The Young Marriage

The Young Marriage
Episode 4 (Gara-gara jenjun!)


Sesampainya di rumah gue pun langsung melesat ke kamar karna gak mau dengerin ocehan bibi,bibi itu udah kayak mami apa mereka kembar?ah enggak mami lebih cantik dari bibi.Tapi sayang mami udah ninggalin gue sama bang namjoon.


Sesampainya di kamar gue pun buka sepatu,seragam.Lalu otw ke kamar mandi,setelah mandi gue pake pakaian tidur karna bagi gue hari ini sangat melelahkan.


Baru gue mau memejamkan mata gue eh ada yang ngetuk pintu,terpaksa gue turun dari tempat tidur gue dengan kesal.


"Iya,apa?"Ujar gue sambil buka pintu


"I--tu non ada temen non"Ujar bibi gak jelas


"Iya aku turun bi"Ujar gue sambil menuruni anak tangga satu persatu.


Saat gue sampai di ruang tamu gak ada siapa-siapa tuh,tetapi langkah kaki gue menuju ke luar.Tenyata si cowok rese itu!.


"Apaan sih ganggu istirahat banget!"Ujar gue


"Gue sama lo itu di kasih tugas sama jisung buat menata meja


Gue nepuk dahi gue sendiri terus langsung lari pake kecepatan mau nikah gitu!.Sesampainya di kamar gue mulai mencari baju yang cocok untuk malam ini biar si cowok rese itu ke cantol sama gue.Enggak Bercanda kok.


Setelah selesai memilih-milih baju gue pun mulai bermakeup,bermakeupnya Natural aja iya enggak.Setelah selesai bermakeup gue pun mencari sepatu dulu iya kan?.


Setelah semua selesai gue pun harus banget ke ruang tas di sana ada tas mami,papi,bang namjoon,sama gue.Setelah itu gue pun turun dengan lari dan tanpa sengaja gue ke sandung kaki gie sendiri gue pun tentu akan terjatuh,tetapi karna teriakan gue mengegar jadi renjun masuk dan setelah itu menolong gue.


Gue gak tau kenapa tiba-tiba gue pingsan di pelukan renjun tentu renjun akan membawa gue ke sofa panjang yang ada di ruang tamu.


Renjun pun menyuruh bibi untuk mengambil kotak k3k.Setelah itu bibi pun kembali lalu duduk di bawah dan memandangi muka gue kayak yang khawatir kek gitu.


"Non lina kenapa den?"Ujar bibi


"Gak tau bi"ujar renjun sambil mengeluarkan kayu putih.


"Sini den biar sama bibi aja"Ujar bibi


"Hm"Kepala renjun mengangguk sambil memberikan kayu putih pada bibi.


***


Tidak lama gue pun bangun dari pingsan,saat gue bangun renjun ada di sebelah kiri gue.


"HAH LO NGAPAIN!!!"Ujar gue kaget


*Sttt kita lagi di mobil"Ujar renjun nyuruh gue diem.


Tidak lama renjun pun memakirkan mobilnya dan ia keluar lalu gue pun ikut keluar,dan ikut jalan di belakangannya.Gue hanya menatap datar sambil memegang kepala gue yang masih pusing,lalu renjun pun menoleh ke arah gue.


"Lo kenapa?masih pusing?iya?"Ujar dia khawatir


"Enggak kok"Ujar gue sambil melanjutkan jalan gue


"Emang lo tau mejanya yang mana?"Ujar renjun


"IH!"ujar gue sambil menoleh kesal ke arah renjun


"Udah ayo ikut gue ah"Ujarnya sambil membalikan badannya


Sesampainya di tempat pojok akhir renjun pun menurunkan kotaknya lalu mulai mengeluarkan bunga kertas buatan dia sendiri,gue hanya duduk sambil melihat dengan tatapan pusing.


"Ih kepala gue kenapa sih!"ujar gue dalam hati


"E---"


Tiba-tiba gue pingsan dan tentu renjun khawatir dengan kondisi gue,ia pun membawa gue ke mobilnya lalu ia membawa gue ke rumah nya karna ini udah larut malam acaranya akan di mulai jam 10:00 malam.


*KAMAR RENJUN"


Gue pun di baringkan di kamar renjun,sedangkan renjun sibuk menelpon jisung.


"Halo jisung"


"Maafnya gue gak bisa bantu lo dulu"


"Gue ada urusan"


"Oh iya lina sakit".


Gue pun tersadar dari pingsan gue dan gue melirik ke arah langit-langit,tidak lama renjun membuka pintu tentu gue kaget.


"Renjun!"Ujar gue kaget


"Sttt"Ujar dia


"Lo mau ngapain gue ih!"Ujar gue sambil mendorong renjun


"Sttt lo itu ada di rumah gue!dan gue takut nanti kita ketahuan"Ujar dia sambil menutup bibir gue dengan telapak tangannya


"Ih lepasin!"Ujar gue


"LO ITU JANGAN BERISIK IH!"ujarnya kesal


"Iya,iya,iya maaf"Ujar gue


"Kalo masih pusing tidurin aja"Ujar renjun sambil menarik kasur yang di bawahnya


"Enggak ah nanti lo ngapain-ngapain gue lagi!"Ujar gue sambil menutupi dada gue dengan menyilang


"Huuh"Ujar renjun sambil membuang nafasnya lembut


"Udah ah gue mau balik!"Ujar gue sambil turun dari tempat tidur renjun


Tiba-tiba lengan gue di tarik oleh renjun hingga gue ketemu sama dadanya.


"Coba lo liat jam!"Ujar renjun dengan ibu jarinya menujuk ke arah jam


"Ih lepasin!"ujar gue


"Iya,iya,iya"Ujar renjun


"Yawdah lah gue nginep di rumah lo tapi cuma untuk malam ini aja!"ujar gue sambil melepaskan sepatu gue


"Iya bawel ah!"Ujar renjun yang membalikkan badan nya ke arah kanan.


_Gara-gara Renjun gue nginep dirumahnya_


Sukai NovelQu ininya😀❤