Regrets

Regrets
Perempuan tidak peka


Keesokan Hari nya diSMK pariwisata itu tepatnya diperpustakaan :


"Hari ini kan pelajaran olahraga,jadi kalian sudah bawa baju olahraga kan? yang nggak bawa lapor ke saya ya" kata Pak Rico(guru olahraga kelas 10).


"bawa pak" kata satu kelas.


"yaudah gih,kalian ganti baju dulu. kan gk mungkin olahraga pake baju Pramuka" kata Pak Rico.


murid-murid kelas 10 hotel yang perempuan nya pergi ke toilet untuk ganti baju, sementara yang laki laki ganti baju di perpustakaan.


10 menit kemudian,mereka semua memakai baju olahraga lalu menuju ke lapangan.


Pas dilapangan :


"Chik,itu kelas berapa dah?" Tanya Tiana.


"oh itu mereka kelas 12 Travel" kata Chika.


"iya bener sekali kita olahraga bareng sama anak kelas 12 Travel" kata Pak Rico.


"nggak salah pak" kata Sara.


"nggak salah,ini beneran tapi nilainya tetep masing-masing" kata Pak Rico.


ketika olahraga sedang berlangsung,Pak Rico tidak sengaja melempar bola jauh jauh dan akhirnya bola itu ada dikawasan anak kelas 12 Travel :


"Tiana,bapak minta tolong dong,ambilkan bola nya" kata Pak Rico.


Tiana hanya mengangguk lalu melakukan yang diperintah Pak Rico.


Pas Tiana mengambil bola yang ada dikawasan kelas 12 Travel :


"oh jadi yang itu mi" kata Kak Haku sambil mengasih kode dengan suara paling kenceng.


"oh yang itu" kata Kak Harumi.


Tiana pun hanya diam dan kebingungan lalu dia balik ke pak Rico dan teman-teman nya sambil membawa bola yang dilempar Pak Rico tadi.


Pas Tiana mengambil bola itu, Teman-teman Tiana hanya bisa melihat dari kejauhan,dan sudah ada yang tau kalau Tiana disukain sama kakelnya.


Ketika Bel istirahat berbunyi,jam pelajaran olahraga pun habis.mereka semua yang ada di lapangan pergi ke daerah belakang,karena disitu ada cafe.


Setelah olahraga,banyak anak kelas 10 dan kelas 12 yang nongkrong dicafe itu banyak cemilan dan minuman.


"Mas Azka,gw pesen es teh ya" kata Chika.


"mas Azka,aku Milo satu deh" kata Akira.


"aku chocolatos ya" kata Sara.


"okeh" kata Mas Azka(penjual minuman/cemilan yang di cafe itu).


"laris juga mas Azka jualannya" kata Akira.


"nih minumannya udah pada jadi" kata Mas Azka.


mereka bertiga(Sara,Chika,dan Akira) memberi uangnya ke mas Azka.


"Ti,lu gk beli minum?" kata Chika.


"apa ya,gw bingung" kata Tiana.


"Beli aja yang menurut lu enak" kata Sara.


"kek nya enak semua" kata Tiana.


"pilih aja dulu,ti" kata Akira.


"mas,aku beli es teh aja,tapi gulanya satu sendok aja ya" kata Tiana sambil memberi uangnya ke mas Azka.


"sip" kata mas Azka.


Tanpa disadari Tiana, ternyata kakel yang menyukai Tiana ada disitu juga,tapi kakel itu hanya bilang ke temen-temennya jadi suasananya kek begini :


"mi,itu mi ada orangnya" kata Kak Haku.


"mi,miii" kata Kak Harumi.


"oh yang itu mi" kata Sayaka.


Kakel yang menyukai Tiana ternyata namanya Tetsuya Fumio, sahabat nya kak Haku,yah bisa dibilang bestiean.


Temen-temennya Kak Fumi terus memberi kode ke temen-temennya tiana dan juga ke tiana nya.


"ti,lu ngerasa gk?" kata Chika.


"hah?ngerasa apaan?"kata Tiana.


"lu kan cewek,masa nggak peka sih" kata Sara.


"hah? maksudnya?"Tanya Tiana.


"udah bener-bener jelas dikodein loh,ti"kata Akira.


"hah?kode?kode apaan?"Tanya Tiana.


"ih,gk peka" kata Chika.


"btw nih minumannya udah jadi" kata mas Azka.


"makasih ya mas" kata Tiana.


"yoii" kata mas Azka.


setelah istirahat,mereka semua balik kelas masing-masing dan melanjutkan pelajaran masing masing.