya" Appa Lee berusaha meredam kebodohan statement anaknya


"Hahahaa its okay Lee, aku suka kejujuran anakmu.." dengan terbahak melihat menantunya yang terlihat lucu dengan kelakuannya


"Gom kamu dengar Jonghyun tidak punya pasangan dan dia pun sudah menyetujui ini sebelum dia konser artinya dia sudah menyatakan kesediannya dan kamu minta Appa dan Omma menghargai dan menerimanya?"


"Sekarang apa kamu bisa menerima dan menerimanya?"