The Young Marriage

The Young Marriage
BAB : 11


Di dalam rumah sakit tempat suster gendhis bekerja , suster gendhis mungucapkan salam kepada semua suster dan juga dokter.


"Selamat pagi........."suster gendhis mengucapkan salam kepada semua orang.


Hari ini sebelum melakukan pekerjaan semua dokter dan suster berdoa dahulu sesuai agama masing - masing lalu melakukan pekerjaan.


Suster gendhis dan para teman - teman susternya masih di kantor para dokter dan suster , tiba - tiba lagi enak kumpul dan bercanda dokter rey datang menghampiri suster mia lalu ke suster gendhis sambil memegang kepala suster gendhis.


Suster mia mengatakan "hari ini bagaimana kalau pulang kerja kita kumpul makan di kfc dekat campus."


"Ayookkkk........"semuanya setuju.


"Pukul berapa......"kata suster gendhis.


"Gimana kalau pulang kerja aja langsung........."kata suster mia.


"Okay........πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ."kata semuanya termasuk juga suster gendhis.


Tiba - tiba dokter rey datang dari belakang suster mia dan mengatakan"suster mia.......suster gendhis tidak bisa ikut karena saya akan keluar dengan suster gendhis."


"Apa......."semua kaget dengan perkataannya dokter rey.


"Karena suster gendhis mulai hari ini adalah pacarku....... "Kata dokter rey sambil mengelus rambut suster gendhis.


Suster gendhis kaget dan bercampur senang dia senyum sendiri lalu berlari ke dokter rey.


Semua orang yang ada disana juga kaget namun mengucapkan selamat kepada suster gendhis.


saat suster gendhis mengejar dokter rey.......dokter wanita memanggil dokter rey.


"rey..............."kata wanita itu.


"Bella.........."kata dokter rey.


Bella langsung peluk dokter rey dan suster gendhis juga semua orang sangat kaget , siapa dokter wanita itu yang memeluk dokter rey.


"Permisi rey boleh saya bicara berdua dengan mu......"kata dokter wanita itu.


Rey tanpa pamitan dengan suster gendhis langsung pergi dengan dokter wanita itu di gudang , mengobrol berdua saja.


Suster mencari tau siapa wanita yang bersama dokter rey itu ke dokter satya.


"Permisi........dokter satya boleh masuk."kata gendhis.


"Boleh........masuk saja ndhis , ada apa....."kata dokter satya.


"Saya mau tanya kira - kira siapa ya yang bersama dokter rey tadi."kata suster gendhis.


"Ouch........itu itu dokter bella teman secampus nya dokter rey."kata dokter satya.


"Oo......gitu kalau gitu terima kasih yaa.."kata suster gendhis.


Suster gendhis pun lega dan kembali melakukan pekerjaannya lagi.


Ketika suster gendhis disuruh suster mia memberikan laporan ke dokter rey , suster gendhis pun menyetujuinya lalu pergi ke tempat kerjanya dokter rey.


Berjalan dengan riang dan senyum sendiri karena akan bertemu dokter rey malah di kagetkan dengan pernyataan cinta dokter bella ke dokter rey.


Suster gendhis pun salah paham lalu pergi menangis dan dia langsung ijin pulang dengan alasan dia sedang tidak enak badan.


Di dalam tempat kerjanya dokter rey , dokter rey menolak bella karena menganggap bella sebagai sahabatnya dan tidak menganggapnya lebih dari apapun.


Dokter bella langsung berlari pergi............


Dokter rey tidak mencintai dokter bella melainkan suster gendhis baginya jika tidak ketemu suster gendhis dia merasa ada yang hilang.


Dokter rey tidak tau jika suster gendhis pulang , dan dengan alasan sakit padahal dia salah paham kepada dokter bella atas pernyataannya.


Pulang kerja dokter rey masih lom pulang karena masih akan operasi pasien lagi jadi tak ketemu suster gendhis sama sekali.


Gendhis masih menangis dan mengajak sepupunya rey curhat tentang kejadian dokter rey dan dokter bella.


Sepupunya rey yaitu amanta pun mendengarkan curhatannya gendhis tentang sepupunya si rey.


Malam telah tiba dan amanta pun berpamitan pulang ke sebelah apartemennya gendhis.


"Aku pulang dulu yaa....ndhis."kata amanta.


"Iyaaa amanta terima kasih yaa...."kata gendhis.


Sebelum pulang amanta minta nomor telepon nya gendhis supaya tambah akrab lagi.


gendhis pun memberikan nomor teleponnya lalu amanta pergi ke apartemennya.


Amanta membuka pintu rumahnya ternyata dokter rey telah pulang dan dokter rey mengatakan"dari mana kamu........"


"Dari rumah gendhis mengobrol dengannya....."kata amanta.


"Mengobrol apa..."kata rey.


"Akch........pengen tau aja sih kamu...kepo yaa rahasia dong."kata amanta.


"Iya sudah enggak usah aja......."kata rey.


"Yakinn......kamu tak ingin tau ??"kata amanta.


"Enggak......."kata rey.


Amanta kasian liat rey yang pura - pura tak ingin tau obrolannya amanta dengan gendhis.


Amanta pun duduk di sebelahnya rey dan mengatakan"gendhis curhat kalau kamu bilang suka sama dia namun kamu di tembak sama dokter bella dan pasti kamu akan menerimanya dia tau waktu kamu sama dokter bella berduaan."


"Masak sih........dia curhat sama kayak gitu,pastas saja dia ijin pamit pulang alasan sakit."kata rey.


"Iya begitu rey lalu menurutmu gimana......sebenernya kamu suka siapa sih."kata amanta.


"Mau tau aja sih kamu........"kata rey.


"Rey kalau gak kamu luruskan masalahmu bisa terus terusan salah paham rey dan siapa yang kamu suka....."kata amanta teriak.


Rey pun tak mendengarkan malah pergi masuk kamarnya.


Pagi hariiii..........gendhis terbangun dan akan berangkat kerja.


Gendhis bertemu rey tanpa sengaja dan saling menyapa namun kali ini gendhis tak seperti biasanya yang selalu mengejar rey dimanapun berada.


Rey pun heran dan mengikuti gendhis dari belakang sementara gendhis yang tak mengetahuinya tetap seperti biasa menyapa pada semua orang dengan ramah hanya rey yang di buat kethus.


Rey tersenyum dengan kelakuan cemburunya gendhis yang lucu sekali.


sampai di ruang kumpul dokter dan suster yang mengharuskan berdoa dulu sebelum bekerja rey masih melihat gendhis namun kali ini gendhis tau tapi tetap cuek pada rey atau disebut dokter rey atau lagi iblis merah.