The Young Marriage

The Young Marriage
BAB : 9


Hari demi hari.........


Suster gendhis sudah mulai pulih tubuhnya.


Dokter rey mengantar suster gendhis di apartemennya lalu Dituntunnya suster gendhis ke apartemennya.


"Dokter apa aku tak merepotkan dokter kah........"kata suster gendhis.


"Tidak sayang........"kata dokter rey.


"Apa kamu bilang apa........"kata suster gendhis menggoda sambil tersenyum.


"Apa sih......"dokter rey tersenyum tipis.


Lalu sesampai di apartemen suster gendhis pintu pun dibuka memakai nomor pin.


*tit.tit.tit*


Nomor pinnya itu ternyata tanggal lahir suster gendhis,dokter rey pun membaringkan suster gendhis ke tempat tidur dan dokter rey memesan makanan online.


Dokter rey memesan bubur ayam dan teh hangat karena sekalian minum obat juga dari dokter.


Setelah menunggu beberapa jam sekitar setengah jam an makanan yang dipesan online pun sudah tiba.


Dokter rey membuka pintunya dan mengambil makanan nya,lalu ditutup kembali pintunya.


Dokter rey membangunkan suster gendhis yang tertidur.


"Gendhis........bangun ayo makan dulu ya."kata dokter rey.


"Iyaa dokter terima kasih."kata suster gendhis.


Dokter rey menyuapi bubur ayam ke mulut nya suster gendhis dan suster gendhis makan dengan pelan - pelan.


Bubur ayam pun dimakan suster gendhis namun tidak habis.sisa buburnya ditaruh di microwave biar hangat.


Setelah makan bubur ayam suster gendhis minum teh hangat dan minum obat dari dokter.


Lalu dokter rey membaringkan suster gendhis lagi di tempat tidur lagi dan suster gendhis pun tertidur lelap.


Dokter rey tidak tidur semalaman,karena menjaga suster gendhis.


Keesokan harinya.............


Suster gendhis terbangun dari tidurnya lalu melihat dokter rey tidur disampingnya,tidur dengan duduk dan berbantal tangannya suster gendhis.


Suster gendhis bergerak secara pelan - pelan namun dokter rey malah terbangun dan perhatian dengan suster gendhis.


Hari ini sepupunya dokter rey menjenguk gendhis.


*ting.tong.*(suara bel berbunyi)


"Assalamu alaikum.........."kata sepupunya rey.


"Waalaikum salam....."kata gendhis dan rey.


Gendhis akan bangun dari tempat tidurnya ingin membuka pintu tidak boleh oleh rey jadi rey yang membukanya.


*ceklek....*(suara pintu terbuka)


"Kamu kenapa kemari cubby(namanya panggilan sepupunya,jika rey memanggilnya.)"kata rey.


"Jenguk lah........"kata sepupunya rey sambil menerobos masuk.


"Eh.......main masuk saja."kata rey.


"Emang kenapa kamu yang punya rumah tha kan tidak ya kan......,namanya siapa ??"kata sepupunya rey.


"Tak apalah kan kita bertetangga......gimana sudah sembuh atau mendingan."kata sepupunya rey.


"Alhamdulillah.......sudah sembuh,besok mau masuk kerja ini sudah rindu sama teman - teman...."kata gendhis.


"Ouch.........jadi cuma kangen ma teman - teman nie yaa sama abang itu tidak...."kata sepupunya rey sambil menunjuk ke rey dan tersenyum.


"Ehem.......ehem........"rey berdehem.


"Xixixixixi........"gendhis tertawa kecil.


Tak terasa sudah berjam - jam gendhis dan sepupunya rey mengobrol tanpa melihat waktu menandakan sudah malam.


"Aku pulang dulu yaa sudah malam nie......bye...bye..."kata sepupunya rey.


"Bye....bye.....juga,terima kasih yaa."kata gendhis.


"Oke..........πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ"kata sepupunya rey.


Sepupunya rey pun pergi lalu disusul rey juga berpamitan tidur malam karena kemaren sudah seharian menunggu gendhis.


"Terima kasih dokter.........sudah merawatku seharian."kata gendhis dengan menatap rey.


"Iya sama - sama......saya balik dulu,assalamu alaikum."kata rey.


"Waalaikum salam......."kata gendhis.


Gendhis langsung tidur karena pintu sudah terkunci secara otomatis di apartemen itu.


Hari ini cuacanya cerah banget dan sekarang hari yang penuh kesibukan,hari senin.........


Pagi - pagi sekali pukul 05.00


Gendhis bersiap - siap berangkat kerja karena jarak ke apartemen dengan rs.mitra sangat jauh menempuh 1- 2 jam perjalanan.


Gendhis naik bus.........ketemu dengan dokter rey di dalam bus.


"Pagi.......dokter."kata suster gendhis.


"Pagi juga suster....."kata dokter rey.


Mereka berdua duduk berdampingan namun tetap diam tak berbicara sampai sampai,turun bus lalu masuk ke rs.mitra tempat kerjanya juga masih diam.


Tetapi bagi suster gendhis begitu aja sudah sangat senang sekali,selalu bertemu dengan dokter rey apalagi dirawat juga sama dokter rey senangnya........😁.


Jam istirahat telah tiba suster gendhis membelikan dokter rey roti selai kacang dan segelas kopi susu,sementara suster gendhis juga membeli roti selai coklat dan coklat hangat untuk dirinya sendiri.


Menunggu dokter rey di kursi taman belakang rumah sakit dengan senyuman lalu dokter rey mau membeli roti selai kacang dan kopi susu hangat ternyata sudah habis.


Dokter merasa kesal dan heran kok tumben sudah habis jam segini lalu dokter rey ke taman belakang mau istirahat menghirup udara segar , eh.........ternyata ketemu suster gendhis yang sudah lama menunggunya.


"Kamu disini juga........"kata dokter rey.


"Iyaa dokter..........menunggu dokter."kata gendhis.


"Menungguku............ada apa ndhis"kata dokter rey.


"Nih........aku belikan ini buat dokter."kata gendhis sambil menyodorkan makanan yang sudah dibelinya.


"Apa ini........,waow roti selai kacang dan kopi susu hangat,makadih yaa......."kata dokter rey sambil melihat makannannya


"Iya ini buat dokter karena takut kehabisan jadi aku membelinya juga,kita makan bersama yok.........."kata gendhis menatap dokter rey.


Dokter rey pun duduk di samping suster gendhis lalu memakan roti yang dibelikan suster gendhis dengan lahapnya karena dokter rey lapas dan bilang "enak."


Suster gendhis senang sekali setelah itu mereka berdua makan bersama di taman belakang rs.mitra sampai selesai waktu istirahatnya juga makanannya.