
Jane bangun lebih pagi dia tau derick sedang mandi jadi dia menyiapkan pakaian kerja untuk derick pakai
Derick keluar kamar mandi hanya menggunakan haduk putih pendek derick kaget melihat ada jane yang sudah menyiapkan baju dan tersenyum manis padanya
muka jane berubah merah melihat daddynya keluar kamar mandi hanya memakai handuk dengan rambut basah yang membuat tubuh jane merinding melihat dada derick berbentuk roti sobek dan otot lengan yang kekar
" Dad segera turun kebawah ya aku sudah menyiapkan makanan" Ucap jane bergegas keluar kamar
Dimeja makan sudah ada beberapa makanan yang disiapkan jane khusus untuk derick
" Kau yang memasak semua ini" Tanya derick
" Tentu saja... coba rasakan aku akan sering masak mulai hari ini " Ucap jane mengambillan makanan pada derick
Jane melihat kearah derick yang makan masakanya kelihatanya derick sangat menikmati
" Makanlah jangan melihatku seperti itu " Ucap derick menyuapi jane
" Bagaimana menurutmu rasanya" tanya jane
" Enak"
" Maaf jika tidak seenak masakan tante dulu " Ucap jane
" Hmm.." Ucap derick langsung berjalan pergi meninggalkan jane
" Dad " Panggil jane yang tau sudah membuat derick mengingat kelly yang sudah meninggal
Derick dikamar melihat fotonya dan kelly saat liburan bersama dan foto foto kenangan mereka saat bersama
Jane yang tau derick melihat foto foto kenangan derick dan kelly dulu entah kenapa hati jane sakit
Jane dikelas diam saja sambil menahan air mata dan dadanya yang sesak membuat jane sulit bernafas
" Jane kau baik baik saja " Tanya lea
" Aku akan ke Uks lea aku kurang enak badan " Ucap jane
Diruang uks jane menangis ia berharap tidak ada yang akan mendengarnya dia menutupi mulutnya sambil menangis dia merasa jadi alasan derick menderita karena jane istri dan calon anak derick mengalami kecelakan dan meninggal
" Jane kau kenapa " Tanya lea datang ke uks karena khawatir dengan keadaan jane
" Lea.." Ucap jane memeluk lea sambil menangis
Saat jane sudah agak tenang dan mulai tertidur lea menghubungi derick dan memberitahu keadaan jane
Derick panik masuk keruangan uks dan melihat jane yang meringkuk menekuk luntutnya sampai hidungnya
" Baby.." Panggil derick membuat jane segera berbalik menghadap derick
Derick langsung memeluk jane dengan erat, kini jane menangis lagi dan derick memberi isayarat pada lea untuk segera keluar dari ruangan uks
" Maaf jika daddy sudah membuatmu terluka " Ucap derick
" Seharusnnya aku yang minta maaf seharusnya aku tidak bertemu denganmu dan menghancurkan hidupmu " Tangis jane
" Jane apa yang kau katakan " Ucap derick menatap jane yang menangis
" Tante dan bayi kecil tiada karenaku kan, hidupmu juga kacau karenaku, harusnya kau menyuruhku pergi "
" Hustt berhenti berfikir seperti itu.. Karena kamu aku tetap hidup jane jangan pernah berfikir untuk pergi dariku" Ucap derick memeluk jane
Derick dulu sangat mencintai kelly tapi kelly harus meninggalkanya dan saat itu juga dia menemukan jane yang masih sangat polos, derick merasa jika jane malaikat kecil yang menghampiri hidupnya dan membiarkanya tetap hidup dengan melihat tawa nya sikap kekanak kanakanya dan selalu menyayangi derick
Dirumah jane entah kenapa mulai merasa canggung pada derick apa lagi saat derick berdekatan denganya jantungnya berdetak kencang dan mulai gelisah
" Jane tolong pijat punggung daddy " panggil derick didepan kamar tahu jane lewat depan kamarnya
Dengan tangan bergetar jane memijat punggung derick yang berotot membuat keringat jane mulai bercucuran walaupun acnya menyala
sekitar 30 menit jane memijat derick sambil mengatur detak jantungnya yang mulai eror
" Kau berkeringat, kau baik baik saja " Tanya derick khawatir
" Tentu saja dad, aku ada pr aku pergi dulu" Ucap jane berlari keluar kamar derick
Dikamar jane merangkul guling menyoba mengatur detak jantunya yang berdetak cepat
" Ingat jane itu daddymu sendiri" Ucap jane menindih kepalanya dengan bantal dan berguling guling
Jane berjalan mendekati cermin sambil melihat wajahnya yang terlihat cantik dan tinggi walaupun kulitnya berwarna putih pucat
" Apa aku juga terlihat cantik dimata daddy?" Batin jane menyentuh wajahnya sambil tersenyum
Jane juga melihat tubuhnya yang kurus dengan dada rata, pantat yang tidak terlalu besar bagaimana pria akan tertarik padanya
Drrtt Drttt Drtttt
" Halo.. Kenapa le.."
" Jane lo tau gak Dika nembak gue"
" Beneran.. Aaa gimana sih bisa dipandang menarik sama pria " Ucap Jane
" Sebenernya lo cukup menarik tapi daddy lo terlalu posesif , lebih baik lo ngomong empat mata sama daddy lo kalo lo itu juga ingin hidup normal seperti gadis lain" Jelas lea
" Gue takut " Ucap jane
" Jane kita itu sudah kelas 3 SMA kita suka sama lain jenis itu wajar "
" Iya entar aku coba bicara ke daddy, le kasih tau dong gimana biar punya gue besar "
" Masalah itu gampang, ya udah ya.. gue cuma pamer kalo gue ditembak ketua osis" Tawa lea
" Kamperet emang " Ucap jane mematikan telponnya
Jane turun ingin makan malam hanya dengan memakai dress tipis yang bisa memperlihatkan lekukan tubuhnya yang tidak terlalu berbentuk
" Kau sudah selesai " Tanya derick
" Sudah dad " Ucap jane
Saat jane ingin mengambil nasi tanganya bersentuhan dengan tangan derick yang membuat mereka berdua bertatapan
" Aku ambilkan ya dad " Ucap Jane
Setiap makan berdua dengan derick Jane tidak fokus makan matanya terus saja tertuju pada derick dan derick juga kadang melirik kearah jane yang seeing memperhatikanya
" Jane daddy besok ada lembur jadi kau tidur jangan terlalu malam " Ucap derick
" Iya dad.."
Esoknya Jane menyiapkan pakaian derick yang akan dipakai nanti untuk bekerja jane ingin menjadi gadis yang tidak menyusahkan derick lagi
" Dad cobalah pakai dasi ini kelihatanya sangat cocok untukmu " Ucap jane memakaikan dasi pada derick
" Kau sedikit berubah "
" Tentu saja dad tidak selamanya aku akan menyusahkanmu kan, suatu saat aku juga akan bekerja, menikah ,menjadi seseorang istri dan menjadi seorang ibu kan" Ucap jane membuat derick terlihat sedih
" Apa kau ingin cepat meninggalkan daddy dengan membicarakan itu? " Tanya derick
" Dad... aku sudah hampir lulus SMA wajar aku memikirkan itu tidak selamanya aku hidup dengan daddy kan, Selesai " Ucap jane mundur karena sudah selesai memakaikan dasi pada derick
" Terima kasih.. " Ucap derick lalu mengecup kening jane sepertinya jantung jane akan meledak setiap derick memberikan ciuman pada dan perhatian padanya
Dimobil jane hanya diam saja entah kenapa jatungnya terasa tidak normal saat didekat derick apalagi saat derick menyentuh tanganya dan suasana canggung mulai menyelimuti jane
Jadi jane memutar musik dengan keras sambil berjoget agar tidak terlalu canggung dengan derick
derick yang melihat jane berjoget joget hanya bisa tertawa