Regrets

Regrets
penyakit kah? part 2


Bel istirahat pun berbunyi :


"okay,class next month we Will have a mid test, i hope u will get a better score than daily test" kata Guru bahasa Inggris.


"Aminnn, okay sir thank u for the information sir" kata Anak cowok nya.


Guru bahasa Inggris pun pergi meninggalkan kelas Tiana dan langsung pergi keruang guru.


Chika dan Akira menghampiri Sara dan Tiana.


"Ti,lu mau ikut ke kantin nggak?" tanya Chika.


Tiana pun masih bengong karena ia masih memikirkan yang tadi ia pikirkan ditoilet.


"Eh lu bengong aja,kalau kesambet setan gimana" kata Akira sambil menepuk bahu Tiana.


"aduh sakit" kata Tiana.


"Eh kenapa ti,cerita aja. lu daritadi gw liatin bengong Mulu dah pas di pelajaran bahasa Inggris" kata Akira.


"gak apa apa kok,hehehe. cuman masalah sepele aja" kata Tiana.


"Yakin?" tanya Akira.


"never mind aja hehehe" kata Tiana.


"oke dah kalo itu mau lu" kata Akira.


Akira,Chika,dan Sara pun mulai curiga dengan perilaku tiana.


"yaudah yok,kita kekantin aja btw gw laper nih" kata Sara.


"lah,tumben amat lu laper sar"kata Chika.


"tadi pagi gw nggak sarapan" kata Sara.


"oh pantes" kata Chika.


Letak kantin disekolah itu ada dilantai 1 jadi mereka harus turun tangga dulu.


Pas mereka selesai turun tangga


Tiba tiba tanpa sengaja mereka berempat bertemu Haku and the geng,tentunya juga ada Mio.


"ehmm...mi" kata Haku.


"Mio ada dia tuh" kata Sayaka.


Mio pun berjalan dibelakang Haku tapi sambil nunduk.


Begitujuga dengan Tiana.


Tiana tetap berjalan dibelakang Chika.


lalu Sara berjalan dibelakang Akira.


"Eh Chika mau kekantin juga" kata Kak Haku.


"wah kok bisa bareng sih" kata Kak Haku sambil mata nya ke Mio.


"gw duluan ya Chik" kata Kak Haku.


"iya kak silahkan" kata Chika.


Haku and the geng akhirnya ke kantin duluan.


ketika Chika,Akira dan Sara mau ke kantin tiba tiba Tiana pun terdiam seperti patung :


"perasaan apa ini? lagi lagi deg-degan" kata Tiana dalam hati.


"Eh lu kenapa Yui?" tanya Sara.


"nggak apa apa" kata Tiana.


"ayok ke kantin,nanti nasi bungkus nya keburu abis" kata Chika.


akhirnya mereka semua ke kantin.


Kondisi dikantin pun ramai,jadi kak Haku and the geng tak sempat mengkode ke Tiana.


Dikantin,Tiana pun duduk di bangku panjang sambil memegang minumannya karena menunggu ketiga temannya itu yang sedang mengantri demi nasi bungkus.


"perasaan apa ini,kok hawa nya beda.apa gw lagi sakit ya"kata Tiana dalam hati sambil melamun,karena bingung jantung dan hati dia deg-degan Mulu.


Tanpa disadari Tiana, Kak Sayaka daritadi melihat Tiana yang terus menerus melamun, karena ia juga lagi menunggu temannya itu membeli nasi bungkus juga.


tiba tiba datang lah Akihiko :


"Eh bengong aja" kata Akihiko sambil menepuk bahu Tiana.


"kaget gw" kata Tiana.


"lu kenapa bengong,Yui"kata Akihiko.


"gk apa apa kok, hehehe" kata Tiana.


Ketika Chika,Sara dan Akira selesai ngantri untuk membeli nasi bungkus.


"iya woii,lu daritadi gw liatin dari belakang lu bengong Mulu" kata Sara.


"Emang iya ya?b aja perasaan hehehe" kata Tiana.


"cerita aja ke kita ,nggak apa apa" kata Akira.


"nggak ada apa apa kok" kata Tiana.


"baguslah kalo nggak ada apa apa" kata Akihiko.


"yaudah yok balik ke kelas,gw laper nih mau makan" kata Chika.


"yok" kata Tiana.


Pas mereka Balik ke kelas,Kak Sayaka masih menunggu mereka-mereka (Haku,Mio dan Harumi).