Stevanie's Destiny

Stevanie's Destiny
chapter:47


haloo semuanyaaa...


apa kabarr??


hari ini aku akan usahain ya untuk up date setiap hari tentang novel ini,,


mohon maaf sebelumnya ya karna uda lama gk up date karna aku lagi sibuk dan gk punya waktu untuk nulis novel ini...


dan akhirnya bnovel ku menjadi anak tiri..


moon maaf ya sebelum nya...


,,,,,,,,,,


Lucas pun menampilkan isi berkas berkas itu pada Louis dia sepertinya perna melihat mobil itu dan tidak asing untuk nya tapi dia lupa dimana dia melihat mobil itu.


"sepertinya aku perna melihat mobil ini tapi dimana aku merasa tidak asing dengan mobil ini ucapnya sama Lucas


"aku juga sepertinya perna melihatnya ucap Lucas


ah benar ini mobil tuan Denis yg datang kemaren bersama sekretarisnya ke kantor untuk menandatangani perjanjian kerja sama kita ucap Lucas


"Deniss ucap Louis tapi apa hubungan Denis dengan vanie?


tanya Louis


"aku juga tidak tau tuan saya akan mencari tau dan segera mengabari tuan ucapnya sebelum pergi meninggalkan Louis


"baiklah


......


sementara disisi lain


seiring berjalan nya waktu tidak terasa jika Vanie akan melahirkan dalam hitungan hari sesuai dengan perhitungan dokter kandungan nya.


Vanie sedang sibuk mempersiapkan alat untuk persalinan nya nanti seperti pakaian bayi popok dan banyak lagi,disela sela mempersiapkan itu Vanie teringat akan Louis dia ingin di temanin olehnya saat melahirkan nanti,dia berfikir haruskah aku memberi taukan Louis tentang kabar ini?


Sementara Denis yg dari tadi memperhatikan Vanie melamun sudah bisa membaca apa yg ada di pikiran Vanie yaitu Louis


"Vanie,,,vanie panggil Denis ke vanie yg sedang termenung dalam pemikiran nya


"haa yaa..apa Denis


"apa kau ingin aku memberitahukan Louis tentang kabar ini?


vanie berfikir sejenak tadinya dia ingin memberitahukan kabar penting ini ke Louis tapi tidak jadi karena dia teringat akan mimpi itu


"aku rasa itu tidak perlu biar aku saja yg memberitahukan nya pada Louis nanti


"baiklah kalau begitu aku terserah padamu saja,oh ya aku mau kekantor sebentar tidak lama hanya beberapa menit setelah itu aku akan kembali membawakan buah kesukaan mu ucapnya sambil membelai rambut vanie


Denis melakukan mobilnya menuju kantornya dia tidak tau apa yg membuat dia sebahagia ini belakangan ini apa karna ada vanie disisinya atau karna dia mulai jatuh cinta pada vanie.


Saat memasuki kantor dia tersenyum dan menjawab sapaan semua karyawan nya itu,para karyawan bingung apa yg membuat bos nya itu tersenyum seperti itu.


Denis memasuki ruangan nya dan memeriksa beberapa berkas berkas yg diantar oleh sekretarisnya.


...........


disis lain Lucas sudah menemukan apa hubungan Denis dengan nona mudanya itu dia berfikir untuk memberitahukan informasi ini pada tuan nya apa tidak,tapi jika dia tidak memberitahukan nya ini pasti akan menjadi masalah yg besar apalagi mengetahui jika Denis satu tempat tinggal dengan vanie.


Derrt .... derttt ....


suara hanphone Ken berbunyi


no tidak dikenal siapa ini pikirnya dia mematikan nya lagian itu tidak penting ucap Ken


namun no itu kembali menghubungi Ken dengan kesal dia pun menjawab panggilan itu


"halo ini siapa ucapnya


namun tidak ada suara dari panggilan itu


"halo apa kau dengar aku siapa kau jika tidak ada berkepentingan dengan ku aku akan mematikan hp nya.


"jangan ucap suara wanita diseberang


Ken ini aku ucapnya yg tak lain adalah vanie


Ken langsung mengenali suara itu Nona Vanie apa itu kau nona bagaimana keadaan mu dimana dirimu tinggal apa kau sudah melahirkan banyak pertanyaan yg dolontarkan Ken untuk Vanie tapi dia tidak menjawab satupun pertanyaan itu.


"Ken aku ingin bertemu dengan mu


"dimana nona


"aku akan mengirim alamatnya


panggilan itu terputus dari seberang


sebelum menghubungi Ken vanie berfikir berkali kali untuk menjumpai nya karna dia tau itu Takan mudah untuk menjumpai Ken.


1 pesan masuk dari no yg tak dikenal


datanglah ke apartemen xxx no 201 aku menunggumu di sana


Vanie...


Ken langsung bergegas menuju kesana dia sangat kawatir dengan keadaan vanie.