Dear Asti

Dear Asti
MY STORY 3


Dikarnakan waktu itu adalah hari pertama masuk sekolah , dan pembelajaran pun masih kurang stabil . Karna jadwal yang belum di buat , makan banyak waktu luang untuk bersantai santai.


Jujur , aku ingin sekali bertanya kepada Asti itu. Tapi dia jutek kepadaku.. ya karna dia begitu padaku . Aku juga akan jutek kepadanya ..hihi.


Anak laki laki di kelasku pada pergi ke warung belakang sekolah , yang katanya akan merokok disana . Aku juga sebenernya perokok juga , tapi aku kan murid baru mana mungkin ikut ikutan.


Akupun hanya luntang lantung bulak balik keluar masuk kelas . Itulah hal yang paling menjenuhkan dalam hidupku saat itu.


" gus.. sini duduk .." ucap putri yang sedang duduk di kursi panjang luar kelas bersama 3 temannya . Yaitu bela , puput dan asti .


Aku menghampiri mereka , tadinya aku mau duduk disebelah si asti , tapi dia malah pindah dan lebih milih duduk di seelah si bela. Jadi aku duduk deh di sebelah si puput.


" yaelah segitunya banget nih cewek.. langsung maen pindah pindah aja " gumam ku dalam hati yang sambil meliriknya sebentar.


Tak ada yang spesial saat itu . Tapi setidaknya aku bisa akrab dengan beberapa orang di sekitar , seperti puput dan bela , terkecuali asti yang masih jutek sama ku.


#GERBANG BELAKANG.


Aku disitu memutuskan untuk pergi ke WC dulu. Muncuci muka dan tangan . Setelah aku kembali ke tempat mereka berempat , mereka sudah tidak ada di kursi itu .


Aku memberanikan diri untuk pergi ke gerbang belakang sekolah . Tempat dimana para anak anak lain merokok dengan yang lain lainnya.


Ku melangkah kan kaki dengan senyap dan menundukan kepada saat melewati kelasku . Karna takut ketahuan sama putri kalo aku akan pergi ke gerbang belakang .


Kalo sampe ketahuan , aku bisa dibilangin sama ayahku . Kena marah lagi kan nanti .


Aku berhasil melewati rintangan itu.. hihi.


Aku pun dengan cepat langsung berlari menuju gerbang belakang sekolah .


Dan disitu aku kaget , ternyata ada si puput yang sedang duduk berduaan dengan cowok teman sekelasku sama. Kalo gak salah namanya Wildan deh.. iya itu . Perawakannya tinggi gak putih sih , tapi kuning kayaknya .. jerawatan pakai behel dan sweter hijau .


" eh.. gus.. ngapain kesini " tanya si puput kepada ku yang baru nongol.


"Engga.. mau jajan aja.. "


Si wildan menatapku dengan senyum , ya seolah dia berikan kode untuk mempersilahkan beli sebatang rokok .


Disitu , aku terlanjur membeli rokok 2 batang , kata si pemilik warung yang sering di sapa si emak , katanya gak ada kembalian . Ya sudah jadi aku beli 2 batang .


Aku pun memberikan satu batang rokok lagi kepada si wildan yang sedang duduk di samping puput .


" thanks bro " ucap wildan kepada ku .


Lalu aku pergi ke arah belakang warung yang katanya ada tempat duduk disana. Aku duduk disana seorang diri tanpa ada yang menemani.


Sedih banget kan...


Aku melihat dari arah sini , si puput sudah kembali masuk ke dalam sekolah , lalu si wildan menghampiri ku .


" gua wildan " ucap dia sambil duduk di sebelahku.


" gua bagus... santai ajalah" jawabku sambil tersenyum .


Teman laki laki pertama ku di sini adalah wildan , dia selalu baik kepada ku , dan aku juga sama .


Banyak hal yang di bicarakan oleh ku dengan wildan , dari mulai asal usul dari sekolah mana sebelumnya dan kenapa bisa masuk kesini dan dan dan masih banyak lagi pokoknya .


Sekilas aku melihat ke ponsel dan mendapatkan chat dari putri .


" dimana "


Aku terdiam , lebih baik aku menjelaskannya nanti saat masuk kelas. Aku pun berpamitan terlebih dahulu kepada wildan .


Aku langsung masuk kedalam sekolah lagi lewat gerbang belakang .


" aduh... gimana kalo si puput ngasih tau .. kalo aku ngerokok tadi .. pecahkan " gumamku yang sambil berjalan menuju arah kelas .


Sesampainya di kelas , putri melihatku lalu tersenyum kepadaku . Aku pun membalas senyumannya dan menganggukan kepala ku ke arah nya .


Aku langsung duduk di bangku ku , lalu putri menghampiri ku dan menjewerku dengab keras.


" adududuhhh.... sakitt.. sakitt puttt" pekik ku .


Siswa lain yang berada di kelas menatap ku dengan seksama .


" asalkan... jangan bilangin sama nyokap gua.. kalo pulang sekolah .. gua mau jalan jalan sama pacar gua .. ok " bisik putri yang mengancam ku dengan itu.


Aku hanya mengangguk saja mengikuti perkataannya . Ancaman itu membuat ku tak berdaya . Jujur saja , aku sudah berjanji akan melakukan hal hal baik kepaea ayahku .


#PULANG SEKOLAH.


Tak terasa hari hari ku di sekolah baru penuh dengan warna . Orang orang nya pada judes , tapi udah gak aneh sih menurut ku . Wajarlah lingkungan baru , nanti juga beradaptasi sendiri.


Saat hendak ke arah gerbang sekolah, aku melihat sebuah pohon dengan bunga yang begitu lebat dan indah .


Aku memetiknya waktu itu , lalu aku berfikir , suatu saat bunga ini akan aku berikan kepada orang yang aku cintai .


Selepas itu , aku melihat putri yang pergi di jemput oleh pacarnya .


" apa ganteng nya sih tuh anak... mau mau aja si putri sama dia " gumamku di dalam hati yang melihat nya secara live . Hahaha...!!


Aku pun langsung pergi dan pulang menuju rumah . Seperti biasa , aku datang naik angkot , dan pulang juga tentu naik angkot .


#PUKUL 20.00


" ting tong" suara chat di Whats app ku.


Aku yang sedang membenamkan kepala saat itu , langsung melirik ke arah ponsel ku yang berada di sebelahku. Lalu aku mengambilnya dan melihatnya .


Ternyata sebuah notifikasi , kalo aku dimasukan ke grup kelas 11. Aku pun melihat lihat , banyak tertera nomer nomer para siswa di kelas. Dan aku juga menemukan nomer dia , jelas sekali , dengan menggunakan poto profil nya yang cantik . Aku langsung mengenalinya.


" astiii....." ucapku pelan sambil tersenyum sendiri.


Tapi , aku tidak ingin menyimpan nomernya , aku saat itu gengsi karna , asti nya sendiri cuek kepada ku . Ngapain aku harus nge save nomer dia kan .


#2 MINGGU KEMUDIAN DI KARNAKAN TIDAK ADA HAL HAL YANG MENARIK .


Aku sudah akrab dengan anak anak cowoknya . Dan ada peningkatan juga , aku dan wanita itu asti . Dia mulai tidak jutek lagi , tapi aku masih merasa malu untuk mengawali Sebuah obrolan dengan dia . Makanya aku tak pernah bertanya apapun kepadanya .


Meskipun aku sudah tau , ternyata dia adalah juara kelas atau Ranking ke 1 di kelas . Dan matematikanya sungguh luar biasa , sangat pintar dalam hal mengitung .


Makanya , aku jadi sedikit minder , yang mengetahui kalo asti itu sehebat itu . Aku merasa jadi gak layak gitu .


"KRINGG......" SUARA BEL PERTANDA ISTIRAHAT SUDAH TIBA.


Aku dan anak anak laki laki lainnya , seperti adam , galang , cepi , wildan dan bani . Pergi menuju kantin , untuk membeli jajanan.


Saat hendak ke kantin , aku melihat sekilas wajah seorang perempuan yang begitu lugu dan anggun. Dia cantik dan mempesona .


" ahemm ahemm ahemm.... " ucap seseorang kepada ku.


" eh.. ayo jajan " kataku sambil salah tingkah.


"Suka ya ma cewek itu " tanya si wildan kepadaku .


" gak sih.. tapi lumayan lah " ucapku sambil memilih milih jajanan yang ada di kantin .


" aku tau siapa dia " kini giliran cepi yang menyambar ku .


-


-


-


-


-


***THANKS YAA GUYS DAH BACA NOVELKU , SEMOGA REZEKI KALIAN DI LANCARKAN DAN TERUS BERBUAT BAIK.


JIKA ADA PERKATAAN YANG TIDAK MENGENAKAN MOHON MAAF YA TEMAN TEMAN .


SILAHKAN BERIKAN SAYA SARAN DAN KRITIKAN DI KOLOM KOMENTAR YA . KARNA ITU ADALAH MOTIVASI BAGI SAYA SENDIRI .


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE .


MAKASIH💋***