
"What are you doing, Seungyeonie?" Tanya Jonghyun dengan sedikit gemetar sembari memegang jaketnya menahan dingin
"Omooo, haduuuh kageet" sembari memegang mantel dan membetulkan mantelnya untuk melindungi dari angin malam yang semakin menusuk
"Oooh maaaf tidak bermaksud mengagetkan" terang Jonghyun yang berusaha membuat Seungyeon tenang
"Iya ga papa, aku cuman ga bisa tidur aja" timpal Seungyeon seadanya
"Boleh aku duduk disamping kamu?" tanya Jonghyun tanpa menunggu jawaban langsung duduk berdampingan dengan Seungyeon
"Eeh mmm iya" dengan gugup Seungyeon kaget untuk yang kedua kalinya merasakan duduk berdekatan dengan Lee Jonghyun
Batinnya berontak ingin sekali mengabadikan moment langka ini dan tidak ingin berakhir, tapi Seungyeon tau besok akan menjadi hari yang berbeda buat mereka
Mereka akan kembali ke dunia nyata mereka masing masing and to be honest Seungyeon belum siap untuk melepaskan moment kebersamaan dia dan Jonghyun
"Kenapa kamu ga bisa tidur, apa karna bsk mau pulang? Ga mau pulang dan pergi dari Busan ya?" Tanya Jonghyun bertubi tubi dengan nada mengejek
"Mmm bukan itu, aku hanya ga bisa tidur aja, dan ntahlah.." menjawab seadanya dengan fikiran yang kalut dan kacau
"Apakah dia punya six sence bisa membaca fikiranku" lirih Seungyeon ngebatin
Biasanya Seungyeon bukan type yang sulit tidur, dia akan tertidur dimana saja kalau tubuhnya sdh lelah dan membutuhkan istirahat, tapi kali ini ada permasalahan yang melibatkan hati dan fikirannya yang bercampur aduk menjadikan dia tidak bisa bahkan untuk memejamkan matanya
"Apa kamu mau aku buatkan susu hangat pufy, biasanya aku kalau susah tidur aku minum itu..hehehe..itu obat tidur aku?"
Jonghyun menawarkan sembari melirik Seungyeon yang ternyata Seungyeon sedang menatap ke arahnya
"Wee kenapa? Apa ada yang salah dengan ucapan ku?" Tanya Jonghyun terlihat aneh melihat tatapan Seungyeon
"Kenapa kamu melakukan semua ini Lee Jonghyun-shi, apakah buat mu aku hanya lelucon? Bisakah kamu menjadi diri kamu seperti biasa?"
Serang Seungyeon memberondong Jonghyun yang terlihat kebingungan dengan semua pertanyaan dan pernyataan Seungyeon
Salah satu karakter Jonghyun yang typical tidak peka dengan reaksi perempuan yang lagi sensi khususnya atas commentnya yang terbilang ketus seenaknya dan sekenanya karna sifatnya yang cuek dan asal mengeluarkan apa yang ada difikirannya yang tidak jarang dia lupa apa yang sudah dia utarakan. Jonghyun tidak berniat menyinggunga atau meyakiti dia hanya bersikap apa adanya yang tidak jarang dengan sikap nya itu bisa membuat orang salah paham dan siap siap sakit hati
"Sepertinya kamu sudah salah paham lagi Seungyeon, ada apa kali ini?aku hanya ingin bersikap baik dan memang begini aslinya aku" jelas Jonghyun mempertegas penuh percaya diri
"Baiklah aku tidak mau ribut dengan kamu, permisi aku langsung ke kamar" jawab Seungyeon sembari berdiri menyudahi pembicaraan nya
Sebenarnya Seungyeon dan Jonghyun tidak mengerti atas kesalahan pahaman yang selalu terjadi dan mereka berharap matahari akan langsung terbitĀ
"Heeey wait...aku yang ingin kamu duduk dulu, sepertinya aku buat lagi kesalahan sehingga kamu begini lagi" dengan cepat Jonghyun meraih tangan sembari memberi tatapan tajam kearah Seungyeon yang ignorance dan membalas pegangan Jonghyun dengan kuat
"Lepaskan tidak ada yang harus kita bicarakan" terang Seungueon sembari berusaha membebaskan diri
"Baiklah, aku minta maaf, aku terlalu offer reach and im sorry" jelas Seungyeon berusaha membuat alasan berharap Jonghyun paham dan mereka bisa terbebas dari konflik
"Sebentar kenapa sekarang kamu malah minta maaf? kamu tidak melakukan kesalahan apapun!! Cuman aku hanya ingin tau kamu kenapa? ini sungguh mengganggu aku kamu bersikap begini"
Terang Jonghyun menjelaskan dan tetap tidak mau beranjak dari pegangannya yang semakin kuat
"Kenapa mengganggu kamu? bukannya aku dan teman teman kamu satu environment yang sama, so why you fell disturbing with my behave? Harusnya kamu bisa paham aku seperti kamu paham sama temen temen kamu!!" Jelas Seungyeon ketus mempertegas dengan menatap tajam kearah Jonghyun berusaha membuka kunci pendora untuk memutar kembali ke awal
"Well iya kalian itu buat aku nyaman, jadi kalau ada yang berbeda pasti akan terasa, dan jujur aku bingung dengan mood kamu yang cepat sekali berubah"
Jonghyun kebingungan mencari jawaban, yang pada akhirnya semakin ga nyambung dan jauh dari harapan Seungyeon yang sudah memberi kode jelas dengan "environment"
"Baiklah aku pertegas lagi aku minta maaf karna sudah buat kamu salah paham, ga ada apa apa dengan aku!! benar aku hanya sedang moody saja"
Dengan nada tenang, Seungyeon berusaha meyakinkan kembali berharap Jonghyun bisa menerima alasannya dan bisa mengakhiri keadaan ini dengan baik baik saja
"Benarkah dia begitu bodoh atau pura pura bodoh? Atau memang aku yang terlalu berfikiran berlebihan dan mengharap perhatian dan perasaan dia untuk ku berbeda dengan ke teman temannya. Mungkin juga aku terlalu berharap banyak dear God please make me more stronger than ever"
Sengyeon membatin, hampa dan sedih yang dia rasakan merasakan sakitnya jatuh cinta yang tidak berbalas
"Hmmm baiklah, aku tenang kalau begitu, btw besok pagi kita harus siap siap karna penerbangan di jam 9.05 AM jangan lupa!"
Dengan nada tegas sembari memberikan senyuman manis tanpa sadar membuat Seungyeon semakin terpuruk
Dengan berat Jonghyun melepaskan perlahan lengan Seungyeon sebenarnya ingin sekali Jonghyun menikmati malam ini dengan berbicara dari hati ke hati dan mulai mengenal Seungyeon tapi selalu saja berakhir dengan kesalah pahaman yang tidak jelas
AIRPORT
"Baiklah, kalian baik baik di udara and pliss kabari kita kalau sudah sampai ya dan jaga barang barang kalian dan oleh oleh untuk keluarga Seungyeon khususnya kamu Jonghyunie karna kamu suka pelupa dan teledor"
Bella menceramahi keduanya sembari berpelukan dengan Seungyeon sedangkan Jonghyun masih mengeluarkan beberapa koper dan beberapa tas belanjaan titipan Omma dan Appa Lee untuk orang tua Seungyeon
"Okay Noona ga usah khawatir kita pasti baik baik saja, nanti pas landing langsung aku kabari okay dan mengenai barang barang ada Seungyeon yang menjaganya"
Jelas Jonghyun sembari berseloroh dan tertawa kecil berpamitan dan memberi pelukan hangat untuk Bella yang dibalas dengan pukulan sedikit keras kepunggung Jonghyun
"Yaaaak jangan macem macem kamu" balas Bella
Bella merasa aneh dengan pemandangan yang diperlihatkan Seungyeon yang sedari tadi terdiam menunduk dan hanya beraksi seperlunya saat ditanya, sedangkan Jonghyun hanya terlihat biasa cenderung bahagia tidak ada reaksi yang mencurigakan
"Aku harap kamu memahami Seungyeon, sepertinya dia sedang kesal dengan kamu ingat jangan buat kesalahan yang akan membuat kamu menyesal Jonghyunie" bisik Bella saat mereka berpelukan
"Haaaah.. mmmm.. okay Noona" dengan nada yang terheran heran berusaha mencerna bisikan Noonanya