I Love You Mr. X

I Love You Mr. X
Pertemuan


Semuanya berawal dari ketidak sengajaan dimana cinta dan kasih sayang itu muncul tanpa di sengaja hanya di mulai dari saling pandang dari jauh dan akhirnya, keduanya saling jatuh cinta dan tenggelam dalam perasaan cinta yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Benar takdir, jodoh manusia tidak ada yang tahu kecuali Tuhan karena Dia yang telah menentukan takdir dan jodoh manusia.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=ini hanya fiktif dan karangan penulis semata dan mohon maaf kalau kurang memuaskan soalnya ini karya pertama aku\=\=\=\=\=\=\=\= SELAMAT MEMBACA\=\=\=\=\=\=\=\=


Pagi yang cerah matahari pagi menyinari tubuh Ayra dari balik jendela kamarnya yang masih bobo cantik. “ tok....tok....tok” suara ketukan pintu dari luar “non..... Ayra bangun.... non” suara Bi Inah yang sedang membangunkan Nona cantiknya. yah Ayra adalah seorang gadis yang berparas cantik natural walau pun tanpa makeup tebal wajahnya tetap cantik hidung yang mancung bibir yang mungil mata yang oriental dengan kulit yang putih mulus menambah kecantikannya.


“ iya bi......aku sudah bangun” Sahut Ayra Dari dalam kamarnya “sarapannya udah siap non ,ibu dan mas Arya udah menunggu di bawah “


"Oke bi aku mandi dulu...” Ayra bergegas ke kamar mandi “craasssss....” suara air dari dalam kamar mandi Ayra.


“ Mana Ayra Bi....”Tanya bu Amira mama Ayra


“paling baru bangun ma....” kata Arya Sang kakak


“ Anak itu kapan dia mau berubah” kata pak Arif Prasetyo Sang Ayah.


Begitulah Ayra anak bungsu dari dua bersaudara Arya sang kakak seorang mahasiswa semester akhir jurusan IT sekaligus CEO diperusahaan Ayahnya APRAS Corp dan Ibu Ayra adalah ibu rumah tangga yang sangat menyayangi keluarganya sedangkan Ayra sendiri seorang Mahasiswa Jurusan Kedokteran semester kedua Bisa dibilang baru masuk kuliah lah...


Setelah sarapan bersama pagi itu Ayra pun berangkat ke kampus dengan di antar sang kakak karena satu arah dengan kantor kakaknya tapi hanya sampai di depan gerbang kampus “Ayra turun disini aja kak”mobilpun berhenti di tepi jalan “kenapa ga sampai dalam Ra, kakak nggak buru-buru kok”


“nggak usah kak, Ayra jalan kaki aja masuk” sambil turun dari mobil dan melambaikan tangannya “Nanti kakak hubungi pak udin untuk jemput kamu”


“oke “ sahut Ayra sambil mengacunkan jempolnya, mobil yang dikendarai Arya pun meninggalkan ayra. Dengan santainya Ayra berjalan kaki memasuki area kampus dan tiba-tiba dari belakang seseorang memanggilnya


“ Hai Ra tungguin...” Teriak Mila sambil berlari kecil, Ayra berbalik dan terenyum kearah suara yang memanggilnya “Pagi mila tumben nggak telat”


“emangnya loe suka kalau gue telat melulu”Ayra tersenyum mendengar jawaban sahabtanya. Mila adalah Sahabat Ayra sejak SMA, mereka selalu bersama segala sesuatu tentang Ayra, Mila telah ketahui begitupun sebaliknya tidak ada rahasia di antara mereka berdua.


“ ya...nonton basket lah masa’ main bola, denger2 anak basketnya ganteng-ganteng” kata mila sambil cengengesan” ahh...lue tu ya mila cogan trus di otak lue”


“ ya iyalah santai sedikit kenapa, ini otak gue rasanya penuh dengan Ilmu Kardiovaskuler lah, Anatomi lah, Reproduksi lah blaa..blaa.. “


“ Iya...ya....udah nanti kita kesana, tapi kita masuk dulu yuk nanti pak bambang ngamuk lagi karena kita telat masuk mata kuliahnya” balas Ayra sambil menarik tangan mila yang berjalan menuju ruang kuliah.


Dua jam itu Ayra dan Mila mengikuti mata kuliah Anatomi dengan serius walaupun kadang-kadang mila iseng dan akhirnya selesai juga “ yuk Ra...” ajak mila sambil menarik tangan Ayra “ iya...iya tunggu apa sebaiknya kita beli minum dan snack dulu”


“ oh... iya yuk” sahut mila sambil merangkul lengan sahabatnya itu menuju ke kantin dan tidak lama mereka berdua pun keluar dari kantin dengan menenteng kresek yang berisi minuman dan snack sambil berjalan menuju Gedung Olahraga, sesampai di sana Ayra kelihatan heran “ mil kok ramai banget ya ini pertandingan antar kampus ya?” Tanya Ayra sambil memalingkan wajahnya kiri dan kanan menyapu sekeliling lapangan basket “ Bukan sih Cuma pertandingan antar jurusan aja” jawab mila yang masih merangkul tangan sahabatnya sambil mencari tempat duduk yang kosong dan akhirnya mereka pun mendapatkan tempat duduk.


“ Mil yang tanding jurusan apa sih “ tanya Ayra” jurusan IT dan jurusan manajemen” jawab mila, dan tidak lama kemudian para pemain basket pun masuk lapangan para penonton spontan jadi riuh terutama penonton ceweknya yang pada teriak-teriak memanggil nama idola mereka masing –masing “ Axel...... Farel......Dilon ......Gavin....Leon....” teriak para penonton cewek, Ayra senyum melihat tingkah para penonton dan sahabatnya.


Di lapangan Basket empat cowok ganteng yang sedang melakukan gerakan pemanasan sebelum tanding yang terdiri dari Axel, Gavin, Dilon, Farel dan Leon yang merupakan tim Basket dari jurusan IT mereka merupakan lima cowok ganteng yang berasal dari keluarga yang terpandang.


Semua cewek-cewek di Universita S mengidolakan mereka


“ Rel....tumben Primadona jurusan kedokteran nonton pertandingan kita “ sahut Dilon sambil menyiku lengan Farel. ya tanpa sepengetahuan Ayra namanya tercantum di topik online di kampus yang mendapatkan polling tertinggi cewek tercantik di kampusnya.


Leon, farel dan Gavin pun mengarahkan pandangannya ke arah pandangan dilon, Axel yang sedang mengikat tali sepatunya pun juga melakukan hal yang sama “ Cantik.....” itulah kata yang terucap dari bibir axel ketika memandang ke arah Ayra yang sedang tersenyum. Entah kenapa hati axel bergetar dikala itu tanpa axel sadari Leon,Farel, Dilon dan Gavin memperhatikannya


“hem..hem...ada yang lagi jatuh cinta nih...” Sindir Gavin “ Apaan sih loe....yuk sudah mau mulai tuh” Balas axel yang salah tingkah, tidak lama kemudian pertandingan pun dimulai "priiiiiiittttt" bunyi peluit wasit yang menandakan agar kedua tim maju ke tengah lapangan dan yg menjadi kapten tim dari jurusan IT adalah Axel.


Tidak lama kemudian pertandingan pun berlangsung, Ayra yang sedang duduk di samping mila merasa jenuh karena memang Ayra tidak terlalu suka dengan bola basket tapi karena ajakan mila akhirnya dia ikut aja. Beberapa jam kemudian akhirnya pertandingan pun berakhir yang dimenangkan oleh tim IT yang tidak lain adalah Tim nya Axel para penonton pun berlarian masuk ke lapangan basket terutama para cewek tidak terkecuali mila yang meniggalkan Ayra yang sedang berdiri, bengong sendiri melihat sahabatnya “Mila.....” teriak Ayra tapi dasar Mila Tidak mendengar teriakan temannya itu.


Axel yg melangkahkan kakinya akan meninggalkan lapangan terhenti ketika mendengar teriakan Ayra dan memalingkan wajahnya kearah suara tersebut dan sesaat kemudian mereka pun beradu pandang “deg....deg....deg...” jantung Ayra Berdegup kencang “ aku kenapa..yah..kok rasanya aneh....” gumam Ayra “ayo bro kita keluar lama2 kita jadi peyek disini” kata farel sambil menggandeng pundak Axel.. dan itulah pertemuan yang pertama kalinya antara Ayra dan Axel.