
Sontak membuat alexa terkejut bukan kepalang ia pun membalikkan tubuhnya dan mendapati 3gadis yang sedang menunggunya siapa lagi kalau bukan teman temannya...akhirnya alexapun mempause game nya..
"sejak kapan kalian disitu"tanya alexa sedikit curiga.."
sejak tadi...karna nunggu tuan putri yang sibuk dengan gamenya"jawab prili enteng...
alexa pun berdiri dan berkata"bentar...gue ambil ransel gue dulu..lo bertiga tunggu disini..."kata alexa lalu pergi begitu saja..dan mengambil barang barangnya...alexa pun turun dengan sebuah ransel besar...
"lo beneran cuma bawa ransel...gue aja bawa koper"celoteh arsya...
alexa tidak menanggapi apa yang dikatakan arsya..."oke semua udah siap yukk capcus"kata kelin dengan nada centilnya...
sebelum berangkat alexa pun berpamitan kepada para pelayannya dan mengirimkan pesan singkat kepada mama nya...
"Ma lexa mau berangkat kepantai pandawa yang ada dibali"
Lima menit kemudian sang mama pun menjawab
"Hati hati ya sayang mungkin 3 hari lagi mama pulang"
Setelah memberitahu sang mama alexapun mengangkat ranselnya untuk ditaroh di bagasi mobil...mereka ber empat pun pergi menggunakan mobil alexa..
mobilnya kelin,arsya,dan prili ditaroh dirumah alexa...mereka pun sampai di bandara soekarno hatta karna mereka kesana diantar supir jadi barang bawaan mereka dibantu diturunkan oleh supir...mereka pun naik pesawat...
(singkat cerita)
Kini mereka berempat sudah sampai di pantai pandawa bali...merekapun mencari hotel terdekat...setelah sampai dihotel terdekat mereka pun memesan kamar hanya 2 kamar 1 kamar untuk alexa dan arsya,1 kamar lagi untuk prili dan kelin...
"lexa lo tau gak kemarin bang rio abis kencan sama lo dia senyum senyum gak jelas tau gak"kata arsya sambil menyusun baju bajunya...
"ya itu terserah dia dong mau senyum kek mau nangis kek itu kan urusanya dia bukan gue"kata alexa sambil membuka ranselnya dan mengeluarkan rokok dan korek...melihat hal itu arsya pun kaget...
"lo ngerokok..."tanya arsya ke alexa..
"gue merokok bukan karna gue pecandu hanya saja karna hati gue lagi kacau"jelas alexa lalu menghidupkan rokoknya dan menghisapnya dan keluarlah asap asap...
"lo ada masalah apa si lexa kok sampe segitunya"tanya arsya...
alexa pun yang jarang cerita kini membuka isi hatinya hanya kepada arsya karna alexa tau arsya bakal bisa nutupin rahasianya..
"gue hanya butuh kasih sayang sya...lo tau kan bokap nyokap gue..mereka sibuk..untuk ngeliat gue aja gak pernah apa lagi perhatian....gue mending milih hidup miskin tapi penuh kebahagiaan daripada hidup bergelimang harta tapi menderita sya"kata alexa lalu menarik nafas dalam dalam...
"kalau lo belum siap gue bakalan tunggu kok sampe lo siap"kata arsya kepada alexa...
karna arsya tau alexa itu ceria hanya untuk menutupi semua masalahnya...sebenarnya alexa itu sangat rapuh dan arsya sangat tau itu...
"gue siap kok mengungkap semuanya...pada waktu itu waktu gue masih duduk di bangku SMA gue sangat diperhatikan bahkan mendapat kasih sayang yang sangat cukup...tapi saat gue udah masuk ke universitas mereka bersikap aneh...nyokap selalu mementingkan bisnis ketimbang anaknya sedangkan bokap selalu diluar negri mengurus perusahaannya dan kakak kakak gue pada di negara masing masing...meskipun mereka menikah karna perjodohan mereka memilih menetap dinegara istri maupun suami...dan tinggalah gue yang kesepian..."jelas alexa dengan mata yang berkaca kaca...
alexa menangis itu hal yang sulit bahkan setelah cerita alexa hanya berkaca kaca dia tidak bisa menangis...itulah yang membuatnya tegar...meskipun ia rapuh tapi ia menutupi semua kepedihannya...
"lexa lo gak sendiri disini ada gue,ada priliĀ bahkan kelin...kami selalu ada kok buat lo jadi lo jangan merasa kesepian oke"kata arsya lalu memeluk alexa...
alexa pun mematikan putung rokoknya dan membuangnya ke tong sampah