Stevanie's Destiny

Stevanie's Destiny
chapter 18:penyesalan


sesampai nya di apartemen erika langsung berlari memeluk louis vanie yg melihat itu hanya diam menahan nangis sambil menahan sesak di dada nya dia memutuskan untuk masuk ke kamar membersih kan diri saat sampai di kamar betapa terkejut nya vanie melihat isi kamar yg begitu berantakan vanie langsung mengemas pakaian nya dan membawa nya ke kamar bawah


"vanie mengapa kau membawa semua pakaian mu dari kamar kita tanya louis tapi vanie hanya diam dan masuk ke dalam kamar bawah sambil menyusun pakaian nya di lemari


"vanie apa kau masih marah sama ku ucap louis tapi vanie tetap diam


"vanie aku mohon jangan seperti ini tolong bicara lah ke pada ku kata louis


"pilih lah kata vanie


"pilih apa


"pilih aku atau wanita itu ucap vanie berlalu ke kamar atas untuk mengambil pakaian nya yg tersisa.


"vanie dengar tentu saja aku akan memilih mu kita akan manikah baby kata louis


"usir wanita itu ucap vanie,jika kau tidak mengusir nya aku yg akan keluar dari sini ucap vanie dengan tatapan dingin dan mematikan


"baik lah aku akan membicarakan nya dengan dia besok ucap louis putus asa


"besokkkk????tanya vanie


"iya baby tidak mungkin aku membiarkan seorang wanita berkeliaran di tengah jalan ucap louis


"kalau begitu pilih aku atau dia kata vanie


"aku sudah mengatakan kalau aku tetap akan memilih mu baby


"kalau begitu usir wanita itu malam ini kata vanie


"tapi baby balum sempat louis melanjutkan kata kata nya sudah di potong oleh vanie


"jika kau tidak mengusir nya malam ini maka aku yg aka keluar dari sini malam ini ucap vanie


mendengar itu louis merasa sangat putus asa di satu sisi dia sangat mencintai vanie tapi di sisi lain dia juga masih mencintai erika.tapi dia juga tidak ingin kehilangan vanie karna dia akan mengenalkan vanie kepada orang tua nya.mau tidak mau dia harus mengusir erika malam ini juga


"erika aku minta maaf tapi kau harus pergi dari sini malam ini juga aku akan memesan kan hotel untuk mu namun saat louis hendak lergi erika menarik nya dan ******* habis bibir louis dan hal itu di lihat oleh vanie,dia merasa sangat kesal dan marah dia pun memutus kan pergi louis yg megetahui itu langsung mendorong tubuh erika hingga terjatuh dan dia mengejar vanie tapi vanie suda mengunci kamar nya dari dalam.


"vanie aku minta maaf,bukan aku yg memulai nya vanie tapi erika lah yg memulai nya


"tapi kau menikmati nya kan tanya vanie


luois hanya terdiam mendengar itu dan jatuh sambil menyandarkan tubuh nya di pintu kamar vanie dia menangis sambil meminta maaf pada vanie


"vanie tolong maaf kan aku aku janji tidak akan memngulangi nya lagi ucap louis,dia berada di sana sampai tertidur setelah vanie merasa tenang dia memutuskan untuk pergi meninggal kan louis untuk selamanya dia suda memberikan louis kesempatan kedua tapi menyianyiakan nya


saat vanie membuaka pintu dia terkejut melihat louis tertidur di depan kamar nya tapi dia tidak perduli dan tetap pergi mengendap endap.


louis merasa seperti melihat seseorang mengendap endap dan ternyata benar saat dia membuka mata nya dia melihat vanie tenga membuka pintu apartemen


"vaniennn kamu mau ke mana panggil louis


vanie yg melihat itu langsung berlari keluar apartemen dan meninggal kan louis.vanie masuk lift dan segera menutup pintu lift louis tidak habis pikir dia mengejar vanie menuruni anak tangga dia menghubungi lucas dan ken


"cepat cari vanie di sekitar apartemen kata louis


"baik taun jawab mereka bersamaan nya


"vanie aku mohon jangan tinggal kan aku ucap nya


sementara vanie yg sudah sampai di bawah segera keluar begitu juga dengan louis langsung mengejar vanie tapi saat vanie hendak menyebrang dia tidak memperhatika sekitar nya yg mengakibat kan vanie tertabrak dan terhempas jauh louis yg melihat itu kangsung berterik


"vanieeeeeeee.........vanie bersabar lah aku akan membawa mu ke rumah sakit ucap louis sambil menunggu ambulans sementar lucas dan ken yg melihat itu terkejut dan berusaha menenangkan keadaan.