Stevanie's Destiny

Stevanie's Destiny
chapter 41:perpisahan


saat vanie sadar dia melihat louis sedang memegangi tangan nya sambil tertidur,vanie langsung sadar kenapa dia pingsan dia pun langsung menarik tangan nya yg di genggam oleh louis.


louis sadar seketika karena merasa tangan nya di hempas oleh sesuatu.


"baby kau sudah sadar??baby aku bisa jelas kan semua nya tolong please jangan pergi


sementara vanie tetap diam di ranjang sambil menahan air mata nya yg hendak keluar mengalir dengan deras sedari tadi karena mengingat kejadian tadi.


" vanie tolong berbicara lah pada ku jangan diam seperti ini kau berhak marah pada ku tapi jangan seperti ini mendiamin aku,tolong jangan seperti ini berbicara lah aku mohon ucap louis dengan mata sayu dan suara keputus asaan dari mulut nya karena dia tidak tau lagi bagaimna cara nya untuk membuat vanie berbicara.


vanie bangkit dari ranjang nya dan menuju lemari sambil mengeluar kan koper nya dan mulai menyusun pakaian ny.


"baby kau mau kemana?tolong jangan pergi aku bisa gila,aku tidak mau kehilangan mu lagi please tolong jangan seperti ini.ucap louis sambil membalikkan tubuh vanie


tapi vanie tetap diam sambil menahan air matanya yg hendak mengalir deras.


" baby aku mohon please jangan pergi ucap nya sambil berlutut menggenggam tangan vanie dengan sayu dan suara yg serak karena terus menangis.


vanie menarik tangan nya dari genggaman louis dan kembali melanjut kan menyusun baju nya ke dalam koper.louis yg melihat itu menjadi kehilangan akal dia memeluk vanie dari belakang dengan erat sambil membisik kan sesuatu ke telinga vanie.


sejenak vanie merakan kehangatan dari pelukan louis tapi dia kemudian teringat akan kejadian tadi dan berusaha melepas kan pelukan louis yg semakin erat,louis terus membisikan sesuatu di telinga vanie karena louis tau kelemahan vanie ada di telinga nya.


sementara vanie berusaha tidak luluh dia tetap dengan prinsip nya yaitu memilih pergi jauh dari louis dia akan membesar kan bayi mereka.


akhirnya vanie pun berbicara


"lepas kan aku ucap nya dingin


" tidak jika aku melepaskan mu kau akan pergi


"lepas louis ucap vanie sekali lagi dengan ekspresi dingin,dia tidak memanggil louis dengan sebutan ico lagi


" please aku mohon jangan pergi,ucap louis sambil memeluk sebelah kaki vanie.


"lepas....ucap vanie sambil menghempaskan louis ke lantai


" tidak aku mohon jangan pergi ucap louis sambil besujud di depan vanie


"tolong jaga juan baik baik,ucao vanie lalu keluar dari kamar


" tidak...tidak..baby dengar kan aku tolong please dengarkan aku


"tudak ada lagi yg perlu di dengar ucap vanie dingin.


saat vanie menurunin tangga,dia melihat juan sedang bermain bersama ken sambil tertawa gembira


" momy....ucap juan sambil berlari hendak memeluk vanie


tapi vanie malah menahan juan,sambil menahan air mata vanie mengatakan


"juan aku bukan momy mu ucap vanie


louis yg mendengar itu seketika seperti di sambar petir karena baru kemaren dia berjanji bersama vanie untuk merawat juan dengan sepenuh hati.


sementara juan adalah anak kecil yg masik berusia 1 tahun 3 bulan jadi dia tidak mengerti apa apa dan hanya kata momy dan dedy yg bisa dia ucap kan


"momy...momy...ucap juan


" sudah aku katakan aku bukan momy mu ucap vanie dengan mentup mata nya sambil menahan juan yg hendak memeluk nya.


vanie pun pergi dari rumah itu saat juan hendak mengejar vanie louis menahan nya dan berkata


"tidak apa apa baby kau akan mengerti apa yg di ucap kan momy saat kau telah tumbuh dewasa.ucap louis sambil memeluk juan


sementara juan hanya bisa menangis karena merasa diri nya telah ditinggal kan oleh ibu nya,begitu juga dengan vanie dia merasa sangat berat untuk meninggal kan juan terutama louis tapi dia harus melakukan ini.