Rainbow Love

Rainbow Love
Part 3 - Berkunjung 1


Dalam perjalanan ten yang sedang asik dengan benda pipihnya pun tak sengaja mendapatkan pesan masuk dari nomor tak dikenal. Dan langsung mengecek nya.


From +82XXX


"Ini aku yang nggak sengaja nabrak kamu. Kalu ada waktu nantik hubungi aku agar aku dapat segera mengganti lensa kamu yang rusak."


"untuk lokasi nanti aku share location"


"salam kenal Kanaka"


Disisi lain Nana yang melihat phi nya asik dengan benda pipihnya hanya fokus ke jalan karena dia yang menjadi driver. Meskipun sebenarnya Ten sudah memaksa tapi karena ten belom benar-benar hafal jalana soul akhirnya jaemin pun memutuskan yang membawa mobil nya.


Ahhh! Nama dia kanaka. Itu yang ada di pikiran Ten saat ini dan ten pun. Langsung membalas pesan tersebut


^^^Send to kanaka^^^


^^^'baiklah kalau begitu, kamu tinggal share location.' ^^^


^^^Dan ia panggil saja aku Ten, phi Ten^^^


Akhirnya Ten sudah sampai di kediaman Jaemin, Dan tentu saja langsung di sambut hangat oleh Tuan rumah.


"akhirnya  kamu datang Ten" sapa amma jaemin bernama Yoona. " Appa sudah menunggu kalian di meja makan, hayoo sekalian maka siang" imbuh yoona, karena di bilang sarapan. Ini sudah menunjukan pukul 12:00 siang. Tidak salah bukan jika yoona bilang makan siang dan kebetulan jadwal siwon di kantor lengah tidak terlulu sibuk maka dari itu semua keluarga jaemin berkumpul apalagi untuk menyambut kedatangan sepupu Ten Chittaphon Ini yang sudah lama tidak bertemu.


Terakhir yoona bertemu sama keluarga Ten saat berada di Chikago dan itu jaemin masih duduk di bangku Senior Higth Scholl dan Ten juga masih kuliah S1 nya. Di korea ten rencana nya melanjutkan S2 nya di bidang yang nggak jauh beda  waktu di chikago.


" Akhirnya Om bisa bertemu dengan mu lagi ten." sapa appa jaemin yaitu Siwon.


"iya Om, bagaimana kabar om?" Ten. Dan duduk di ruang makan.


"seperti yang kamu lihat Ten. Om masih sibuk mengurus bisnis keluarga dan iya bagaimana dengan Pao mu? Dia baik-baik saja kan. Orang itu gila kerja sampai nggak pernah mengunjungi kami"


" sehat semua. Dan sekarang pao dan mae  menetap Bangkok karena permintaan Tern yang mau kuliah di sana" jelas ten


"wahhhh seperti apa Tern sekarang


? Pasti dia cantik" potong yoona di sela-sela perbincangan suaminya sambil menyiapkan peralatan makan.


"iya! Dia tumbuh lebih cepat bahkan sekarang ukuran badan nya sama kayak ten" jawab Ten.


"kapan dia akan Main-main Kesini?" tanya yoona kembali. Dan menddudukan bokongan pada kursi untuk segera gabung dengan mereka. Untuk jaemin dia sudah fokus pada makanan nya.


"entalah! Mungkin liburan akhir tahun." ten.


" sudah makan dulu Ten. Di terus in ngobrol nya nanti saja." kata siwon dan mereka semua menyetujui.


Disisi lain


Kanaka kini berada di kampus nya dan karena ada pertemuan dengan club Lukis nya. Sambil memainkan benda pipihnya


Ting...........


From +82XXX


'baiklah kalau begitu, kamu tinggal share location.'


Dan ia panggil saja aku Ten, phi Ten'


Naman tak lama kemudian Kanaka menyimpan benda pipihnya ke dalam ransel meliknya karena ketua club sudah tiba dan beberapa anggota club sudah memenuhi ruangan.


Pertemuan club hari ini, adalah tentang membahas pameran yang akan diadakan sebulan ke depan kanaka sebagai anggota yang aktif pun terpilih menjadi perwakilan dan juga beberapa rekan nya. Yaitu Hwang Renjun, di katua club Taeyong hyung dan beberapa anak club lainnya.


Kantin pove


Dengan setia lucas menunggu sang sahabat kanaka yang masih sibuk di ruang clubnya. Kebetulan juga lucas ada jadwal kuliah dan beberapa rapat dengan pertemuan dengan club nya.


Sampai akhirnya lucas terdampar di kantin karena sahabat meminta menunggu nya dan rencana nya meraka akan pulang bareng juga mencari beberapa keperluan kanaka. Yaitu alat Lukis nya yang mulai habis dan lucas juga mencari beberapa pakain untuk tema fasion week minggu ini.


Lucas yang asik dengan game nya pun akhirnya terganggu dengan kedatangan kanaka yang secara tiba-tiba,Seperti jilangkung aja. Batin lucas, bikin mood lucas hancur dan game nya pun kalah.


"Aiissss bocil. Bisa nggak sih kalu datang tu nggak bikin kaget atau secara baik-baik gitu" gerutu lucas yang kini berusaha fokus pada game nya agar tidak kalah lagi.


"ihhhhh lo sih, sibuk sama game. Kan gue jadi sebel masak dari tadi gue di sini lo nggak sadar-sadar"omel kanaka bali. Lucas hanya tersenyum saat ini dan menatap kanaka dengan wajah masam nya.


" iya deh iya!maaf in gue ya bocil. " bujuk lucas kini yang memegang wajah kanak sambil unyel2 pipi kenyalnya


"senyum dong, kan kita mau ke mall beli keperluan lo. Masak mukanya badmood ke bebek lagi"


"nggak tahu gue marah sama lo." ujar kanaka lalu pergi meninggalkan lucas. Dan kini lucas harus benar-benar membujuk kanaka agar nggak badmood.


Sampai di parkiran kampus kanaka masih badmood dan lucas pun masih terus membujuk kanaka sampai semua mata penghuni kampus melihat ke arah mereka bedua. Sebenarnya tidak heran si sama dua sejoli ini. Bahkan jadi hiburan, cumak penghuni kampus aneh saja sama mereka berdua kenapa nggak official malah milih jadi sahabat padahal kan serasi.


"hayolah bocil buang muka bebekmu itu." kata lucas. "kalau badmood terus nggak mau deh gue nganter lo"


"ihhhhhh lucas bukannya di bujuk malah balik marah" omel kanaka." Kan  harusnya lucas terus bujuk sampai kanaka nggak badmood lagi."


"yaudah ya! Sini peluk duluk" lucas. Dan langsung memeluk tubuh mungil kanaka. "ya sudah sebagai permintaan maaf Gue traktir es cream. Tapi ingat jangan berlebihan oke!" bujuk lucas. kanaka yang berada di pelukan lucas pun menganggu anggukan kepalanya setuju. Emang sahabat nya ini akan selalu memejamkan nya dan selalu membuat kanaka mood nya baik kembali meskipun dia juga yang jail.


Akhirnya kanaka pun selesai membeli peralatan lukisnya dan lucas juga selesai memilih baju yang dia cari dengan sedikit bantuan atau rekomendasi dari kanaka. saat nya bagi lucas untuk segera membawa kanaka ke tempat es cream yang sudah ia janjikan.


Tibalah kini kanaka dan lucas di kaffe yang menyediakan berbagai rasa es cream dan juga beberapa kue yang bahan dasarnya dari es cream dan beberapa campuran toping.


Kanaka yang antusias pun kini masuk dengan senyuman lebarnya, Sedangkan lucas mengekorinya.


"mau pesan rasa apa?" sapa sang pelayan caffe, sedangkan kanaka masih sibuk meliha tiap rasa yang ada di hadapan nya.


"pesan yang biasa aja," ucal lucas dan pelayan itu mengangguk faham "dan untuk teman saya. Hidangkan es cream yang menjadi menu andalan hari ini" imbuh nya. Kanaka yang melihat interaksi lucas dan pelayan langsung menghampiri nya.


"lucas Sering datang?" tanya kanaka


"iya sama bunda" respon lucas dan kanaka mengangg famam. "hayooo kita cari tempat duduk, aku sudah gue pesenin buat lo."


"thank yukei" kanaka. Dan dia pun mengikuti lucas dan segera duduk di meja yang sudah di pesan lucas.


"Bagaimana enak kan?" tanya lucas.


"emmmm! Ahhh sepertinya aku akan sering mengunjungi tempat ini." ujar kanaka


"jangan terlalu banyak tapi"


"iya!"


Tbc