
maaf bila ada kesalahan kata karna ini pertama kalinya saya membuat novel jadi tolong di mengerti.selamat membacaš
Pov AUTHOR
(Didalam kelas)
3anak perempuan itu mendatanggi alexa yang masih setia duduk dibangkunya dan memejamkan mata.
"Lo sakit lexa?"tanya prili menghawatirkan keadaan lexa.
karna lexa abis begadang main game sampai lupa untuk tidur makanyan ada bulatan hitam dibawah kantung matanya seperti pandaš¼....
"gue gak papa kok cuma belum sempet tidur itu aja"sangkal lexa sambil membenahi duduknya.
"gimana lo jadi ikutan balapan lusa?"tanya prili meyakinkan.
"jadilah..itukan keinginan gue dari kecil"jawab lexa dengan mantab..
"tapikan lo gak punya mobil?"tanya kellin.
"bener juga sih...terus gue harus gimana?"saut lexa..
"tenang aja masalah motor gampang...abang gue punya 5 semuanya hasil balap liarnya ...ntar lo pinjem 1 kan gakpapa"jawab arsya dan tersenyum...
"ih..ngapain lo senyum senyum sendiri kayak orang gila aja"sindir prili..
"alah kalau sirik tu ngomong gak usah nyindir kayak emak emak rempong aja"saut arsya dengan mimik wajah meremehkan.
"hebat lo berdua kayak tom and jerry aja gak pernah akur...salut gue sama lo"cibir kellin.
"eh kalian bisa diem gak..pusing gue"lexa pun menengahi perdebatan teman temannya.
kini dosen pun masuk dan menjelaskan materi yang akan dibahas...lexa pun sama sekali tidak mendengarkan dosennya...karna lexa sudah dialam mimpi yang indah....akhirnya pelajaran pun selesai waktunya makan siang...mereka bertiga pun membangunkan lexa dan mengajaknya untuk makan siang...
(kantin)
Mereka berempat pun sudah memesan makanan dan minuman.setelah minuman dan makanannya datang prili pun mengawali pembicaraan.
"gimana waktu liburan nanti kita pergi kepantai,kan suasana pantai bisa menghilangkan kejenuhan kita"usul prili...
kelin pun menjawab dan berkata"oke.gue setuju"
lexa pun nampak berfikir lalu berkata" oke gue ikut.."
dan disusul jawaban dari arsya"gue juga ikut"
akhrinya mereka ber empat memutuskan untuk berlibur ke pantai..
tiba tiba ada seseorang yang datang dan bicara kasar me lexa.
lexa pun berdiri dan berkata dengan nada membentak."heh bodoh...maksud lo yang apa..gue gak ngerti deh sama kalian semua (menunjuk sicewek dan teman temannya)yang dateng dateng ngrusak kebahagiaan orang"kata lexa sambil membentak.
prili,kelin,dan arsya pun ikutan berdiri lalu mereka berkata"DASAR GAK PUNYA MALU"
semua orang yang ada dikantin itu pun memperhatikan mereka yang bertengkar..."kok lo jadi nyolot sih"saut teman sicewek.
"heh lexa lo itu gak ada apa apanya dibandingkan keluarga gue.jadi gue minta lo jauhin putra jangan deketin dia..
"ancam cewek itu ke lexa.kemudian lexa pun tertawa terbahak bahak..
"hhhhh...hhhh....hhh..."lalu berkata"lo yakin keluarga gue bukan tandingan lo?"tanya lexa meremehkan.
"yaiyalah bukan tandingan lo keluarga gue itu bermarga diatas keluarga lo"bela cewek tadi..
"sekarang gue tanya marga keluarga lo apa?"
"Keluarga gue bermarga hadikusumo"jawab cewek tadi.
lexa pun mengambil ponsel dan menelfon mama nya....dan tersambung..
"Iya halo sayang"
"Halo ma.aku mau tanya ni ma bener keluarga kita itu dibawah HADIKUSUMO dan bukan tandingannya"
terdengar suara ketawa dari sebrang sana siapa lagi kalau bukan mama nya lexa.
"Loh kok mama ketawa sih"
"Gini ya sayang keluarga HADIKUSUMO yang kamu bilang tadi itu sebenarnya client mama dan dia membujuk mama agar mau meminjamkan uang untuk perusahaannya yang hampir bangrut.gitu sekarang kamu ngerti"
"Oh gitu ya mah..."
"Siapa yang bilang kalau keluarga HADIKUSUMO itu gak ada tandingannya?"tanya mama
"Anaknya.namanya bela citra HADIKUSUMO "
"Kamu ngapain dia kok sampek bilangĀ gitu"
"Aku tuh gak ngapa ngapain ma.dia aja yang nongol duluan bentak bentak aku terus bawa-bawa nama keluarganya"
(rasainlo gue aduin ke mom biar tau rasa lo)batin lexa dalam hati
"Yaudah ya ma lexa mau kembali ke kelas bay mam ku sayang"(sambungan telfonpun terputus )sedangkan mereka ber berempat masih adu mulut dengan prili,kelin,dan arsya.lexa pun memasukkan kembali hpnya ke ranselnya.
"AYO GUYS kita ke kembali kekelas"teriak lexa ke pada tiga sahabatnya.mereka pun kembali ke dalam kelas