
Setelah kejadian malam itu aku hanya berdiam diri dikamar, memikirkan apakah keputusanku benar atau tidak. Aku bahagia mendapatkan kabar dari ibuku kalau semua hutangnya telah lunas karna uang yang aku kirimkan malam itu juga. Tapi rasa khawatirku beberapa hari ini sangat tidak terbendung, bagaimana tidak sudah 3 hari laki2 itu tidak memberikan kejelasan apa yang harus aku lakukan.
Karna bosan berdiam diri dikamar aku memutuskan untuk keluar membeli makanan karna sudah seharian aku tidak makan, saat tengah berjalan sendirian ada mobil mewah yang berhenti didepanku, aku bertanya2 sendiri siapa orang yang ada di dalam mobil itu sampai akhirnya laki2 tampan berprawakan tinggi turun dari mobilnya dan yang membuatku begitu syok karna ternyata orang itu adalah Arya Davindra orang yang membuat perjanjian denganku.
Aku diam ditempatku sampai tidak sadar dia sudah ada tepat didepanku.
Apakah hari ini kamu siap menjalankan tugasmu? Suara serak seorang laki2 dan aroma bau mint yang ada ditubuhnya tercium dengan jelas.
Aku ? Jawabku kikuk karna pertanyaan tiba2 dari laki2 ini.
"Kamu pikir siapa lagi? cepat naik ke mobil dan ikut kerumahku.
Aku hanya berjalan dibelakangnya karna memang ini sudah menjadi tanggung jawabku, mau bagaimana lagi harus kuakui karna bantuannyalah ibuku sekarang bisa hidup tenang.
Suasana didalam mobil sangat dingin, canggung dan aku sendiri tidak tau harus berbuat apa. Dan memutuskan untuk tetap diam seribu bahasa.
ARYA POV
Aku sesekali melihat wanita yang ada disampingku, kuperhatiakn setiap tingkah lakunya, sangat terlihat jelas kalau dia sedang merasa sangat gugup, kuperhatiakan wajahnya yang kecil sangat indah menurutku tapi jelas aku tidak akan mengakui terang2an didepannya.
Aku sendiri mulai risih dengan situasi yang ada didalam mobil kuputuskan untuk mengajaknya bicara.
Julia, apa kamu pernah memiliki hubungan dengan laki2 lain sebelumnya? Aku bertanya untuk memastikan rencanaku berjalan lancar.
"Belum pernah sama sekali tuan, Aku menoleh kearahnya terlihat jelas dia seperti ketakutan berbicara denganku.
"Kamu jangan salah paham aku bertanya seperti itu hanya untuk mematiskan rencanaku berjalan dengan lancar. Saat bertemu dengan denga orang tuaku bersikap biasa saja jangan terlihat seperti orang yang berhadapan dengan singa yang akan menerkam mu.
Aku tersenyum sedikit saat melihat dia menatapku heran, mungkin dia sedang berpikir keras dengan yang ku katakan barusan. ( END POV )
Laki2 macam apa yang ada disampingku ini, tidak bisakah dia bersikap lebih baik.
Dan apa ini cara bicaranya seperti tidak mengerti saja dengan posisi ku sekarang.
Bagaimana mungkin aku bisa santai bertemu dengan keluarga terhormat seperti kalian.
Sedangkan aku, hanya dari keluarga biasa2 saja.
Aku mendengus kesal memikirka kehidupanku yang tidak seperti orang lain. Sampai akhirnya lamunanku terhenti saat mobil itu tepat berada didepan rumah yang sangat besar.
Dan tanpa aku diberitahu pun aku sudah tau kalau rumah itu pasti kediamannya..
Aku terdiam lama didalam mobil sampai akhirnya ARYA mengagetkan ku.
"Ayo turun kenapa masih diam disana? mendengar suaranya itu aku bergegas keluar dari mobil dan segera berdiri di sampingnya. Arya dengan santainya mulai menggenggam tanganku.
"Bukankah kita harus terlihat seperti pasangan yang lain? Jadi ayo kita mencoba terlihat mesra ..
NEXT EPISODE YA GUYS ......