
Dikarnakan waktu itu adalah hari pertama masuk sekolah , dan pembelajaran pun masih kurang stabil . Karna jadwal yang belum di buat , makan banyak waktu luang untuk bersantai santai.
Jujur , aku ingin sekali bertanya kepada Asti itu. Tapi dia jutek kepadaku.. ya karna dia begitu padaku . Aku juga akan jutek kepadanya ..hihi.
Anak laki laki di kelasku pada pergi ke warung belakang sekolah , yang katanya akan merokok disana . Aku juga sebenernya perokok juga , tapi aku kan murid baru mana mungkin ikut ikutan.
Akupun hanya luntang lantung bulak balik keluar masuk kelas . Itulah hal yang paling menjenuhkan dalam hidupku saat itu.
" gus.. sini duduk .." ucap putri yang sedang duduk di kursi panjang luar kelas bersama 3 temannya . Yaitu bela , puput dan asti .
Aku menghampiri mereka , tadinya aku mau duduk disebelah si asti , tapi dia malah pindah dan lebih milih duduk di seelah si bela. Jadi aku duduk deh di sebelah si puput.
" yaelah segitunya banget nih cewek.. langsung maen pindah pindah aja " gumam ku dalam hati yang sambil meliriknya sebentar.
Tak ada yang spesial saat itu . Tapi setidaknya aku bisa akrab dengan beberapa orang di sekitar , seperti puput dan bela , terkecuali asti yang masih jutek sama ku.
#GERBANG BELAKANG.
Aku disitu memutuskan untuk pergi ke WC dulu. Muncuci muka dan tangan . Setelah aku kembali ke tempat mereka berempat , mereka sudah tidak ada di kursi itu .
Aku memberanikan diri untuk pergi ke gerbang belakang sekolah . Tempat dimana para anak anak lain merokok dengan yang lain lainnya.
Ku melangkah kan kaki dengan senyap dan menundukan kepada saat melewati kelasku . Karna takut ketahuan sama putri kalo aku akan pergi ke gerbang belakang .
Kalo sampe ketahuan , aku bisa dibilangin sama ayahku . Kena marah lagi kan nanti .
Aku berhasil melewati rintangan itu.. hihi.
Aku pun dengan cepat langsung berlari menuju gerbang belakang sekolah .
Dan disitu aku kaget , ternyata ada si puput yang sedang duduk berduaan dengan cowok teman sekelasku sama. Kalo gak salah namanya Wildan deh.. iya itu . Perawakannya tinggi gak putih sih , tapi kuning kayaknya .. jerawatan pakai behel dan sweter hijau .
" eh.. gus.. ngapain kesini " tanya si puput kepada ku yang baru nongol.
"Engga.. mau jajan aja.. "
Si wildan menatapku dengan senyum , ya seolah dia berikan kode untuk mempersilahkan beli sebatang rokok .
Disitu , aku terlanjur membeli rokok 2 batang , kata si pemilik warung yang sering di sapa si emak , katanya gak ada kembalian . Ya sudah jadi aku beli 2 batang .
Aku pun memberikan satu batang rokok lagi kepada si wildan yang sedang duduk di samping puput .
" thanks bro " ucap wildan kepada ku .
Lalu aku pergi ke arah belakang warung yang katanya ada tempat duduk disana. Aku duduk disana seorang diri tanpa ada yang menemani.
Sedih banget kan...
Aku melihat dari arah sini , si puput sudah kembali masuk ke dalam sekolah , lalu si wildan menghampiri ku .
" gua wildan " ucap dia sambil duduk di sebelahku.
" gua bagus... santai ajalah" jawabku sambil tersenyum .
Teman laki laki pertama ku di sini adalah wildan , dia selalu baik kepada ku , dan aku juga sama .
Banyak hal yang di bicarakan oleh ku dengan wildan , dari mulai asal usul dari sekolah mana sebelumnya dan kenapa bisa masuk kesini dan dan dan masih banyak lagi pokoknya .
Sekilas aku melihat ke ponsel dan mendapatkan chat dari putri .
" dimana "
Aku terdiam , lebih baik aku menjelaskannya nanti saat masuk kelas. Aku pun berpamitan terlebih dahulu kepada wildan .
Aku langsung masuk kedalam sekolah lagi lewat gerbang belakang .
" aduh... gimana kalo si puput ngasih tau .. kalo aku ngerokok tadi .. pecahkan " gumamku yang sambil berjalan menuju arah kelas .
Sesampainya di kelas , putri melihatku lalu tersenyum kepadaku . Aku pun membalas senyumannya dan menganggukan kepala ku ke arah nya .
Aku langsung duduk di bangku ku , lalu putri menghampiri ku dan menjewerku dengab keras.
" adududuhhh.... sakitt.. sakitt puttt" pekik ku .
Siswa lain yang berada di kelas menatap ku dengan seksama .
" asalkan... jangan bilangin sama nyokap gua.. kalo pulang sekolah .. gua mau jalan jalan sama pacar gua .. ok " bisik putri yang mengancam ku dengan itu.
Aku hanya mengangguk saja mengikuti perkataannya . Ancaman itu membuat ku tak berdaya . Jujur saja , aku sudah berjanji akan melakukan hal hal baik kepaea ayahku .
#PULANG SEKOLAH.
Tak terasa hari hari ku di sekolah baru penuh dengan warna . Orang orang nya pada judes , tapi udah gak aneh sih menurut ku . Wajarlah lingkungan baru , nanti juga beradaptasi sendiri.
Saat hendak ke arah gerbang sekolah, aku melihat sebuah pohon dengan bunga yang begitu lebat dan indah .
Aku memetiknya waktu itu , lalu aku berfikir , suatu saat bunga ini akan aku berikan kepada orang yang aku cintai .
Selepas itu , aku melihat putri yang pergi di jemput oleh pacarnya .
" apa ganteng nya sih tuh anak... mau mau aja si putri sama dia " gumamku di dalam hati yang melihat nya secara live . Hahaha...!!
Aku pun langsung pergi dan pulang menuju rumah . Seperti biasa , aku datang naik angkot , dan pulang juga tentu naik angkot .
#PUKUL 20.00
" ting tong" suara chat di Whats app ku.
Aku yang sedang membenamkan kepala saat itu , langsung melirik ke arah ponsel ku yang berada di sebelahku. Lalu aku mengambilnya dan melihatnya .
Ternyata sebuah notifikasi , kalo aku dimasukan ke grup kelas 11. Aku pun melihat lihat , banyak tertera nomer nomer para siswa di kelas. Dan aku juga menemukan nomer dia , jelas sekali , dengan menggunakan poto profil nya yang cantik . Aku langsung mengenalinya.
" astiii....." ucapku pelan sambil tersenyum sendiri.
Tapi , aku tidak ingin menyimpan nomernya , aku saat itu gengsi karna , asti nya sendiri cuek kepada ku . Ngapain aku harus nge save nomer dia kan .
#2 MINGGU KEMUDIAN DI KARNAKAN TIDAK ADA HAL HAL YANG MENARIK .
Aku sudah akrab dengan anak anak cowoknya . Dan ada peningkatan juga , aku dan wanita itu asti . Dia mulai tidak jutek lagi , tapi aku masih merasa malu untuk mengawali Sebuah obrolan dengan dia . Makanya aku tak pernah bertanya apapun kepadanya .
Meskipun aku sudah tau , ternyata dia adalah juara kelas atau Ranking ke 1 di kelas . Dan matematikanya sungguh luar biasa , sangat pintar dalam hal mengitung .
Makanya , aku jadi sedikit minder , yang mengetahui kalo asti itu sehebat itu . Aku merasa jadi gak layak gitu .
"KRINGG......" SUARA BEL PERTANDA ISTIRAHAT SUDAH TIBA.
Aku dan anak anak laki laki lainnya , seperti adam , galang , cepi , wildan dan bani . Pergi menuju kantin , untuk membeli jajanan.
Saat hendak ke kantin , aku melihat sekilas wajah seorang perempuan yang begitu lugu dan anggun. Dia cantik dan mempesona .
" ahemm ahemm ahemm.... " ucap seseorang kepada ku.
" eh.. ayo jajan " kataku sambil salah tingkah.
"Suka ya ma cewek itu " tanya si wildan kepadaku .
" gak sih.. tapi lumayan lah " ucapku sambil memilih milih jajanan yang ada di kantin .
" aku tau siapa dia " kini giliran cepi yang menyambar ku .
-
-
-
-
-
***THANKS YAA GUYS DAH BACA NOVELKU , SEMOGA REZEKI KALIAN DI LANCARKAN DAN TERUS BERBUAT BAIK.
JIKA ADA PERKATAAN YANG TIDAK MENGENAKAN MOHON MAAF YA TEMAN TEMAN .
SILAHKAN BERIKAN SAYA SARAN DAN KRITIKAN DI KOLOM KOMENTAR YA . KARNA ITU ADALAH MOTIVASI BAGI SAYA SENDIRI .
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE .
MAKASIH💋***