
"Yaaah kita sudah sampai" seru Jonghyun dengan senyum yang semakin mengembang sedari perjalanan terlihat bahagia
Jonghyun memarkirkan mobilnya dibasement parkiran khusus parkiran mpunya, ada tiga slot parkiran khusus berplang VVIP diperuntukan Jonghyun dan keluarganya
"Mmm okay" dengan tenang Seungyeon membuka seatbelts nya dan melihat Jonghyun yang dengan cepat menuruni mobil Jeep Appa Lee tanpa aba aba Jonghyun dengan gentle nya membukakan dan mempersilahkan Seungyeon untuk turun sembari memegang tangan kanannya
"Duuuuh kenapa ini apa yang dia lakukan?!! kenapa dada ini semakin berdebar..Jonghyun-shi pliss jangan buat aku serba salah"
Seunghyun ngebatin tapi sang mpunya restoran nyantei saja dengan senyum lesung pipi yang semakin dalam menambah porsi ketampanan Jonghyun yang membuat kekuatan Seungyeon hampir goyah
Dengan pulasan make up yang masih menempel dan Seungyeon merasa tidak nyaman karna penampilannya yang sedikit glamour saat itu dengan Jonghyun yang menggunakan baju kasual kaos polo putih dengan jeans biru yang sedikit robek dibagian paha dan tumitnya tapi tidak mengurangi aura idolanya. Memang pesona Jonghyun dan Seunyeon sebenarnya sama sama effortlessly
Tanpa mereka sadari ada beberapa pasang mata yang memperhatikan mereka dan dengan cepat Jonghyun memegang tangan Seunghyun memasuki lift pribadi menuju langsung ke ruangan khusus diperuntukan untuk tamu VVIP yang salah satunya Jonghyun
Karna keartisannya ini banyak sekali sasaeng (sebutan penggemar fanatics and sometimes Lunatics) yang bisa saja mencuri curi kesempatan untuk mengambil gambar dan merusak privasinya atas alasan itu Jonghyun membuat parkiran dan tempat khusus untuknya
Staff nya sudah dibrief dan bahkan beberapa aturan yang masuk ke kontrak kerja mereka kalau mereka harus menjaga privasi customer and owners tidak boleh meminta foto atau tanda tangan jadi pastinya para staff dan keamanan sudah mensterilkan sebelumnya dari para pelanggan yang ingin mencari cari kesempatan
Didepan pintu masuk bahkan security akan mengecek customer yang membawa camera untuk tidak dibawa masuk
Memang sedikit strict dan melelahkan tapi ini sudah resiko dan lama kelamaan para pelanggan sudah paham dan mengikuti aturannya, aturan ini tidak membuat restorannya sepi malah kadang kalau weekends dan musim liburan restoran Jonghyun sangat padat sampai mereka mengantri
Bangunan tiga tinggkat ini Jonghyun beli 3th yang lalu dan dibuat restoran yang baru buka dan resmi 2th lalu, dibutuhkan 1th untuk menyulapnya menjadi restoran berkelas.
Jonghyun menyerahkan dan mengatas namakan restorannya menjadi milik orang tuanya karna dengan kesibukannya tidak ada waktu untuknya mengurusi asetnya ini dan untungnya orang tuanya berpengalaman dan lagi lagi meminta bantuan Paman Yoo mengenai regulasi dll untuk restoran yang akhirnya bisa berjalan seperti sekarang dan Jonghyun mengetahuinya baru akhir akhir ini berbarengan dengan rencana pernikahannya dibahas
Keluarga dan Jonghyun memang banyak berhutang budi dengan keluarga Yoo tapi tidak satu pun dari mereka bahkan Seungyeon mengukitnya
"Kamu tau Appa Yoo banyak membantu restoran ini untuk banyak hal, karna untuk orangtua ku ini hal baru meskipun mereka berpengalaman berbisnis tapi untuk kuliner ini baru buat mereka, jadi aku sangat berhutang kepadanya dan aku berjanji tidak akan mengecewakannya"
jelas Jonghyun sembari menatap dalam pujaannya yang tanpa sadar dari tadi dia tidak melepas genggamannya. Mereka berdua menyukai hari ini dan akan menjadi momentum kebersamaannya for the first time
"Oooh jadi karna perasaan berhutang budi kamu akhirnya memperlakukan aku seperti ini, hmmm tidak heran, kenapa juga aku harus merasakan debaran ini..Seungyeon kuatkan diri kamu, dia jauh dari jangkauan mu, WAKE-UP"
Lirih bathin Seungyeon dengan membalas pandangan Jonghyun yang saat ini mata mereka saling bertatapan dalam dan bahkan mereka tidak menyadari kalau pintu lif sdh terbuka
"Mmm liftnya" seru Seungyeon sebari menunjuk keluar,
"Aaah.. mmm..okay" dengan grogi dan malu malu Jonghyu perlahan keluar sembari terus memegang tangan Seungyeon yang membuat Jonghyun menikmati sentuhannya yang langsung mengalirkan kehangatan kedalam hatinya yang sudah lama mendingin
Ruangan VVIP berada dilantai paling atas sebenarnya ada juga bagian rooftop dan pemandangannya kalau malam sangat mempesona, ini jarang Jonghyun gunakan tapi untuk hari ini dengan cuaca cerah yang mendukung dia mengajak Seungyeon ke bagian tertinggi bagunannya
Jonghyun sudah menyiapkan ini semua khusus bersama para sahabat Busan dari SMP dulu yang sudah menunggu mereka dari tadi
Beberapa pasang mata yang saling bertatapan terheran heran memperhatikan gerak gerik Jonghyun yang bergandengan dengan Seungyeon pemandangan yang tidak pernah terlihat sebelumnya selama mereka bertemu di Busan
"Aaaah akhirnya yang ditunggu datangnya, welcome welcome..," sambut lima sekawan para Busan namja
"Oooh iya kenalin ini Seungyeon, kebetulan dia sedang ada pekerjaan di Songdoo" sembari mempersilahkan Seungyeon memperkenalkan dirinya ke sahabat sahabat Jonghyun
"Oooo iya kenalkan saya Gong Seungyeon, senang bertemu kalian" dengan nada formal tanpa disadari Seungyeon yang sedari tadi menunduk kebingungan semuanya laki laki hanya dia satu satunya perempuan dan tanpa sadar dia memegang tangan Jonghyun dengan erat
Jonghyun menyadari rasa canggung Seungyeon khawatir membebaninya
Dan terlihat para sahabatnya yang masih berdiri dan semua memandang dengan kagum seperti belum pernah melihat wanita sebelumnya, lebih tepatnya belum pernah melihat wanita secantik Seungyeon
Mereka semua sangat terkesima dengan kecantikan dan keindahan semua yang diperlihatkan Seungyeon ditambah rasa malu yang terpancar dari mukanya yang mulai memerah menambah pesona Seungyeon menyihir mereka menjadi patung tak berdaya
"Okay, ayo kita duduk" sembari mempersilahkan dengan menggeser salah satu kursi dibagian kanan kearah belakang untuk Seungyeon duduki
"Ehemmm"seru jahil salah satu temannya yang berada diujung kiri dekat Seungyeon
"Bisa aja si Don Juan kita satu ini dapetin cewe cantik gini..haaahhh" Lirih para sahabat nya ngebathin berfikiran sama
Mereka berusaha untuk mencairkan suasana yang sedikit awkward ini dan namanya juga laki laki otak mereka lebih jalan dibanding perasaan seketika mereka bisa berbaur dan menormalkan suasana yang ada
"Tumben kamu membawa perempuan kesini, ...hmmm naga naganya nih bakal ada kabar baik" seru salah satu sahabatnya berjaket abu
"Berarti kita ga bisa sampai dawn dong kaya biasa" keluh salah satu sahabatnya yang bertopi ungu menelisik jawaban Jonghyun
Sebelum menjawab Jonghyun melihat reaksi Seungyeon yang sedikit canggung karna pertanyaan itu
"Eemmm memang Jonghyun ga pernah bawa atau mengenalkan salah satu teman wanitanya?" Sadar dengan pertanyaannya khawatir ada kesalah pahaman Seungyeon buru buru meralat
"...mmmh maksudnya.. bukan berarti aku temen wanitanya, aku tuh bagian dari keluarga mungkin bisa dibilang seperti itu"
Dengan gugup penjelasannya sepertinya makin aneh dan tidak banyak menolong hanya membuatnya terlihat bodoh didepan teman teman Jonghyun
"Duuuuh pabo kenapa aku harus menanyakan segala..eeeemm" sesal Seungyeon dalam hati
"Hahahaah, dia tuh cowok cuek dan ga pernah mengenalkan atau membawa satu perempuanpun kalau lagi dengan kita, makanya ini perdana buat kita melihat Jonghyun bersikap manis didepan wanitanya"
Tanpa basa basi laki laki didepan Jonghyun menyambar pertanyaan Seungyeon dan melihat Jonghyun hanya tersenyum menunduk tapi reaksi ini membuat Seungyeon bingung dan hampir tersedak olehnya
"Tenang Seungyeon tenang kamu harus kuat ini ujian, jangan melambung terlalu jauh nanti sakit pas jatuh, wake up" serang Seungyeon semakin menyadarkan dirinya sendiri
"Welll kalian mulai dari sekarang harus terbiasa dengan perubahan ini okay and jangan mengeluh!!" sembari saling menebar tawa satu dengan yang lain paham maksud Jonghyun yang membuat Seungyeon makin bingung dengan keadaan ini kenapa teman temannya seperti tau apa yang sedang terjadi dan Seungyeon merasa dia berada didunia lain
Malam pun semakin larut dan Jonghyun memutuskan untuk pulang karna besok Seungyeon harus kembali ke Seoul ada pekerjaan lagi yang menunggunya dan Jonghyun pun akan bergabung dengan Seungyeon dengan penerbangan sama
Pertemuan dengan sahabat Busan Jonghyun menambah moment indah hari itu, bahkan beberapa teman Jonghyun menjadi berteman disocial media
Seungyeon akan mengingat setiap moment yang dia habiskan dengan Jonghyun meskipun ini hanya bagian dari sebuah perjanjian