Rainbow Love

Rainbow Love
Part 2 - Story -


Sudah tidak hari sosok laki-laki ini berada di kota soul. Namun hanya berdiam diri di apartemen pribadi nya , entah kenapa dia masih ingin melepas lelah dan hanya beristirahat akibat perjalanan panjang dari negara asalnya Thailand. Dia keluar apartemen hanya untuk pergi ke cafe untuk ngopi atau mencari  restoran untuk memberi makan cacing-cacing nya yang bersarang di perut sispacknya.


Namun berbeda dengan hari ini, Dia merasa ingin segera mengeksplor kota ini dan dia pun menghubungi Teman dekat nya yang berasal dari kanada untuk menemani dia menjelajah kota ini.


Dia pun segera mencari kontak dengan nama Mark Lee dan segera menghubungi temannya tersebut.


Tuut.... Tuuut.....


Dan akhirnya panggilan pun tersambung.


"what up brooo..." sapa laki-laki itu pada sosok yang di hubungi nya.


....................


"kau sibuk?" tanya pada sosok mark di seberang sana....


................


" Aku merasa bosan. Bisa kau temani aku hari ini menjelajah kota ini?" ujarnya.


................


"kau yang terbaik. Baiklah share location aja oke.!"


.................


"bye bye......"


Selepas menghubungi mark. Ten pun segera bersiap-siap untuk segera pergi ke tempat yang sudah mark bilang.


Tak butuh waktu lama untuk seorang Ten menyelesaikan ritual mandinya dengan style yang  cukup simple dan tak lupa menggunakan kacamata bulatnya yang sudah menjadi ciri khas dia kalau sedang pergi keluar. Yang meskipun kadang dia juga akan menggunakan model kacamata yang lain namun yang ini menjadi madel kacamata favorit nya.


Selama perjalanan 50 menit akhirnya Ten pun sampai di location yang sudah mark share. Namun dia belom melihat sosok Mark Lee sang Sahabat dan akhirnya dia pun memutuskan untuk menjelajahi tempat ini lebih dulu dan tak lupa dia membawa Camera untuk membidik sudut objek keindahan dari tempat ini.


Cekreeek..........


Itulah bunyi dari camera bidikan seorang Ten. Dia sedang membidik sebuah pemandangan yang ada di hadapan nya, sebuah lautan lepas yang berada di sudut kota soul.


~jangan tanya pantai apa? Author nggak browsing soalnya. Author memakai location pantai agar terasa lebih pas aja sama prolog nya. :-)' ~


Saat dalam perjalanan menghampiri sahabat nya tidak sengaja seseorang menabrak Ten dan menbuat camera yang ada di genggaman nya terjatuh


BRAAAAAAKKK.


PLETAAAKKKKK.....


Sebuah camera denga merek mahal dan juga langka jatuh di tanah. Melihat itu. Ten sang pemilik pun langsung mengambil nya.


"maaf! Gu gue tidak sengaja" ujar gadis tersebut sedikit terbatah. " gue ganti yang baru kalu......."


"tidak perlu" potong Ten  "aku rasa hanya bagian lensa nya yang retak dan aku hanya perlu mengganti bagian lensanya saja" imbuh nya


"tapi......." lirih gadis itu.


"kamu kan nggak sengaja,Tapi lain kali hati-hati oke saat berjalan." pesan Ten lalu segera meninggalkan gadis tersebut, namun.


"Tunggu" ujar gadis itu dan membuat Ten menoleh berbalik arah.


"Gue akan tetap bertanggung jawab, dan tolong kasik kartu nama lo." ujar dia pada Ten.  " Gue ada kenalan yang menjual lensa yang setipe dengan camera lo . Gue  tahu mencari lensa dengan merk camera itu susah. Jadi gue  mohon jangan tolak permintaan maaf  gue dan juga untuk tanggung jawab" imbuhnya, memang benar lensa camera ini cukup langka dan Ten pun nggak terlalu tahu sudut kota ini. Dan akhirnya Ten pun menyetujui tawaran nya. Ia meskipun sebenarnya dia bisa mintak bantuan Mark lee atau sepupunya Na jaemin yang juga punya hobby yang sama dengan nya.


"Baiklah" lalu ten  kartu nama lalu memberikan pada gadis itu .


"Terimakasih, jika lo ada waktu luang. Gue  akan antar lo ke tempat itu " ujar gadis itu lalu pergi meninggalkan sosok Ten yang masih terdiam di hadapan nya .


"Gadis lucu" gumam Ten setelah kepergian gadis itu.


Kini Ten pun menemukan tempat dimana mark sudah menunggu sedari tadi. Di sebuah res area yang cukup indah di tengah lautan yaitu bukit kecil.


Disana mark sudah memesan minuman sodah dan beberapa makanan kecil.


"hay   brooo" sapa mark dari tempat tersebut "sebelah sini." imbuh nya dan membuat ten melihat arah  dimana mark berada lalu menghampiri nya


"why?" tanya mark


"apanya kenapa? " tanya ten yang belom faham.


"itu, kenapa dengan cameramu?" tanya  mark ulang.


"ohh ini!!" serunya"Tadi ada seseorang yang tak sengaja menabrak dan akhirnya camera ini jatuh dari genggaman ku"jelas ten.


"seorang Yongja?" tebak mark penasaran. Dan ternyata benar.


" ehmmm." respon singkat.


"lalu apa yang akan kamu lakukan jika lensa kamera mu rusak?"mark.


" entalah!!!Kita ngobrol aja menunggu sunset datang. Aku juga sudah hubungi jaemin untuk datang kesini "jelas ten dan mark mengangguk faham.


" tapi Yongja itu berkata akan mengganti dan mengantarku ke tempat lensa kenalan dia, sepertinya dia juga punya hobby yang sama "tebak ten asal" soalnya dia tahu tipe camera yang aku bawa " ten. Dan mark hanya mendengar kan cerita nya.


" oh ya. Bagaimana hubungan mu dengannya? "tanya mark pada ten.


" baik! Lalau kamu sendiri sama pacar mu gimana? " tanya Ten balik." ahhh kami baik-baik saja bahkan kami sudah merencanakan untuk bertunangan yang akan di adakan  di soul. Tapi untuk pernikahan kami belom tahu karena kamu tahu kan tujuan kita kesini "jelas mark


" oh begitu!! Sudah kamu tentukan mau lanjut kuliah dimana? " ucap ten tapi saat ten sedang  mengajukan pertanyaan kembali sosok Jaemin datang menghampiri meraka.


" Maaf phi, tadi nana masih ada kelas kuliah "jelas nya dan langsung duduk di bangku kosong yang sudah tersedia " ini pesanan phi" imbuh nya


Menyerahkan camera miliknya yang akan di pinjam kan pada sepupu nya.


~sebenarnya  author mau buat mereka saudara kandung tapi akan lebih baik jika jadi sepupu aja, karena tern akan muncul menjadi daftar adik kandung di cerita ini wkwkwk, kan tern emang adik nya ten tor. alasan nya biar nyambung jika aku masukin karena seseorang nanti ~


" khapunaka nong jaemin (terimakasih adik) " respon Ten dan langsung meraih camera yang jaemin tadi bawa.


Akhirnya mereka pun mengobrol hal random dan melepas rindu.


Sampai di apartemen Ten pun langsung menempatkan brang-barang nya ke tempat seharusnya dimana barang itu diletakkan dan segera membersikan badan lalu  mengistirahatkan tubuh lelahnya .


Selesai dengan ritual membersikan badan dan memakai pakaian tidur. Dan tak lupa sebelum tidur Ten meraih benda pipihnya dan mengeceknya apakah ada pesan masuk dan tenyata benar ada pesan dari seseorang dan dia pun membalas pesan tersebut stelah itu langsung siap-siap untuk tidur.


Ke esokan harinya Ten berkunjung ke rumah jaemin untuk bermain kesana karena sudah janji. Dan jaemin pun datang menjemput ke apartemen nya.


Pip..... Pip.........


Itulah bunyi tekanan paswwoord yang jaemin tekan untuk masuk ke apartemen ten. Jadi selama ini sebenarnya jaemin yang merawat apartemen jika tidak ada penghuni nya, makanya jaemin tahu apa paswwoord nya dan ten juga tidak merubah nya .


"pagi phi Ten......." teriak jaemin saat berhasil masuk ke apartemen milik ten namun tak ada respon.


Dan jaemin pun berinisiatif untuk masuk ke kamar yang ten tempati,benar saja si penghuni masih asik dengan dunia mimpi nya. Nana pun segera membangun kan phi nya dan sebelum itu dia membuka korden dan juga jendela kamar ten.


Merasa terganggu ten pun bangun, dan mendapati jaemin sepupu nya asik mengingkap korden kamarnya.


"nong sudah datang?" ujar ten setengah sadar.


"emmmm! Sudah sana phi segera mandi dan kita segera pergi ke rumah, amma sudah nunggu dan nyiapin makana kesukaan phi" respon nana dan ten pun pergi ke kamar mandi.


Dalam perjalanan ten yang sedang asik dengan benda pipihnya pun tak sengaja mendapatkan pesan masuk dari nomor tak dikenal. Dan langsung mengecek nya.


From +82XXX


"Ini aku yang nggak sengaja nabrak kamu. Kalu ada waktu nantik hubungi aku agar aku dapat segera mengganti lensa kamu yang rusak."


"untuk lokasi nanti aku share location"


"salam kenal Kanaka"


Disisi lain Nana yang melihat phi nya asik dengan benda pipihnya hanya fokus ke jalan karena dia yang menjadi driver. Meskipun sebenarnya Ten sudah memaksa tapi karena ten belom benar-benar hafal jalana soul akhirnya jaemin pun memutuskan yang membawa mobil nya.


Tbc