Clearesta

Clearesta
EPS I


hiks.....hiks


Pa, Ma kenapa kalian tinggalin clear sendiri? hiks ... hiks...


Clear ngak punya siapa-siapa lagi!


Terdengar suara yang begitu memiluhkan bagi siapa saja yang mendengarkannya,, ya itu suara Clearesta yang sementara menangisi kepergian kedua orang tuanya sekaligus dia bersedih karena dia sekarang hanya tinggal Sebatang kara. danhanya ditemani beberapah pekerja dirumahnya.


------ hari berganti hari, kini setelah dua bulan sepeninggalan orang tuanya, clearesta mulai bangkit dari kesedihannya dan mulai menata kehidupannya yang masih harus berlanjut meski tanpa mama dan papa nya.


karena hari ini adalah hari libur maka clear memutuskan untuk hanya dirumah saja, sambil membaca sebuah buku samoai akhirnya dia tertidur di ranjan nya.


*******


Mentari pagi telah menampakan wajahnya, tandanya hari baru telah tiba!


befitupun dengan Clear yang telah bangun dan menunu kamar mandi untuk membersihkan badannya.


Setelah dua puluh menit dikamar mandi, dia keluar dengan menggunakan handuk mandinya dan menuju lemari pakaian untuk menggunakan pakaian, setelah itu dia memoles sedikit bedak serta lipglos dibibirnya agar terlihat fress.


Setelah metasa cukup rapi serta nyaman dengan pakaian yang dia gunakan, clear segerah keyar dari kamarnya dan menuju ruang makan untuk sarapan.


Pagi Bibi...


Pagi Non, silahkan sarapan Non, sudah Bibi siapkan nasi goreng kesukaannya Non


Makasih Bibi.


-----------//////-----------/////////-----------


kini clear telah sampai kampus dimana selama ini belajar bersama teman-temannya.


Clearrrrr...........


seketika itu clear menoleh dan mendapati Chealsea sahabat karibnya.


Chealsea : Gimana kabar mu clear? apa kamu sudah merasa baikan dan siap ngampus lagi?


Clear : Kalau dibilang baik-baik belum juga shi Cheal tapi aku harus bangkit dan lanjutin hidup aku. Aku harus bisa berdiri diatas kaki aku sendiri agar Mama sama Papa aku bangga liat aku dari atas sana Cheal.


Dengan segerah Cheasea memeluk clearesta karna dilihatnya air mata yang mulai menggumpal dikedua matanya.


Setelah merasa tenang mereka berdua memutuskan untuk masuk ke kelas karena sebentrlagi kelasnya akan segerah mulai.


*****


Setelah mata kulia selesai Clearesta dan Chealsea memutuskan untuk menuju kantin yang berda didalam kampus katena memang sudah jam makan siang dan perut mereka sudah tidak bisa diajak untuk kerjasama lagi.


Setelah dari kampus Clear memutuskan untuk kembali kerumah, karena memang dia buka. seperti para gadis lainnya yang leth memilih keluyuran diluar Rumah setelah jam kulia selesai.


Kini Clear telah tiba dirumah, dan menuju kamarnya untuk segerah membersihkan badannya yang agak lengket karena keringatan. kurang lebih lima belas menit Clear keluar dari kamar mandi dengan menggunakan pakaian yang agak santai, karena sebelum masuk kamar mandi Clear telah membaea baju gantinya.


setelah dirasa cukup kering rambutnya, Clear mulai berdiri dan berjalan ke arah balkon kamarnya sambil menatap keluar sambil melamun dan tanpa ia sadari Tetesan air mata jatuh dipipih yang mulus itu. Dua kembali teringat akan kenangan bersama kedua orang tuanya itu.


Lamunan Clearesta terhenti ketika terdengar suara ketukan di pintu kamar menyadarkannya. Ia segerah berjalan dan membuka pintu dan didapati Bibi disana.


Bibi : Non, makan malamnya sudah siap


Claer : Baik bi, ayo kita turun dan makan bersama. Setelah tiba di meja makan Clearesta meminta Bibi untuk makan bersamanya karena ia merasa kesepian.


🌴TBC🌴