Dad Stop Or Go..?

Dad Stop Or Go..?
7.Kembali


Ditempat kerja sudah sepi karena pekerja sudah pulang hanya ada jane yang sedang membereskan pekerjaannya yang baru selesai jane sangat ingin melihat lea terlihat cantik dengan pakaian yang ia buat


" Jane "


" Aaa..." Teriak jane kaget karena pundaknya disentuh oleh seseorang


" Aku andri.. aku menunggumu sejak tadi diluar "


" Bos.... Ya ampun boss gak perlu dengeri ucapan lea ya... otaknya sama mulutnya emang gak normal" Ucap jane salting


" Aku yang menyuruh lea untuk memberitahumu "


" Bos.. yang..."


" Jangan panggil bos andri aja ini kan sudah bukan jam kerja lagi, ayo kita makan malam " Ucap andri membuat jane merasa canggung


" Iya andri tunggu sebentar ya" Ucap jane merapikan baju nya yang kusut karena sejak pagi duduk saja


Andri terus menatap jane yang membuat jane merasa aneh karena jarang makan malam dengan pria apalagi pria yang sedang makan malam dengan bosnya pemilik perusahaan dan butik terbesar dikota


Tatapan para penujung tertuju pada andri yang sangat tampan dan ramah pada setiap orang


" Makanlaj aku sudah bertanya lea apa saja makanan kesukaanmu "


" Bos seharusnya tidak perlu repot repot seperti ini"


" Jane panggil aku andri saja lebih enak kudengar " Protes andri membuat jane manganggukan kepalanya


Dimobil jane hanya menjawab singkat pertanyaan yang dilontarkan andri karena jane merasa canggung apalagi ini bosnya dia harus bisa menjaga sikapnya


" Andri besok lusa aku ambil cuti ya ada urusan"


" Urusan apa jane ? " Tanya andri


" Kalo gak boleh gak masalah kok urusanya juga gak penting "


" Jangan cuti ya jane besok lusa kan kamu dapat promosi " ucap andri


" Ooo..iya "


Saat rapat jane sangat tidak konsen karena derick akan pulang dia sangat merindukan derick jane ingin saat derick sampai dirumah dia bisa menyambut derick dan memeluk derick


" Baik saya akhiri jadi saya hanya mempromosikan 2 orang disini tahun depan saya juga akan mempromosikan 2 orang lagi" Ucap andri mengakhiri rapatnya


Jane yang baru keluar ruangan melihat telponya dan sudah ada 3 panggilan tak terjawab dari nian


" Jane nenek akan menjemput derick dibandara jika pekerjaanmu sudah selesai segeralah pulang masakan untuk derick"


" Maaf nek tidak bisa masih ada tugas " Ucap jane


" Ya sudah nenek berangkat dulu ya"


" Iya nek hati hati " Ucap jane mengakhiri panggilan


" Siapa yang pulang ?" Tanya andri yang mendengarkan percakapan antara nian dan jane


" Bos.. Itu ayah pulang tapi aku masih ada kerja kan"


***


Derick yang sudah tiba dibandara melihat nian yang melembaikan tangan padanya derick langsung berlari kearah nian dan memelul nian


" Anak ibu sudah bertambah umur tapi masih terlihat muda ...." Ucap nian memeluk derick


Derick melihat ada wanita yang berlari kearahnya dan melambaikan tanganya derick tau itu jane derick langsung melepaskan pelukanya dari nian dan berlari kearah jane yang juga berlari kearahnya


" Daddyyyy....." Teriak jane dari kejauhan


" Aku Merindukanmu " Ucap jane langsung meloncat memeluk derick


" Daddy juga rinduuu..." Ucap derick memeluk jane dengan erat


Jane menangis jantungnya seakan kembali berdetak rasa nyaman mulai datang lagi jane tidak akan melepas pelukanya untuk derick lagi


" Dad..." Ucap jane menatap derick


" Kau telihat seperti wanita dewasa sekarang" Ucap derick yang masih mengendong dan memeluk jane


" Daddy juga terlihat tetap sama seperti dulu... jangan pergi lagi, dulu daddy selalu bilang padaku jangan pergi jane tapi daddy yang pergi... Jahat hikss... hiks..." Tangis jane


" Daddy tidak akan pergi daddy akan tetep dengan jane daddy tidak akan pergi lagi, dan jane juga tidak akan pergi dari daddy " Jelas derick yang membuat jane tersenyum


Orang orang yang ada dibandara memperhatikan jane dan derick yang berpelukan cukup lama dan berbicara seakan mereka hanya berdua


" Turunlah kau semakin berat " Keluh derick


" Tidak mau " Ucap jane semakin memeluk erat derick


Jane melihat dari belakang derick ada nian rose laki laki dan wanita yang mungkin seusia dengan derick tersenyum kearah jane


" Kau yang bernama jane " Tanya wanita yang bersama nian dan rose


" Iya kamu...?"


" Aku linda teman daddymu " Ucap wanita itu sambil melirik derick mendapatkan anggukan dari jane


" Aku tidak mau turun aku mau digendonh daddy"


" Jane daddy mu capek " Ucap nian


" Gak apa mam demi tuan putri daddy akan turuti " Ucap derick


Dimobil jane terus merangkul lengan derick dengan manja membuat nian tersenyum, nian tau jane sangat menyayangi dan merindukan derick setiap saat


" Kau bilang masih ada tugas jane" Singgung nian


" Bos ku yang mengantarku kesini karena ini lebih penting dari tugasku " Ucap jane membuat nian tersenyum kearah jane yang masih merangkul lengan derick


" Derick apa linda itu pacarmu " Tanya nian


" Mam... kita bicarkan dirumah saja" Jawab derick membuat jane melepas rangkulanya pada lengab derick


" Kenapa... rose juga menikah, ku pikir kau tertarik pada rose tapi nyatanya kamu kesana untuk mengejar linda rose sudah memberitahuku semua" Ucap nian membuat jane muak dan memalingkan wajahnya kearah jendela


Dirumah jane hanya diam saja sambil merapikan baju derick jane menata kembali baju derick seperti dulu


Jane menemukan foto derick dan linda bersama difoto linda memeluk erat derick


" Ini fotonya ditaruh mana" Tanya jane memberikan foto pada derick


" taruh dalam laci saja " Jawab derick menaruh foto jane dan dirinya yang sedang berpelukan dipantai dulu diatas laci


" Dad..."


" Iya jane "


" Maaf 4 tahun sudah mengabaikanmu, aku hanya ingin melupakan sesuatu yang membuatku seperti orang konyol" Ucap jane menunduk dihadapan derick


" Daddy paham sayang.. maaf daddy sudah menyakitimu dengan pergi kerjerman " Ucap derick memeluk jane


" Jangan pergi lagi"


" Daddy akan selalu bersama putri kecilnya selamanya " Ucap derick langsung disambut dengan pelukan jane