
Sehabis keluar dari restaurant Alvaro langsung pulang ke mansion untuk istirahat. Rasanya hari ini, Dia butuh istirahat yang banyak.
Alvaro langsung menuju kamarnya.
Setelah melewati hari yang cukup melelahkan, karena Alvaro langsung berangkat ke kantor pagi tadi untuk menghadiri meeting penting dan sampai yang terakhir meeting dengan Rufodh Corporation.
Setelah mandi dan bersih-bersih, Alvaro langsung tiduran di kasurnya untuk istirahat, menjelang malam tiba. Karena malam ini Alvaro akan menghadiri makan malam keluarga di mansion orang tuanya.
Tapi ada satu hal yang membuat fikiran Alvaro terganggu, wanita yang telah menabraknya di restaurant tadi.
"Cantik" Ucap Alvaro, saat mengingat wajah wanita itu.
Alvaro langsung menggapai Handphone nya yang terletak di atas nakas sebelah tempat tidur. Langsung saja Alvaro menekan tombol untuk menghubungi orang kepercayaannya.
"Cari tahu semua tentang pelayan yang menabrak saya di restaurant tadi.!! " ... "Tuut.."
Perintah Alvaro kepada bawahannya. Tanpa menunggu jawaban dari bawahannya, Alvaro langsung menutup telfonnya.
Hana Pov
Saat ini Hana lagi berada dikamarnya sambil memikirkan pria yang sudah ditabraknya direstoran tadi.
Sejak kejadian itu Hana menjadi tidak fokus dengan pekerjaannya, difikiran nya selalu terbayang sosok pria yang sudah Dia tabrak. Maka dari itu setelah jam kerja nya habis Hana langsung pulang ke rumah untuk istirahat, terutama istirahat sejenak dari memikirkan pria itu.
Bukannya Hana istirahat, Dia malah semakin kepikiran dengan pria itu.
"Aaduuhh... aku kenapa sih, kok gak bisa hilangin bayang-bayang orang itu dari pikiran aku" Gumam Hana.
Hana mencoba untuk tidur agar bayangan laki-laki itu tidak bergentayangan lagi dipikirannya. Tapi semakin Dia mencoba ntuk tidur, semakin tidak bisa matanya tertutup.
Akhirnya yang bisa dilakukan Hana adalah duduk termenung diatas kasur. "Hufff...." Hana menghembuskan nafas gusar.
Hana beranjak dari tempat tidurnya menuju meja belajarnya.
" Daripada Aku gak bisa tidur mendingan Aku ngerjain tugas aja "
....
Sinar matahari menembus kedalam kamar wanita yang masih nampak nyaman dengan tidurnya. Hingga dering HP membangunkannya.
Kring, Kring, Kring, Kring....
Dia menggapai HP nya yang sudah berbunyi dari tadi, yang terletak di nakas sebelah tempat tidurnya.
Masih dengan mata yang terpejam Dia mengangkat telfonnya. "Halo, siapa sih nelfon pagi-pagi gini, ganggu aja".
" Hanaaa.... ini udah jam 07.30 udah siang, kamu kok belum datang sih, hari ini kan kamu kerja sift pagi... " Teriak orang yang menelfonnya.
Mata Hana langsung melotot setelah mendengar apa yang dikatakan Kayla.
" Wait Kay... aku terlambat". Hana langsung menutup telfon dan berlari menuju kamar mandi.
.....
Setelah berlari menyusuri jalanan yang ramai di pagi hari, Hana akhrinya sampai juga di depan restaurant tempat Dia bekerja.
"Tarik nafas buang, tarik nafas buang.... Semoga gak kena omel sama Jac... Semangat Hana kamu pasti bisa.. " Setelah nafasnya mulai teratur Hana mulai memasuki restaurant.
Belum sempat sampai pada ruang ganti Hana sudah bertemu dengan Jac.
"Ehh Jac..." Cengir Hana.
Jac menatap Hana tajam dan datar.
" Aduuuhhh... ****** pasti Jac marah nih" Batin Hana. Wajah Hana sudah mulai menampakkan ekspresi takutnya.
Setelah cukup puas mengerjai Hana dengan ekspresi datarnya, Jac langsung tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Hana yang ketakutan.
"Bwaaahhhhhhhh.... Hana... Hana... "... Gelak tawa Jac terdengar sampai semua orang yang ada disekitar mereka melihat ke arah mereka.
Hana bingung kenapa Jac jadi ketawa. " Apa Jac lagi banyak masalah ya sehingga membuat Dia jadi seperti ini." Monolog Hana dalam hati nya.
Seakan semua rasa takutnya hilang begitu saja, Hana malah bertanya dengan nada bingung pada Jac.
"Kamu kenapa??.. Apa kamu lagi banyak masalah sehingga kamu jadi seperti orang stres gini".
" pyaar" kening Hana terasa perih setelah Jac menjitak keningnya.
" Enak aja bilang kayak orang stres, kamu tuh yang stres udah mata hitam bengkak kayak panda, datang terlambat lagi. " Gerutu Jac kesal yang tak terima dikatakan seperti orang stres oleh Hana. Sambil menatap mata Hana yang membengkak.
Hana kembali lagi ke mode takutnya, setelah Jac menyinggung perihal keterlambatan nya datang bekerja.
" Jac maaf ya... aku terlambat. " ucap Hana pada Jac.
"Yaudah gak papa, tapi lain kali jangan diulangi lagi ya, sekarang kamu ganti baju terus lanjut buat anterin pesanan" Tutur Jac lembut.
:
:
Saat ini adalah jam istirahat Hana, sekarang Dia lagi makan sama Kayla di pantry khusus untuk pelayan.
"Han kok bisa sih kamu telat bangun, sampai-sampai telat datangnya. Biasanya juga kamu yang paling rajin datangnya kalau dapat sift pagi..." Tanya Kayla pada Hana yang lagi mengunyah suapan terakhir makanan di mulutnya itu.
Setelah selesai makan Hana baru menjawab pertanyaan Kayla.
"hmm... kemarin aku begadang ngerjain tugas kampus, makanya tidur nya kemalaman. Yaudah deh aku telat bangun terus datang terlambat."
Jawab Hana yang tak sepenuhnya jujur, mana mungkin Hana menceritakan kalau Dia gak bisa tidur gara-gara mikirin lelaki kemarin. Yang ada Hana malah diledeki habis-habisan oleh Kayla.
"Oh gitu, Aku kira kamu ngapain sampai-sampai mata kamu kayak panda gitu tadi pagi. " Ujar Kayla, percaya pada ucapan Hana barusan.
" Oh iya sepulang kerja nanti temanin aku ke supermarket ya belanja bahan-bahan dapur, udah pada habis soalnya. " Ingat Kayla saat akan beranjak dari tempat duduknya buat kembali kerja.
.......
"Kay kamu mau beli apa lagi, kita udah muter-muter aja nih dari tadi.. Capek tau.. " Keluh Hana pada Kayla yang udah lelah mutar sana-sini, tapi gak tau apa tujuannya.
" Ya mau lihat-lihat dulu lah Han... Siapa tau ada yang bagus kan. " Jawab Kayla sambil lihat-lihat baju yang ada disampingnya.
Hana memutar mata malas... " Mending kita pulang deh Kay, biar istirahat. Daripada kita muter-muter gak jelas gini. " Tarik Hana pada Kayla yang lagi mencoba baju yang dilihatnya tadi.
" Iya iya Hana bentar lagi kok, kamu tunggu disana ya. Aku mau bayar dulu.. " Putus Kayla yang udah jengah dengan tingkah Hana menarik-narik nya.
"Yaudah kalau gitu, Aku ke toilet dulu. Nanti kita ketemu aja di didepan.. " Ucap Hana yang tiba-tiba kebelet mau pipis.
"Jangan lama-lama Han, Aku bentar lagi selesai loh" Teriak Kayla pada Hana yang udah mulai menjauh dari tempatnya tadi menuju toilet.
........
Setelah kembali dari toilet Hana segera menuju ke depan supermarket untuk bertemu dengan Kayla.
Sesampai di depan Hana langsung celigukan ke kanan dan kiri untuk mencari Kayla.
" Kayla mana sih??... Katanya tadi mau nungguin disini kok gak ada. " Gumam Hana.
Setelah benar-benar tidak melihat sosok Kayla, Hana langsung merogoh HP di tasnya untuk menelfon Kayla... Setelah di dering ke tiga Kayla baru menjawab telfonnya.
" Halo Kay, kamu dimana kok gak disini sih. Aku udah di depan nih. " Tanya Hana langsung.
" Ya ampun Hana... Aku lupa kalo kamu lagi nungguin Aku. Gimana nih sekarang aku udah ada dirumah, soalnya tadi Aku ketemu sama teman lama. Karena keasyikan ngobrol dan Dia nawarin nganterin Aku pulang, yaudah Aku ikut aja. Sampai kelupaan deh sama kamu, maaf ya.." Sesal Kayla.
"Kamu gimana sih kok ninggalin Aku sendiri disini. Kalau gitu Aku pulang naik taksi aja. Bayy Kay. " Tutup Hana.
Karena sudah mulai sore Hana langsung menuju halte buat mencari taksi.
Alvaro pov
Sehabis meeting dengan petinggi perusahaan Alvaro langsung pulang ke mansion nya. Saat dijalan tak sengaja matanya melihat seseorang yang terus menghantui pikiran nya dari kemarin.
" Itukan gadis itu, lagi apa Dia disana. " Monolog Alvaro.
"Bodoh kamu Alvaro, tentunya menunggu angkutan umum lah, Dia kan lagi duduk di halte. " Maki Alvaro pada dirinya sendiri.
Alvaro menepikan mobilnya di samping halte, Dia berniat untuk menghampiri gadis itu.
"Hana.. " Ucap Alvaro setelah berada di depan Hana.
Hana yang dirinya merasa terpanggil pun langsung menoleh pada orang itu.
" Dia kan yang kemarin kok bisa ya kita ketemu lagi disini. " Batin Hana
Karena tak mendengar jawaban dari Hana, Alvaro memanggil nama Hana lagi.
" Hana, kamu lagi ngapain disini. " Tanya Alvaro berbasa-basi walaupun Dia udah tahu jawaban nya apa.
:
:
:
:
Jreng jreng jreng, sampai sini dlu ceritanya. Aku tunggu komen nya ya teman-teman, jangan lupa like.
Dan jangan lupa follow akun Aku ya,