Dad Stop Or Go..?

Dad Stop Or Go..?
5.Persetan


" Leaaa..." Panggil jane


" Kenapa lagi sih "


" Jantung gue bermasalah jantung gue sering berdebar gak karuhan setiap lihat...." ucap jane terhenti tidak mungkin dia bilang pada lea jika setiap dekat dengan daddynya pasti jantungnya bedebar


" Beneran... Berarti lo jatuh cinta..Sama Siapa? " Tanya lea membuat jane terdiam


Tidak mungkin kan dia jatuh cinta pada ayah angkatnya yang sudah merawatnya sejak kecil


" Jane lo suka sama siapa hah? "


" Sama lo " Goda jane merangkul lea


" Iihhh gue normal ya.. udah sono ada guru masuk tu " Ucap lea mendorong jane ketempat duduknya


Pelajaran dimulai tapi jane malah melihat guru yang mengajar itu adalah derick yang tersenyum padanya membuat jane tersenyum sendiri


Lea yang tau keanehan jane langsung menyengol kaki jane yang membuat jane langsung tersadar


" Kenapa..? " Tanya lea pelan dijawab dengan gelengan oleh jane yang mencoba mulai mendengarkan pelajaran


Tapi jane tetap tidak fokus karena jane seperti mendengar suara derick yang selalu berbicara manis dan selalu mengaturnya


Dirumah jane melihat ada nian ibu derick duduk disofa tersenyum kearah jane


" Nenek Kapan kesini " Tanya jane memeluk nian


" Tentu saja sejak tadi jane... segera ganti baju kita akan pergi belanja "


" Oke nek "


Jane dan nian cukup dekat karena nian sudah menganggap jane seperti cucunya sendiri


Nian memilihkan beberapa baju untuk jane


karena nian sangat tau selera dan model pakaian yang diinginkan jane dia juga membelikan jane beberapa rok pendek dan kaos ketat


" Nek jangan rok pendek, moster itu pasti akan marah jika aku memakaninya"


" Tenang ada aku " Ucap nian tersenyum


" Nanti pulang cobalah pakai pastk cocok" Ucap nian pada jane saat makan bersama direstoran


" iya nanti Akan ku coba " Ucap jane sambil tersenyum


Selesai belanja dan makan jane langsung pulang bersama nian rupanya sudah ada derick yang sedang duduk sambil menonton tv


" Dad katanya ada lembur " Ucap jane mengagetkan derick


" Tidak jadii.." Ucap derick sambil melihat kearah jane yang memakai rok pendek dan kaos ketat


" Heee apa yang kau pakai segera ganti "


" Nek..." Ucap jane memelas pada nian agar mendapatkan belaaan


" Kenapa....cucuku sudah sangat besar untuk memakai ini " Bela nian mendapatkan senyum menang dari jane


" Mam dia masih anak kecil tidak pantas memakai pakaian terbuka "


" Hee pria tua kau bilang jane anak kecil lalu kau sudah hampir berusia 40 tahun dan belum menikah lagi "


Saat nian mengucapkan itu jane tidak suka jane tidak ingin jika derick menikah dengan wanita lain


" Nek aku istirahat dulu ya.." Ucap jane segera berlari ke atas


Jane masih bisa mendengarkan perdebatan antara derick dan nian jane ingin derick bahagia


Tapi menikah.... jane tidak ingin derick menikahi dengan wanita lain jika bisa jane sangat menginginkan menjadi istri derick tapi bukankah itu mustahil baginya


" Gunakan otakmu jane " Ucap jane mengetol getok kepalanya


" Jane nenek pulang dulu, suruh daddymu menikah " Ucap nian didepan kamar jane


" Iya nek " Teriak jane dari dalam kamar


jane melihat bayangan mereka berdua yang terlihat tidak jauh berbeda derick memiliki wajah yang awet mudah dan sangat tampan tapi lihat hubungan mereka rumit bagaimana masyarakat memandang mereka berdua jika bersama sebagai pasangan


" Dad apa kau akan menikah ? "


" Bagaimana menurutmu " Ucap derick mendapatkan tatapan tak suka dari jane


" Tidurlah " Ucap derick melepas rangkulanya dari jane


" Dad..." Panggil jane


Jane mendekati derick yang masih berdiri menatapnya


Cup sebuah kecupan diberikan jane dibibir derick dengan lembut


" Selamat malam dad " Ucap jane langsung berbaring diranjangnya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut


Hari hari mulai berlalu jane sekarang memandang derick bukan hanya sekedar daddynya tapi pria yang harus direbut hantinya persetan dengan tanggapan orang dan kemustahilan


Jane berlatih dance dikamarnya bersama lea karena akan ada perlombaan perkelas lea dan jane yang ditunjuk untuk menampilkan dance


" Jane bagaimana kau bisa gerakan seperti itu " Keluah lea yang sulit melakukan tarian memutar selama 20 detik


" Awalnya sih agak pusing tapi kita harus semangat menunjukan bahwa kita bisa "


" Siap bos"


" Jane lea makanlah ini sudah malam" Teriak derick dari luar kamar


Lea yang keluar duluan karena sudah kelaparan berlari menuju meja makan rumah jane, lea sudah menganggap rumah jane seperti rumah sendiri baginya


Jane melihat derick yang masih menunggunya didepan pintu sambil menatapnya


saat didepan derick jane berputar 10 detik dihadapan derick dan membuat derick terdiam melihat jane mengodanya


" You fine " Ejek jane mengedipkan satu matanya pada derick


" Ya...." Jawab derick yang masih mematung didepan kamar jane


Setelah makan jane mengantar lea yang sudah dijemput didepan rumah


Jane melihat derick yang masih disibuk dengan pekerjaanya di ruang kerja


" Dad..." Ucap jane sambil mengikat rambutnya sehingga memperlihatkan leher jenjangnya


" Ada apa tidurlah daddy masih sibuk"


Jane duduk dipangkuan derick, derick pura pura mengabaikan jane yang sedang dudik dipangkuanya


" Apa aku tidak menarik " Tanya Jane langsung menaruh kepalanya dileher derick yang membuat derick merasakan nafas jane yang berhembus hangat dilehernya


sekitar 3 menit jane duduk dipangkuan derick dan mulailah derick merasakan sesuatu sehingga membuatnya bergerak gelisah


" Aku akan tidur, Selamat malam dad " Ucap jane mencium bibir derick yang membuat derick hanya bisa diam


jane membuka kancing atas kemeja derick dan meninggalkan derick yang masin terdiam


Dikamar jane tertawa membayangkan muka derick yang pucat gelisah dan terdiam seperti patung


" Persetan dengan yang ku lakukan... Selamat malam My Love" Ucap jane mencium foto derick yang ada di ponselnya


Jane sudah menyiapkan sarapan bersama pembantunya dan menyiapkan baju kerja untuk derick


Derick yang mulai bingung dengan perubahan jane merasa senang dan gelisah cara jane menatapnya dan bertingkah seakan dia ada wanita yang sedang mengodanya


" Jane daddy ada kerja sama dengan perusahaan yang ada dijerman jadi daddy akan sering kejerman" Jelas derick dimeja makan


" wahhh daddy sangat hebat, kita sudah kaya dan akan menjadi lebih kaya " ucap jane


" Kau ini... jangan berfiki seperti itu makanlah daddy berangkat lebib awal" Ucap derick


" Tunggu.. ini aku membuatkan bekal untuk daddy " ucap jane menyodorkan bekal makan pada derick