Rainbow Love

Rainbow Love
Part 1 - Penasaran-


Kini lucas pun sudah berada di rumah tepat pukul 11:00 malam dia baru sampai. Kondisi rumah sebagian sudah gelap karena penghuni rumah sudah tidur. Lucas pun langsung menuju kamar nya yang berada di lantai dua.


"Ahhhhhh! Lelah sekali hari ini" ujar lucas sambil merebahkan tubuh nya di kasur besarnya.


Namun sebelum lucas masuk ke alam mimpi nya, Lucas bertanya tanya siapa laki-laki yang berbicara pada kanaka tadi............


Flasback on


Sudah cukup lama lucas menunggu kanaka yang tadi berpamitan untuk pergi ke kamar mandi. Sampai merasa bosan dan akhirnya memutuskan untuk menyusul kanaka.


Lucas menyusuri tempat tersebut untuk mencari dimana ada kamar mandi sampai tak sengaja lucas melihat sosok kanaka yang sedang mengobrol dengan seseorang. Dan di lihat pun lucas juga tidak mengenal orang tersebut.


Apakah dia teman kanaka di studio photographinya?


Lucas hanya menebak nembak saja, karena melihat sosok laki-laki tersebut juga memegang camera.


Namun lucas sedikit kaget saat kanaka berbicara dengan sosok laki-laki dan tak lama kemudian Sosok tersebut memberi kerta pada kanaka.


Setelah menerima nya kanaka langsung pergi meninggalkan laki-laki tersebut, karena tak mau curiga lucas segera pergi dan menunggu kanaka di tempat semula dan berpura-pura tidak tahu menau soal tadi.


" Astaga bocil lo dari mana ?" sapa lucas dan bersikap khawatir pada kanaka " gue nyariin lo dan akhirnya gue mutusin buat nyusulin lo" omel lucas dan membolak balikan tubuh kanaka.


Kanaka pun tanpa segan memegan sisi wajah lucas dan berkata "gue nggak papa yukei" sambil terus menggoyakan pipinya "lihat kan gue baik-baik aja"


Tak mau memikirkan yang aneh-aneh akhirnya lucas memutuskan mengajak kanaka pulang " yaudah kita pulang yuuu, kasian mae nantik khawatir"


Dan kanaka pun merespon dengan anggukan


"oke!!!"


Semua barang yang di bawa pun sudah mereka masukkan dan mereka pun naik kedalam mobil tersebut.


Sepanjang perjalanan tidak banyak hal yang mereka bicara lucas masih sibuk dengan pikirannya dan kanaka lagi lagi sibuk dengan camera dan melihat kembali hasil jepretan nya. Dengan perjalan yang cukup lama dan juga macet akhirnya kanaka pjn ketiduran di perjalanan.


Lucas yang melihat wajah lelah kanaka pun hanya bisa menatap sang sahabat dan menyelimuti dengan jaket miliknya.


Sampai di Pekarangan rumah kanaka, lucas yang tak tega membangun kan kanaka pun menggendong tubuh kanaka ala koala, karena sedikit kesulitan meraih knop pintu akhirnya lucas memiliki untuk menekan tombol bel rumah kanaka. Dan tak lama kemudian menampilkan sosok wanita cantik yang di panggil dengan sebutan mae pun dengan ekspresi wajah sedikit khawatir.


"Astaga sayang kenapa baru pu......" ucap mae sedikit terjeda saat melihat lucas menggendong kanaka. "kenapa nggak kamu bangunkan saka lucas" imbuh mae


"nggak papa mae, kanaka sangat lelah dan sebaiknya lucas naruk tubuh kanaka yang berat ini" renger lucas dan mae pun mengantarkan lucas ke kamar kanaka yang berada di lantai dua.


"huuuuuffff" seru lucas setelah meletakkan tubuh kanaka dan menyelimuti tubuhnya agar hangat.


"lucas mau makan dulu? Biar mae siapakah dan berisikan dulu badan lucas" tawar mae. Dan lucas pun enggan menolak nya.


"oke mae sayang" ucap lucas dan memeluk sosok wanita yang di panggil mae.


Lucas sudah di anggap anak sendiri dan itulah membuat wanita yang di panggil mae sangat dekat dan lucas pun begitu menyayangi wanita tersebut.


Lucas hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk membersihkan badannya dari kamar tamu yang kadang dia pakai saat menginap di rumah kanaka, bahkan beberapa baju lucas pun tersedia di sana. Setelah itu lucas segera menghampiri mae yang sudah menunggu nya di ruang makan.


"maaf  mae, buat repot malam malam" ujar lucas langsung duduk di tempat makan sedangkan mae masih sibuk mempersiapkan dan menata masakan nya yang sudah dia hangat kan.


"tidak apa-apa sayang. Harusnya mae makasi sama lucas karena mau nemenin kanaka. Dan anak itu selalu saja ngerepotin kamu" mae.


"ya sudah makan dulu ya, ini mae sudah nyiapin makana kesukaan lucas dengan selera sedikit pedas." imbuh nya. Dan lucas pun langsung melahab makanan tersebut dengan nikmat.


" Masakan mae memang is the best" puji lucas dan membuat mae tersenyum bahagia, memang anak satu ini  paling hobby muji mae. Tapi mae sebenarnya juga punya anak laki-laki kandung yaitu Gege nya kanaka cumak sekarang berada di Tiongkok nyelesain kuliah nya dan tinggal bersama Nainai dan yeiyei nya.Tapi liburan akhir tahun dia ingin berkunjung ke korea. Karena untuk liburan ke thailan sudah ia lakukan tahun kemarin. Apalagi mae dan Baba sekarang juga sibuk di korea begitu kanaka yang sibuk banget sama kuliah dan hobby nya.


"Good night bocil" bisik lucas dan menyingkap surai poninya yang sedikit berantakan.


Setelah itu lucas pun pamit pada mae. Dan pulang


Flasback off


Kriiinggg...... Kriiiinggggg..........


Alarm milik lucas pun terus berbunyi dan tak lama sosok lucas pun segera bangun dari mimpi indahnya. Melihat jam sudah menampakkan jam 08:00 pagi lucas pun segera bergegas memberikan badannya.


Untung saja hari ini dia kuliah siang dan untung juga nggak ada pemotretan majalah hari ini.


Hanya butuh 20menitan untuk lucas menyelesaikan ritual mandinya dan kini dia sudah memakai pakai santai dengan celana training dan kaos oblong berwarna putih. Lalu pergi meraih benda pipihnya dan segera keluar dari kamarnya.


Sampai di ruang keluarga lucas di sambut hangat oleh bunda. " pagi sayang" sapanya


"pagi juga buda" peluk lucas pada bunda nya "bunda kemana ayah dan dede?" tanya lucas. Dede  adalah adik dalam bahasa china.


"emmmmmm" geleng sang bunda "ini kan hari kerja sayang. Kalau ayah pergi ke kantor dan adikmu sekolah. Memang lucas hari ini nggak ada jadwal kuliah?" tanya bunda balik.


" Ada bun nanti siang, maaf ya bun tadi malam pulang nya malem banget" lucas. Dan bunda hanya tersenyum


"tidak apa-apa asal kamu selamat. Lalu bagaimana kemarin apa seru liburan nya?" tanya bunda.


"seperti biasa bunda, lucas lagi-lagi harus jadi model dadakan kanaka, sekaligus asisten pribadi nya. mana manja banget" adu lucas pada bunda nya. Mendengar itu bunda hanya tersenyum manis rengekan sang anak.


" tapi lucas senang kan?" tanya bunda pada lucas untuk memastikan anaknya itu senang jika pergi bersama sosok wanita cantik yang sering di panggil bocil oleh lucas . Bukan tidak tahu menau jika anak sulung nya ini menyukai sang sahabat yang kini tubuh besar bersamaan namum entah bagaimana perasaan kanaka pada putra nya apakah sama? Itulah yang kini terus menjadi pertanyaan di pikiran bunda. Bunda cukup dekat dengan kanaka dan bahkan sudah di anggap seperti putri nya sendiri karena bunda hanya mempunyai anak laki-laki di keluarga maka dari itu kedatangan kanaka menjadi pelengkap sebagai sosok putri kecil di keluarga lucas.


" Bunda masak apa hari ini?" tanya luca dan mengabaikan pertanyaan yang bunda lontarkan.


" Hanya soup daging dan telur mata sapi, soalnya bunda belom ke supermarket juga persediaan sayur sudah hampir habis jadi bunda masak yang ada di kulkas" bunda. Dan sebelum menyantap makanan lucas berkata "minggu ini lucas temenin bunda deh, kayaknya lucas nggak ada jadwal juga"


"oke. Anak bunda memang the best" puji bunda.


Berbeda dengan lucas, sosok kanaka kini sibuk denga dunia lukisnya. Selain hobby megang camera, kanaka juga hobby memegang kuas dan memainkan cat yang ada di hadapan nya untuk segera di goresan kan di kain kanfas yang masih putih agar sedikit berwarna. Dan menghasilkan karya yang begitu indah untuk di pandang.


Namun gambaran kanaka kali ini bukan pemandangan atau sebuah bunga melainkan sosok wajah tampan yang baru dia temui kemarin secara tidak sengaja. Tidak lebih tepatnya sosok laki-laki yang dia tabrak karna kecerobohannya.


"isssshhhh kenapa malah melukis wajah dia sih" gerutu  kanaka "tapi dia tampan" imbuh nya.


Kanaka baru ingat jika dia menerima kartu nama dari sosok laki-laki tersebut. Lalu segera mencari kartu nama tersebut, seingat dia menyimpan di tas kecilnya.


"akhirnya ketemu" ujar kanaka setelah menemukan kartu nama tersebut "apakah aku harus menghubungi lebih dulu?" tanya pada  diri nya


"Baiklah"


Kanaka pun menulis nomor hp laki-laki tersebut di benda pipihnya dan mengirimkan pesan padanya.


Send to +62XXX...


"Ini aku yang nggak sengaja nabrak kamu. Kalu ada waktu nantik hubungi aku agar aku dapat segera mengganti lensa kamu yang rusak."


"untuk lokasi nanti aku share location"


"salam kenal Kanaka"


Tbc