Assallamu'Alaikum 2007

Assallamu'Alaikum 2007
Lagu "Cinta Sejati"


Oh, mungkin aku bermimpi


Menginginkan dirimu


Untuk ada di sini menemaniku


Oh, mungkinkah kau yang jadi


Kekasih sejatiku?


Semoga tak sekedar harapku


Song : Cinta Sejati - Monita


Lagu itu masih terngiang ditelinga gadis berusia 32 tahun yang terjebak di dunia 2007. Lea masih membayangkan betapa dulu (2007 yang sebelumnya) ia amat sangat jatuh cinta pada Radit. Dan lagu Monita - Cinta Sejati seolah - olah menjadi Soundtracknya 😁❤.


Dan di dunia 2007 yang saat ini ia alami, dunia seakan - akan terbalik. Sungguh tak menyangka, ternyata Radit menyukainya.


"Aiiihh .. apa ini kesempatan buat gue makanya gue kembali ke taun 2007 ?. Atau disini letak ujiannya ?. Ya ampun, rasanya pengen seneng tapi bingung" batin Lea.


Azka masuk ke kamarnya. Adik laki - lakinya itu mengambil sajadah dari kasur Lea. "Ngebayangin apaan sih teh ?, kayak serius banget gitu lho"


Lea menoleh lanjut menggeleng perlahan.


Azka adalah adik yang sangat peka bila melihat salah satu saudaranya sedang galau. Remaja SMP itu langsung duduk disampingnya.


"Kalo mau curhat boleh kok" ungkap Azka yang selalu to the point.


"hehe .. sotoy banget sih kamu" Lea mendengus


"Azka tau, pasti teteh lagi mikirin kak Radit kan ?. Emang ga mudah sih teh kalo jatuh cinta sama sahabat sendiri. Mendingan dia gak usah tau kalo teteh suka, rasanya sakit kalo dia malah ngejauh" balas Azka yang sok dewasa.


Lea memandang adiknya itu. Sepertinya dia bisa menyimpan rahasia, buktinya sampai saat ini belum ada yang tau kalau Lea menyukai Radit, bahkan Dafa saja tidak tahu.


"Kemarin Radit nyatain ke teteh" ungkap Lea singat.


Kedua mata Azka terbuka lebar. "Demi Allah ?" tanyanya.


"iya, beneran. Katanya dia suka sama teteh, teteh harus gimana ?"


"Terima ! .. bener teh, terima kalo gak mau nyesel, kesempatan hanya datang satu kaliii" Azka benar - benar semangat. Dia tau banget gimana perasaan kakaknya itu, galaunya Lea waktu Radit di deketin anak kelas 2 aja, Radit tau banget.


"Eeiiitss .. tapi teteh udah janji sama diri sendiri, untuk menjauhi maksiat, teteh takut dosa" jawabnya sambil merenung.


"bener juga sih. tapi seriusan Kak Radit nembak teteh ?" Azka masih belum percaya. "Tapi beneran teh, teteh yang sekarang beda banget. Kayak yang selalu teteh bilang, glowing .. cantik teteh yang sekarang, langsing, bersih lah" ungkapnya.


Lea tersipu malu. Jelaslah, belajar dari pengalaman. Seharusnya sejak dulu Lea sadar kalau dirinya itu kusam, gemuk, dan urakan. Yang paling penting, seharusnya sejak dulu ia menjaga auratnya 😇.


"Mungkin ini kesempatan untuk teteh"


"teteh mau terima Ka Radit ?" sahut Azka


"Bukan, tapi teteh mau mempertahankan pendirian teteh sebagai Muslimah yang baik. Teteh gak akan pacaran sebelum menikah".


Remaja SMP itu menepuk jidatnya. Radit cowo ganteng dan keren ditolak gitu aja.


💗❤💗❤💗❤💗❤💗


Yup, kebanyakan orang Indonesia memang tidak suka berolah raga. Mereka semua mempunyai impian langsing tapi tidak ingin olahraga dan inginnya banyak makan 🤣🤣.


Namun lain halnya dengan Azzalea. Staminanya masih fit meski sudah mengelilingi lapangan sebanyak 3x. Ia masih berlari dengan teman - teman lelaki yang tentu saja stamina laki - laki lebih kuat dari pada perempuan.


"Sendirian aja neng" tak disangka ternyata Radit berlari di sampingnya.


Gadis itu meliriknya sambil terus berlari. Radit tersenyum saat mendapatkan reaksi Lea yang cuek.


Haduuuuh kenapa jadi salting gini sih, batin Lea tak karuan. Lea berhenti berlari kemudian meregangkan otot - ototnya. Cowok athletis itu menggodanya dengan mengikuti setiap gerakannya.


"Sekarang udah gak pernah ngeluh ya, biasanya marah - marah sambil bilang, dari pada lumpat mendingan senam lantai bisa tiduran. hehehe" kata Radit sambil cengengesan.


Lea menyipitkan kedua matanya. "Sampe sekarang juga masih gak suka lari" balasnya sinis namun hatinya tersenyum. Ternyata Radit selama ini merhatiin.


Hhmm .. apa jangan - jangan sebenernya dari dulu Radit suka sama Lea ?, meski penampilannya saat itu belum semenarik sekarang..🤔.


Saat disadari rupanya orang - orang disana memperhatikan Lea. Ada yang mentertawakan, cemas, bahkan Ica langsung menghampiri Lea, dan berbisik padanya.


"Le, kayaknya lo tembus deh" kata Ica.


"hah ?" Lea melihat kebelakang badannya, "Ya Allah ..". Wajahnya memerah karena malu ditambah tawa teman - teman yang lain.


Radit bingung dengan polos ia melihat bagian belakang celana Lea. Tanpa disangka langsung saja dengan gerakan cepat Radit membuka kaos olahraganya dan memberikan pada Lea.


Lea yang panik langsung menutup wajahnya. "lo ngapain sih buka baju depan gue ?" teriaknya.


"Ini pake buat nutupin yang kena noda !" balas Radit.


Lea tertegun dibuatnya. Radit melihat kesekelilingnya lalu tertawa kecil, senyumnya maniiiiiis banget.


"he, malah bengong .. pakeee" perintahnya lagi.


Dengan segera Lea menutup bagian belakangnya dengan kaos olahraga milik Radit, dan langsung berlari menuju Toilet dan berganti pakaian.


Ica, Dara dan Vera menatap Radit dengan tatapan curiga. Radit yang saat itu masih tersenyum kearah Lea yang terus berlalu, kemudian menoleh pada ketiga gadis yang berada di sebelahnya.


Senyumnya terhenti seketika. "Apa lo liat - liat ?" sinisnya sekaligus salting dan kikuk. Cowo berperawakan tinggi dan atletis itu langsung berlari menghampiri teman - teman cowoknya.


Diruang ganti Lea sibuk merogoh tasnya untuk mencari pembalut. Entah kenapa pembalut yang selalu ia bawa tidak ada dalam tasnya. Apa mungkin ia tidak ingat untuk membawanya ?.


"Auuhh .. kenapa bisa gak inget sih ?. Perasaan haid atau gak selalu dibawa" gumamnya pada diri sendiri.


Tak lama tiba - tiba datang sekelompok perempuan dengan pakaian seragam serba ketat dan mini. Salah satu dari mereka langsung menggebrak loker besi.


BRAK!!


Sontak Lea terperanjat dan langsung berdiri sehingga tasnya jatuh dan isinya berserakan.


"Astaghfirulloh !!.."


Wahh kira-kira siapa ya mereka ?? .. 🤔


Lanjut Eps selanjutnyaaa 😋😋😋