
Kucauan burung telah terdengar, menandahkan bahwa pagi telah datang, Clear Mmbuka mata dari tidurnya. Berhubung hari ini kelasnya pada siang hari jadi clear agak sedikit bermalasan.
Clear menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, setelah selesai dia menggunakan pakaian santai yang sudah dia bawa kedalam kamar mandi.
Kini Clear sementara sarapan dengan menu nasi goreng, yang sudah disiapkan oleh Bibi dimeja makan, sementara ia sedang sarapa. terdengar suara ketukan pintu berbunyi, segerah Bibi berlari kedepan untuk membuka pintu.
Nona, didepan ada tamu yang mencari, siapa bi?
tidak tau Non. ya sudah biar Clear liat dulu ya Bi.
" Selamat pagi.
Selamat pagi Nona, perkenalkan nama saya Jhon (sambil menyodorkan tangan) , saya clear ( sambil membalas jabat tangan) , saya mohon maaf Nona karena sudah mengganggu waktu anda tapi
saya hanya ditugaskan dari Bank untuk mengantarkan surat ini (sambil memberikan sebuah amplop).
Clear mengambil surat tersebut dan membaca, betapa kagetnya clear karena surat tersebut merupakan surat penyitaan rumah dari bank, ternyata ayahnya meminjam sejumlah uang dari bank dan sertifikat rumah serta perusahan milik ayahnya sebagai jaminan, karena semenjak orang tuanya meninggal sudah tidak ada yang membayar tunggakan pinjaman tersebut, Ditambah sebagian rekan kerja ayahnya malah memutuskan kerja sama serta menarik saham mereka yang malah membuat perusahan milik ayahnya mengalami kebangkrutan dan sekarang tinggal rumah yang menjadi satu-satu nya kenangan dan peninggalan terakhir orang tuanya harus disita juga.
Lamunan Clear tersadar setelah Tuan jhon mengatakan bahwa dalam dua hari kedepan rumahnya sudah harus dikosongkan.
Bibi : Non yang sabar yach
Clear : Bi, Clear harus bagaimana, Clear harus tinggal dimana? Bi, sekarang bibi Sekaang Clear sudah tidak punya apa-apa lagi, Clear sudah tidak bisa membayar gaji Bibi lagi, jasi kalau bibik mau berhenti atau mencari kerja yang lain Clear tidak keberatan kok.
Bibi: Non clear jangan bicara seperti itu, bibik tidak apa-apa digaji sama Non, asalkan bibik masih bisa tinggal sama jagain Non itu audah lebih dari cukup kok, bibi iklas Non, jadi jangan pernah Non clear berkata seperti itu yach (sambil menangis)
---------//////--------//////------------
Dua hari setelah mendapatkan surat tersebut, kini saatnya clear beaserta bibik harus Meniggalkan rumah yang merupakan satu-satunya harta peninggalan orang tua nya, Hanya dengan koper pakaian serta foto keluaga miliknya yang Ia bawa serta bersamanya, dengan langka yang berat Clear berjalan keluar dari rumah dimana penuh dengan kenagan masa kecil sampai saat ini bersama orang tuanya.
karena untuk menghemat uang yang Ia punya Clear menyewa sebuah rumah kontrakan kecil dengan dua kamar, ruang tamu serta dapur, karena setelah mendapatkan surat tersebut Clear tidak pergi kekampus, tetapi ia pergi untuk mencari rumah kontrakan agar ia bisa berlindung diaaat hujan dan panas serta tidak merasa dingin di malam hari.
kini clear sudah berada dikamarnya dia meletakan pakaiannya di lemari dan meletakan foto keluarganya diatas meja kecil dekat kasurnya, sambil menatap foto clear menangis sambil berucap, Mama, papa kangen kalian, kenapa kalian tega, kenapa tidak bawa clear bersama kalian,,,, *Hiks,,,, hiks, sampai anpa terasa clear pu. tertidur sambil memeluk foto tersebut.
🌴TBC🌴*