Dear Asti

Dear Asti
MY STORY 7 ( SAD MOMENT 2)


#SEKOLAH


Seperti biasanya , aku tetap pergi ke sekolah walau , lesu dan lemas karna masih memikirkan hal semalam . Aku akan gugup dan malu saat bertemu asti nanti , karna tak seharusnya aku mengungkapkan perasaanku padanya.


--------


Setibanya di sekolah , aku hanya diam tak banyak kata . Aku takut membuat dia semakin menjauh dari ku . Jadi , aku coba untuk memberi dia waktu untuk berfikir , semoga saja , dia akan merubah pandangannya tentang ku dan perasaanku.


"Hei " tanya asti yang menghampiri ku yang sedang duduk si kursi luar kelas.


" hmm.. kenapa"


Dia pun duduk di sebelahku , lalu sekilas aku melihat tatapan matanya padaku , yang seperti menahan sebuah beban yang berat.


" kamu marah yaa " tanya dia kepada ku.


Aku pun tersenyum dan menarik nafas lalu mengeluarkannya secara perlahan .


" apa yang harus aku marah kan ti " jawab ku sambil melirik wajahnya yang cemberut kepadaku.


" ya abis.. hari ini .. kamu diemin aku terus , aku gak suka tau di diemin gitu " setelah berucap begitu , lalu dia menangis di sampingku .


" hey hey ... kenapa nangis .. aku gak marah ko.. beneran " ucapku yang sambil menyapu air matanya yang berlinang .


" yaa.. tapi kan.. bagus pastinya kecewa ... iyakan.. teruss bakalan jauhin astii .. huuhuuuu" dia terus menangis seperti tertancab pedang.


" kecewa sih iya...."


" tuhkann.. huuuuu.. huuuuuu"


" tapi .. bukan berarti bagus mundur buat perjuangin kamu ... "


Serentak asti berhenti menangis dan menatapku kembali .


" mungkin seharusnya aku gak ngatain itu ke kamu semalem... karna bagus baru sadar.. pertemuan kita baru sebentar.. kita belum mengenal diri kita satu sama lain..... aku akan tunggu jawaban kamu.. sampai kamu siap " kataku yang sambil memegang pipinya itu .


" hmm.. makasih "  dia pun langsung tersenyum dan memegang tanganku lalu menciumnya.


Disitu aku hanya bengong melihat dia melakukan itu , seolah aku ini di perlakukan seperti suami.


Akupun tersenyum dengan behagia .


---------


Masih berada di sekolah , saat itu jam istirahat kedua . Aku seperti biasa , berkumpul bersama teman teman sekelasku di warung si emak.


Lalu aku membakar sebatang rokok yang sudah kubeli tadi . Ku hirup lalu keluarkan dengan bentuk asap yang bulat bulat beberapa kali.


Oh iya di warung si emak , cuma ada berempat , aku , wildan , bani dan adam . Cepi dan galang entah pada kemana mereka berdua .


"Gua perhatiin lu deket banget sama si asti" ucap si adam yang memulai pembicaraan.


"Ya begitulah " sambil tersenyum kecil


"Dia dah punya pacar gus ... awas lo di php in" sahut bani .


Aku hanya terdiam dan mencoba tidak mendengarkan ucapan mereka .


" kalo lu gak percaya , liat aja Facebook nya" kata si bani yang membuatku tersadar akan rasa penasaran ku .


" tapi , waktu bilang ke gua dia jomblo" jawabku dengan penub tanda tanya.


" kata dia sih , dia gak mau ngumbar ngumbar status , tau nyebar aja undangan gitu.. " ucap wildan .


" masa sih.. " kataku dengan penuh keraguan.


Jujur , aku gak percaya dengan apa yang mereka ucapkan , tapi aku penasaran juga. Ingin rasanya membuktikan nya sendiri .


" kayaknya lo tau banyak wil , soal asti " tanya ku pads wildan .


" ya iyalah , gua kan mantannya juned"


" nama pacarnya yang sekarang siapa"


" dia tuh masih sodaranya , namanya ajii "


Aku hanya menganggukan kepala kepada wildan , rasa penasaran ku terus berlanjut sampai aku masuk kembali ke sekolah .


" aku pura pura gak tau aja lah" gumamku do dalam hati .


---------


Aku langsung pulang ke rumah , kali ini , aku tak mandi , aku langsung membuka ponselku dan membuka aplikasi facebook .


Sejak pembicaraan tadi , aku jadi penasaran dengan apa yang dikatakan wildan dan bani.


Lalu aku langsung meng klik pencarian nama akun di facebook . Aku memasukan nama Asti haryono , terus munculah beberapa akun dengan nama yang sama .


.


.


.


.


.


" kayaknya ini " gumamku sambil meng klik akun tersebut dan melihat lihat.


Dan ternyata benar , itu adalah akun FB nya asti . Aku melihat foto sampulnya yang menggunakan foto sampul seorang laki laki sedang berjongkok.  Lalj di Bio FB nya tertulis angka 25 dengan emotikon bunga .


Aku penasaran dengan semua itu , aku meng scroll ke bawah status  . Dan melihat beberapa status yang baru saja di buat di hari hari kemarin.


Disitu aku jadi kecewa , dan marah , ingin rasanya aku melemparkan ponselku , tapi sayang , itu cuma satu satunya milikku .


Aku melihat status asti dengan beberapa komen yang menurutku mesra sekali . Aku meng klik dan melihatnya .


Yang berkomen kepada asti memiliki nick name bernama Ajie bernardo , lantas aku teringat dengan ucapan wildan , kalo pacarnya asti yang merupakan sodaranya adalah aji .


Aku langsung stalking akun bernama ajie bernardo itu . Lalu melihat di bio nya tertulis sama seperti di bio fb asti, yaitu sebuah angka 25 dengan emotikon bunga.


Ya tuhan , disitu aku jadi gak karuan , aku mengguling gulingkan badanku di atas kasurku dengan rasa kesal berkecamuk marah .


" kenapaa... kenapaa dia gak bilang padaku.. kalo dia dah punya pacar .... ahhggkkkkk " 


Aku bingung dengan diriku sendiri , entah harus bagaimana aku menghadapinya , apa aku salah mencintai seseorang yang sudah jadi milik orang lain , tapi , ini juga bukan salahku , dia tidak menceritakan semuanya padaku.


Pantas saja dia menggantung perasaanku , dia bingung karna dia punya pacar .


Mencoba untuk tetap tenang dan seolah olah tidak terjadi apa apa . Aku melakukannya setelah ku mengetahui semuanya .


Disitu aku kepikiran , untuk membuat sebuah akun fb palsu . Agar dia mengakui nya padaku .


Aku membuat akun itu dengan nama ajie bernardo 2 , dengan foto profil seorang perempuan .


Aku membuatnya dengan nomer pribadi ku sendiri , jadi secara tidak langsung , disaat asti stalking fb itu , langsung terpampang nomerlu di kronologi ku.


Aku langsung menambahkan pertemanan dengan fb asti . Karna jika memakai fb pribadiku , pasti dia akan menolak pertemanan itu , karna takut ketahuan .


----------


Malam itu aku tidur , meskipun hati masih sakit saat mengetahui kenyataan yang begitu pahit.


Sebelum tidur , aku menuliskan sebuah diary lagi tentang dia , mengungkapkan rasa kekecewaan ku selama setelah mengetahui semuanya.


" Dear Asti


Sekarang ku tahu , kenapa kau tak memberikan jawaban padaku . Kau membuatku terus merasa nyaman dan semakin mencintai mu semakin dalam , tapi kau juga menyembunyikan sebuah kepalsuan yang berujung luka pada ku.


Dari ku Yang kini kecewa."


-


-


-


-


THANKS YAA GUYS DAH BACA NOVELKU , SEMOGA REZEKI KALIAN DI LANCARKAN DAN TERUS BERBUAT BAIK.


JIKA ADA PERKATAAN YANG TIDAK MENGENAKAN MOHON MAAF YA TEMAN TEMAN .


SILAHKAN BERIKAN SAYA SARAN DAN KRITIKAN DI KOLOM KOMENTAR YA . KARNA ITU ADALAH MOTIVASI BAGI SAYA SENDIRI .


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE .


MAKASIH💋💋