
2 Minggu sudah setelah kejadian dimana hana kembali bertemu dengan kenzie. Membuat hana terus mengindar dengan cara tidak berpergian kemana-mana.
' hei lagi ngelamunin apa han?' Ucap gaby datang mengagetkan.
'gpp gab' jawabnya
'han kamu tau ga kalo direktur utama bakal ganti dalam 2 minggu ini, denger-denger si yang gantiin pak mico sahabat kecilnya sendiri dan katanya ganteng bangett han' seru gaby antusias
'Beneran gab, wihh emang seganteng apa si direktur baru kita?' tanyanya
'katanya dia lulusan terbaik di Universitas Indonesia bahkan dia juga sempet jadi asdos salah satu profesor di UI' ucap gaby memberi tau.
'Yaudah kita tunggu aja siapa tau beneran ganteng sesuai sama yg kamu katakan' sambil tersenyum menggoda
Tepat 2 Minggu setelahnya tiba hari ini adalah hari terbaik menurut gaby pasalnya ia akan melihat pandangan yang begitu menyejukan hati. yaitu melihat siapa yang akan menggantikan bos galaknya itu,
memang si kalo pak mico itu tampan tapi hanya sedikit karena tertutupi dengan sifatnya yang bossy sangat...
'oh my god'
'itu siapa ya ko bisa pangeran masuk sini'
'Manis banget'
Bla bla bla
Suara gaduh membuat Hana dan gaby tersentak dan spontan melihat kearah keramain sana dan ternyata...
'Oh em ji Hanaaaa' berteriak sambil menahan dirinya supaya tidak ambruk.
'Itu dia yang aku omongin sama kamuu, kenapa dia bisaa setampan ituu, mirip bak dewa yunani ya Tuhan' memasang wajah speechless.
Sedangkan Hana saat ini sedang menetralkan degup jantungnya melihat sosok yang sedang berdiri sambil menatap lurus padanya dengan tatapan yang sulit diartikan.
'kenapa ka ken bisa ada disini'
'Apa yg dibilang gaby soal Direktur baru itu ka ken?'
Hana bingung dan sambil berpikir apa yg sedang laki laki itu lakukan dikantor ini.
'Heii hanaaa are you okey?' seru gaby menyenggol pelan bahu hana,gaby bingung kenapa raut wajah Hana seperti itu bukannya bahagia sepertinya.
'Aku tarik kata kataku tadi, dia biasa aja gada cakepnya orang dingin gitu' memasang wajah ketus sambil terus memasang raut wajah bingung.
'Gimana kami bisa bilang dia jelek han, wajahnya sedikit pun gada cela buat bilang dia jelek kali han'
Seru gaby pada hana.
'Yauda terserah kamu, kalo aku rasa emang dia gada cakepnya sedikit pun'
'Yauda kamu balik kerja yg ada ntr kamu dimarahin sama pa bos loh ' lanjutnya sambil duduk kembali melanjutkan pekerjaannya.
'Han, kita makan siang diwarteg depan aja yu' ajak gaby padanya.
'Aduh gab, aku ntr aja deh masih banyak kerjaannya nih' dengan nada penolakan.
Setelah kejadian tadi hana jadi lebih berhati-hati jika nantinya kenzie melihatnya bisa gawat.
Pasalnya hana sudah berusaha menyembunyikan diri supaya kenzie tidak mengetahuinya.
'Yauda aki beli aja bungkus,kita makan disini aja ya'
Ujar Gaby karna ia tak tega meninggalkan temannya itu.
'Yauda gitu aja gab, tapi kamu pesenin aku sekalian aja ya ' memasang wajah memelas.
'Iya iya, kamu mau makan apa?'tanyanya
'Aku ayam sayur sama perkedel dikasih tempe orek ya gab, oh ya jangan lupa sambelnyaa yg banyak ya.'
Sambil menyodorkan uang 50 ribu pada temannya itu.
'Yaudah aku beli dulu' sambil melangkah keluar kantor divisi tersebut.
***Maaf ya, Author baru ada moodnya hari ini buat nulis.Votenya jangan lupaa.
✓Contact author👇
Instagram: ruthmelianaa***