
Sesampai di rumah sakit Hanna langsung menelpon bibi untuk menanyakan dimana ruang rawat mama.
📞"Assalamualaikum bi, ruangan mama dimana ya ? soalnya tadi aku udah tanya resepsionisnya dan katanya mama dipindahin ke kamar rawat "
📞"Bibi diruangan 211 non "
Hanna pun langsung menutup telepon lalu langsung menuju ruang rawat 211 dimana mama dirawat.
"Assalamualaikum bi, mama udah sadar? "
"Waalaikum salam, belum non "
"Mama dari tadi belum sadar bi "
"Iya non, bibi khawatir banget sama nyonya takut nyonya kenapa-napa "
"Mama gak akan kenapa-napa kok bi, mama kan orang kuat yang Hanna kenal "
"Iya non bibi percaya kok kalau nyonya itu adalah orang kuat "
Tidak berapa lama kemudian mama pun akhirnya sadar.....
"Mama udah sadar, Hanna seneng banget liat mama udah sadar, mama gak apa-apa kan? gak ada yang sakit kan ma? dan tadi mama kenapa tiba-tiba pingsan Hanna tu khawatir banget sama keadaan mama "
"Non kok banyak banget pertanyaannya kan nyonya baru sadar "
"Iiiii bibi kan aku khawatir sama mama "
"Gak papa kok bi, oke mama akan jawab pertanyaan kamu tapi satu-satu ya "
"Yang pertama mama gak papa , kalau yang kedua mama baik-baik aja terus yang ketiga mama itu shock mama gak sanggup liat Hanni dikubur terus kepala mama tiba-tiba sakit dan mama pun gak kuat lagi akhirnya mama pun jatuh mama udah jawab semua pertanyaan kamu sayang "
"Maafin Hanna ya ma, coba aja kalau ginjal Hanna cocok buat Hanni pasti aku akan kasih ginjal aku untuk dia dan pasti kejadian tadi nggak akan terjadi "
"Kamu gak perlu minta maaf sayang, Hanna kan gak salah ini semua udah takdir kita harus nerima takdir ini dengan lapang dada kita gak boleh sedih terus-menerus sayang kasihan Hanni "
"Iya sayang, kamu juga istirahat ya mama tau kamu pasti capek "
"Aku istirahat nanti aja soalnya aku mau tebus obat mama dulu abis itu pulang kerumah buat ganti baju sama ambilin mama baju ganti kata dokter mama udah boleh pulang besok "
"Iya tapi kamu jangan lupa makan ya mama gak mau kalau Hanna sampai sakit"
"Iya ma lagian Hanna gak boleh Hanna masih punya tugas dari Hanni "
"Tugas apa sayang yang kamu maksud "
"Ma besok aja ya aku jelasinnya soalnya aku buru-buru takut kemalaman nanti "
"Yaudah kalau gitu kamu pergi aja dulu entar aja jelasinnya ke mama "
"Iya ma, aku pamit ya ma "
"Iya sayang hati-hati "
"Aku titip mama ya bi "
"Iya non, hati-hati "
"Assalamualaikum....."
"Waalaikum salam......"
Hanna pun pergi menebus obat sebelum kerumah setelah menebus obat aku pun kembali kerumah waktu sudah menunjukkan pukul 20 : 12 PM, sesampainya di rumah Hanna pun langsung masuk ke kamar mama untuk mengambilkan baju ganti untuk dipakai besok pagi setelah selesai mengambil baju Hanna langsung makan dimeja makan setelah dia makan Hanna langsung mencuci piring bekas yang ia pakai lalu menuju kamar untuk mandi setelah mandi Hanna pun memilih baju lalu dia memakainya.
Setelah selesai mengganti pakaian Hanna malah duduk dimeja yang selalu Hanni pakai buat belajar dengan menatap foto mereka waktu kecil tiba-tiba sesuatu jatuh dari meja Hanni, Hanna pun langsung mengambil barang yang jatuh tadi dan dia menemukan diary milik Hanni, Hanni sangat penasaran isi diary tersebut tapi dia tidak berani membukanya karena itu barang milik Hanni, Hanni paling tidak suka kalau barang miliknya dibuka ataupun dibaca baik saudaranya maupun mamanya, karena tidak berani membuka diary saudaranya Hanna pun memutuskan untuk menyimpannya saja, dan dia pun menyimpan diary itu dilemari baju.
Setelah itu dia kembali kerumah sakit, sesampai di rumah sakit dia melihat mama dan bibi udah pada tidur karena tidak ingin membangunkan mama dan bi, Hanna pun terpaksa tidur dilantai karena sofa udah dipakai bibi Hanna gak tega bibi sampai bangun gara-gara cuman tempat tidur dan diapun tidur dilantai menggunakan tikar.