Clearesta

Clearesta
EPS 5


Setelah selesai dari kantin, Clear berencana untuk menncari pekerjaan, apapun itu pekerjaannya akan Clear kerjakan asalkan tidak menganggu jam kuliahnya.


Dengan berjalan kaki Clear menyusuri tiap jalan sambil melihat-lihat , dan sampailah Clear disebuah Restoran yang tidak terlalu besar. Permisi pak, sapa clear.


Ia mau pesan apa? tanya pelayan tersebut.


maaf pak, saya kesini untuk melamar pekerjaan, apa disini ada lowongan pak? tanya Clear


maaf dek, disini tidak ada lowongan, baru saja kemarin lowongannya diisi sama orang lain, jawab pelayan tersebut.


Clear pun pamit dan untuk mencari ditempat lain.


Mulai dari restoran, rumah makan, cafe-cafe , clear mencoba untuk datangi agar mendapatkan pekerjaan tapi tidak satupun yang menerimanya karena tidak ada lowongan pekerjaan. akhirnya Clear pulang ke rumah karena hari sudah mulai malam.


hari berganti, minggu bahkan kini sebulan lebih sudah clear mencoba untuk mencari pekerjaan disela kuliahnya tapi tidak satupun yang meerimahnya, tapi itupun tidak mengurangi semangatnya untuk mencari pekerjaan.


kini matahari mulai menampakan wajahnya menandahkan pagi telah tiba, masih tamak clear yang masih nyaman dibalik selimutnya karena ini hari minngu jadi dia masih bermalas-malasan untuk bangun, tiba-tiba bibik mengetuk pingunya untuk membanhunkan ahar bisa sarapan. Tak berapah lama clear pun bangun dan membukakan pintu dan bertanya, ada apa bu clear masih ngantuk ini kan libur ngak ke kampus juga, dengan mata yang masih sedikit tertutup clear berjalan kembali ke tempat tidurnya, bibi hanya bisa geleng kepala dan berkata non clear sarapan dulu ini sudah jam 8 pagi masa anak gadis tidurnya sampe jam segini ntar tezekinua lari jau nooo.


"ingat yach clear sudah menganggap bibik sebagai ibunya hanya saja bibi masih belum terbiasa memanghilnya tanpa kata non, afau noa didepan🙏


clear : bu, apa ini pakaiam orang bu? kenapa ibu seperti ini kan sudah clear bilang ngak usa kerja nanti clear aja yg kerja ibi hanya istirahat dan ngak boleh cape!


bibik : ngak apa2 non, hitung-hitung buat bantu namba biyaya kebutuhan kita, bibi janji klw no. uda dapay kerja bibik akan berhenti nyuci akaian tetangga.


clear: bu, sudah clear katakan jgn panggil non segala , clear aja kan clear anak ibu sekarang masa sama anak panghilnya non!?


bu gimana klw kita berdua buka tempat buat terimah pakai. vuvian tapi kita gunakan mesin xuci, jadi ibu h perlu pakai tangan lagi, sekalian dikeringkan dan clear bisa mem antu , dan untuk semwntara kita buka diruma saja, bagaimana kalah sekarang kita pergi membeli mesin cuci bu, tanya clear.?


memangnya non punya uang yang cukup, tanya bibi dan dijawab anhgukan oleh clear.


ada bu hitung-hitung buat modal usaha lo dri kiga dirumah dulu yach.


clear punmembantu ibunya (bibik) untuk menyelesaikan cucian dan dijemur setelah itu mereka bersiap-siap untuk pergi membeli mesin cuci dan keperluan lainnya sepweri detergen , pewangi pakaian dll.


🌴🌴TBC🌴🌴