
Bangun...... Udah siang nih pamali kalau anak gadis bangun siang " kata cika "
Apaan sih kamu cika masih ngatuk tau " kata kaila "
Ya ampun hari udah siang tau, bangun....jagan tidur lagi dan aku punya berita paling hot, berita yang lagi trending satu sekarang kata cika "
Aku gak percaya kata-kata kamu paling beritanya tentang mas joko yang bantu persalinan sapi abi " kata kaila asal "
Ngak...... ini berita memang lagi trending " kata cika "
Ngak aku sekarang mau tidur dan ngak mau dengar apapum berita yang kamu bawa " kata kaila "
Bangun kaila, lia, aisyah. Tau ngak kalian ustazd fahri ada dipesantren sekarang " kata cika teriak "
Apa " kata kaila, lia dan aisyah kompak dan bangun dari tidurnya "
Ada apa kak " kata adek asrama yang baru selesai mandi "
Ngak ada apa-apa dek " kata aisyah "
Kenapa ngak bilang dari tadi kata kaila.
Aku udah mau bilang dari tadi tapi kalian ngak ada yang mau dengar aku dan Kenapa kalian kompak ngomong nya " kata cika sinis "
Eh....tunggu dulu apa benar yang lo bilang tadi tentang ustazd fahri ada di pondok pensantren ini sekarang " kata kaila "
Kata nya ngak mau dengar dan sekarang malah nanya "kata cika dan sambil mengangkat satu alisnya "
Iya maaf....tapi kan sekaran kami udah bangu dan kami sekarang mau mendengar berita lo " kata kaila sambil senyum paksa "
Oke.....oke tadi tu aku mau keluar, pas keluar aku lihat ustazd fahri tadi kata " kata cika "
Benar apa yang kamu katakan itu cika " kata aisyah "
yang aku katakan itu benar kata cika sambil menganggukan kepalanya "
Tapi kenapa dia pulang " kata kaila "
Mungkin karena adek nya meninggal mungkin " kata cika "
Oh gitu tapi pas pemakamam kemaren aku gak lihat ustazd fahri kata aisyah.
Memang dia gak ada pas pemakamam kemaren kata cika .
Berarti dia gak ada lihat dong jenazah terakhir adek mardiah kata kaila.
Iya mungkin " kata cika "
Kalau gitu kasihan banget ustazd fahri, gak bisa melihat wajah mardiah untuk terakhir kalin nya dan tidak bisa mengantarkan mardiah ketempat peristirahatan terakhir adeknya mardiah " kata aisyah pelan "
Iya kasih banget ustazd fahri kata kaila.
" Lain hal nya dengan lia, lia terdiam mendengar bahwa ustazd fahri ada disini, mengapa jantung ku berdetak lebih cepat setelah aku mendengar kalau ustazd fahri ada di sini dan apa yang harus aku lakukan sekaran kata aisyah dalam hati "
Lia... Kenapa kamu diam aja dari tadi kata aisyah.
Ah gak apa-apa kata lia.
" Aku tau apa yang kamu pikirkan lia, pasti kamu lagi memikirkan ustazd fahri yang tiba-tiba ada di pondok ini sekarang kata cika dalam hati dan melihat lia sekilas "
Oh yah udah siang ayo kita mandi lalu kita masak aku udah lapar sekarang kata cika.
Jangan mandi dulu, kita masak aja dulu lalu kita makan baru deh kita mandi karena aku udah lapar bangget sekarang " kata kaila "
Kali ini Aku setuju yang kamu bilang cika dan kamu kaila lihat keadaan kita sekarang baru banggun tidur dan kamu kaila inggin kita masak sekarang, lalu kamu mau apa kamu mau kalau minyak sayurnya diganti Ngeces kamu kaila, apa kamu juga mau kalau bawang putih nya diganti dengan *** mata kamu yang hampir satu on itu haa kata lia sambil tersenyum.
Ihh..... kamu jorok bangget sih lia aku jadi gak napsu lagi makannya kata kaila dengan kesal.
Udah......lebih baik kita mandi dulu setelah itu baru kita masak lalu baru deh kita makan kata aisyah.
Iya deh kita mandi aja dulu baru kita masak kata kaila.
Itu baru benar kata lia.
" akhirnya Mereka mandi bersama "
*************
Mandi udah sekarang waktu nya kita masak kata aisyah.
Betu sekali ayo kita masak kata kaila. Mereka mulai masak.
Ya ampun cabe gak cukup nih kata aisyah.
Terus bagai mana kata kaila.
Ya dibeli lah di kantin kata cika yang baru masuk kedapaur.
Siapa yang mau kekantin kata kaila.
Oh iya lia kamu mau ngak kekantin kata aisyah.
Aku kata lia " sambil menunjuk jari nya kearah mukanya "
Iya kamu lia, tadi kan kamu mau beli pembalut kata aisyah.
Tapi kenapa kata aisyah.
Cika melihat kearah lia, lia pasti takut bertemu dengan ustazd fahri kalau di keluar kata cika dalam hati.
Ngak kenapa-napa. iya biar aku aja yang kekantin Karena aku jugan mau beli pembalut kata lia.
Aku iku lia kata cika.
Kenapa kamu juga mau ikut kata kaila.
Aku juga ada yang inggin aku beli kata cika.
Kalau begitu jangan lama-lama dikantin dan cepat pulang dan cabai nya lang aja di belender disana yah kata kaila.
Iya cerewetbbangget sih kamu kata cika.
" mereka berjalan menuju kekantin "
Kamu mau beli apa kata lia.
Ngak ada kata cika.
Terus kenapa kamu ikut aku kekantin kata lia.
Oh itu. Aku tau kamu pasti takut keluar sendirian, karena kamu takut bertemu dengan ustazd fahri makanya aku ikut biar bisa nemanin kamu kata cika.
Ko kamu bisa tahu kata lia
Kan aku tempe kata cika sambil tertawa.
Mereka sudah sampai dikantin, kamu beli cabai dulu yah aku mau beli pembalut dulu kata lia.
Iya kata cika sambil masuk keruko sebelah nya.
Assalamualaiku kata cika
Waalaikubsalam kata mbok
Mbok apa kabar?
Baik. Cika apa sekarang kabar kata mbok.
Aku juga bai mbok kata cika.
Mau beli apa kata mbok.
Oh yah aku mau beli cabai dan cabai itu langsung di belender aja mbok kata cika.
Iya kata mbok.
Assalamualaiku kata lia yang baru datang.
Waalaikumsalam kata mbok.
Cika ada cabai nya kata lia?
Ada itu lagi di belender sama mbok kata cika sambil menunjuk keara mbok.
Selesai ini cabai nya dan ini uang nya kata cika kalau begitu kami pamit dulu mbomk.
Kanapa cepat sekali, apa kalian gak mau disini dulu kan kalian udah lama ngak kesini kata mbok.
Maaf mbok sekarang Kami tidak bisa mbok karena kami haru cepat bawa cabai ini keasrama karena kami lagi masak kata lia.
Kalau begitu kalian pulang lah kata mbok.
Nanti kalau ada waktu pasti kami main kesini lagi kata lia.
Iya kata mbok.
Kalau begitu kami pulang dulu mbok.
Assalamualaikum mbok "kata lia dan cika"
Waalaikumsalam kata mbok.
Lia keluar terlebih dahulu dari cika karena cika masih mau membeli jajan dikantin.
Hampir saja lia menabra seseorang.
Maaf saya tidak berjan dengan hati-hati kata lia yang menunduk karena takut.
Iya tida apa-apa kata orang itu.
" Cika sudah mematung melihat lia hampir saja menabrak seseorang karena cika sekarang berada dibelakang lia "
Suara ini saya kenal kata fahri dalam hati "karena di belum tau yang ditabrak adalah lia. karena sekarang wanita yang hampir menabrak nya itu menunduk kan kepalanya"
Lia juga merasa hal yang sama karena suara ini juga dia kenal, lalu dia mengangkat kan kepalanya dan melihat siapa yang hapir dia tabrak.
Mereka sama-sama terkejut dan hampir saja lia terjatuh kebelakang, untuk cika cepat menahat tubuh lia.
Bersambung