
Hari berikutnya , aku menjalani kehidupan ku dengan penuh semangat dan ambisi .
#WARUNG SI EMAK.
Waktu itu jam istirahat kedua , jadi aku ikut berkumpul dengan teman teman ku di warung si emak seperti biasanya .
Semua personil sudah berkumpul , ya siapa lagi kalo bukan teman teman sekelasku .
Aku tak sengaja mendengar kalo wildan sedang membicarakan asti dengan yang lainnya.
" ya.. semenjak putus ma gua.. si asti jadi pelit.. jadi gak pernah ngasih gua contekan lagi" ucap si wildan kepada yang ada disitu .
" lo sih... gak bener dulu pacaran ma dia" ucap si bani sambil menghisap rokoknya .
Disitu aku baru mengetahui ternyata si wildan adalah mantan pacarnya asti selama ini .
Pantas saja waktu itu , si putri bilang gini " ti , jangan gitu ke mantan teh" .
" berapa bulan kalian pacaran wil" tanya ku kepada wildan .
" hampir 3 bulan "
" terus kenapa putus " kembali aku bertanya.
" gua bosen , gak bisa di apa apain.. so alim dia.. ya gua putusin aja "jawab wildan dengan sombongnya .
Aku hanya menganggukan kepala dan seolah olah percaya akan perkataannya .
" tapi , sekarang dia pacaran ma sodaranya sendiri gus " ucap wildan yang membuatku kaget.
" masa iya.. pacaran ma sodara sendiri" jawabku yang penasaran dan gak percaya.
" beneran , dia kan pernah putus tuh sama sodaranya dulu, terus gua pacarin , eh pas udah putus ma gua , malah balikan ma sodaranya.. gilakan " ucapnya dengan terus terang.
Aku hanya kembali menganggukan kepala dan seolah percaya padanya . Meski aku merasa penasaran dengan perkataan wildan.
Setelah selesai merokok , kami semua langsung pergi kembali masuk sekolah lewat gerbang belakang .
----------
Aku dan asti semakin dekat , dan semakin dekat. Aku mulai merasa kalau dia juga nyaman berada di sampingku .
#MALAM ITU..
ASTI CHATING WHATSAPPS
" Gus "
" kenapa ti"
" gapapa , kirain gabakalan nge chat"
" ih.. kangen yaa"
" haha... iya kangen "
" tuhkan ngaku"
"Kangen pengen nonjok..hahaha"
" gua talak 3 mau lu"
" sini gak takut.. tinggal cari aja yang lain"
-------
Malam itu sangat berwarna , dan penuh dengan bunga bunga di otakku. Alangkah indahnya rasa jatuh cinta .
Aku kembali menuliskan sebuah diary tentang dia, yang membuatku merasa terbang sekarang.
"DEAR ASTI
ADA RASA YANG SEMAKIN PENUH DAN INGIN MELEDAK DALAM BENAKKU . ENTAH KAPAN AKU AKAN MELEDAKAN RASA ITU .
DARI KU ,YANG SEDANG BERJUANG" .
Selepas itu , aku langsung tertidur dengan nyenyak di kamarku sendiri.
--------
#SEKOLAH
"Kenapa banyak sekali tugas hari ini" kataku kepada putri yang sedang duduk di sebelahku.
" ya namanya juga sekolah gus , kalo dah bosen keluar aja " jawab putri sambil melanjutkan menulis.
" yaelah , keluar lagi.. kapan lulusnya dong" jawabku sambil mengeluh .
" nih .. mau liat gak " ujar asti yang menyodorkan buku matematikanya kepada ku.
" emm.. gimana ya... sebenernya aku juga bisa sih" ujarku yang berlaga so bisa padahal kagak bisa sama sekali.
" ya udah kalo ga mau "
" eh , jangan gitu.. di karnakan kamu maksa.. ya udah sini .. hihi" aku langsung menarik bukunya dari tangannya.
"Dihh...hahaha.. sosoan luu" jawab dia dengan menyindir .
Tak lama , putri meminjam ponselku , katanya sih buat searching ke mbah google. Ya aku kasihin ponselku ma dia .
Tapi lama kelamaan , aku curiga dengan tingkah putri yang senyum senyum sendiri sambil melihat ponselku, terus sesekali melirik ke arah ku.
" wahh.. ini mah.. sudah melanggar hak asasi manusia " gumam ku .
Aku langsung menarik ponsel ku , dan benar saja , dia sedang membaca chatingan ku dengan asti .
" waduhh... biang kepooo.. dasarr" kata ku kepada putri .
" widihh.... ada yang cinlok nih , jangan di talak 3 dong kasihan tau.. hahaha" ucap putri dengan tertawa puas .
Aku lansung membalikan badan dan menyimpan ponselku di kantung seragamku . Aku melihat ke arah asti yang tertunduk senyun senyun sendiri.
" ngapain senyum senyum" tanya ku kepada asti.
" hemmm ...." dia melirik kepadaku terus mengalihkan pandangannya lagi ke arah bukunya.
" jadi ini ya.. kalo wanita lagi pengen di manja" gumamku di dalam hati .
"Asti jangan gituu... nanti di talak 3 sama bagus mauu.. hahaha" ucap putri yang tiba tiba menimpa pembicaraan ku.
Aku hanya terdiam dan tersenyum kecil .
---------
Bel pulang sekolah sudah berbunyi , aku dan putri pulang duluan dan naik angkot bersama .
Di dalam angkot , putri membuatku jenuh dengan seribu pertanyaannya .. haha!!
" gus ko bisa deket ma asti"
" gus ko pdkt nya ma asti sih"
" terus puput mau kemana in
" gus tembak atuh"
" gus dari kapan chatingan ma asti"
" gus.. ih.. gusss"
" ya tuhan... tolong lenyapkan orang orang seperti putri ini , tapi putri jangan karna dia sodaraku... yang lainnya aja.. karna itu bisa membuat dunia hancur " gumamku di dalam hati.
--------
" akhirnya , sampe rumah juga " gumamku.
" hati hati ya " kata putri yang masih dalam angkot.
" haddeh... yayaya...bayy" aku langsung pergi ke arah rumahku dengan selamat dan damai.
Untung saja supir angkotnya profesional , kalo gak , bisa pecah gendang telingaku dengerin putri terus bicara .
#20.00 WIB .
ASTI CHATING WA
" Tii "
" kenapa gus "
"tugas sosiologi gimana "
" oh iya.. nanti aja lah.. males gak ngerti juga.. hihi "
-------
Setelah banyak basa basi , aku bingung untuk mengungkapkan semuanya , harus mulai dari mana dulu gitu .
" ti "
" kenapa lagi"
" bagus suka ma kamu"
" hahaha... gak usah nge prank deh.. dah basi gus"
" yaelah.. orang serius di kira nge prank"
" haha... jangan becandaaalahh..."
Disitu aku agak sedikit kesal dengan balasan chatingan asti yang seolah olah ,mempermainkan ku .
" tii.. ihh .. aku seriuss "
" sumpah.. demi apa"
" demi kamu.."
" haddehh"
" beneran ti !, bagus suka ma asti , mau jadi pacar bagus "
Aku disitu deg degan karna takut di tolak , kalo dah di tolakan malu . Disitu asti lama membalasnya . Aku pun membuat perjanjian dengan diriku sendiri.
" jika aku di terima , aku akan semangat dan fokus , yang pastinya aku akan ranking ke 1, .. tapi.. kalo aku di tolak.. aku akan keluar sekolah.. karna maluu.." gumam ku sambil berhayal.
Tak lama asti membalas chatingan ku .
" gus , gimana ya "
" gimana apanya "
" asti bingung gus"
"Bingung kenapa.. kamu dah punya pacar ya"
" engga.. asti ga punya pacar"
" teruss kenapa"
" jujur aja ya.. "
" iyaa kenapa"
" asti juga nyaman kalo di deket bagus"
" ya terus.. masalahnya apa"
Disitu asti lama membalasnya , seperti benar benar kebingungan , tapi entah apa yang membuatnya bingung
" asti bingung gus.."
" ya kamu tinggal jawab aja.. terima bagus apa enggak ... supaya bagus tenang kalo dah dapetin jawabannya"
"Mmm.. kita jalanin dulu aja ya.. asti belum siap"
" jadi.. maksudnya.. kamu nolak aku"
" bukan gitu gus.. kita kan baru beberapa hari deket , kita jalanin dulu aja ya.. kita lihat kedepannya gimana nanti "
" ya itu.. tandanya kamu nolak bagus secara perlahan ti"
"Please.. gus.. kita jalanin dulu aja.. yaa"
" ya sudah.."
Disitu aku tertunduk lesu dan mendadak lemas. Tapi asti tidak menolak ku , berarti aku masih punya harapan untuk mendapatkannya.
Aku langsung mematikan ponselku dan bergegas tidur , karna takut kesiangan .