
BAB 9
SEKOLAH SAMBIL LIBURAN
Good morning
Hari ini aku berangkat ke Kalimantan,
Entah Kalimantan mana, gue enggak tau,
Dan papah sama mamah gue antar ke bendara,
Dan gue pun sama mamah dan papah duduk di kafe sambil makan senek,
Dan ada, Yori, nayya Ajeng
Kata nayya ; eh kka Billa
Kata gue : eh nayya. Mah pah Billa duduk
Situ ya,
Kata mamah : serah lah, susah di bilang,
Dan gue pun duduk sama nayya Yori dan Ajeng,
Kata Yori : eh udah datang kka Billa,
Kata gue : udah dong,
Dan mamah papah datangin gue,
Kata papah : bil, papah sama mamah
Berangkat dulu ya, pesawat
Tujuan Bandung udah datang,
Jangan nakal ya, di Kalimantan,
Kata gue : oke pah,
Kata mamah : mamah berangkat, ingat
Jangan dekat² sama Bagas,
Dan Yori langsung lihatin gue, dan gue diam,
Dan ortu gue pun udah berangkat,
Kata Yori : kka, ko mamah kka ngomong
Gitu,
Kata gue : mamah kka, enggak suka
Kalo kka punya hubungan sama
Bang Bagas,
Kata Yori : ko gitu, sabar ya kka,
Kata gue : iya sabar terus,
Kata Ajeng : bang Bagas itu bukan nya
Abang lu ya yor,
Kata Yori : emang Abang gue,
Kata ajang : berarti pacar nya kka ini ya,
Kata nayya : ko kka ini,
Kata Ajeng : gue kan enggak kenal,
Kata Yori : oh iya gue lupa, kenalin,
Kata nayya : kka ini ajang kelas 10,
Kata gue : sekolah dimana,
Kata ajang : di SMA 145 Jakarta,
Kata gue : berarti 1 sekolah dong sama kka,
Kata Ajeng : emang kka kelas berapa,
Kata gue : kelas 11,
Kata ajang : oh kka kelas berarti,
Kata Yori : maaf ya kka, ini anak kadang²
Pinter kadang² oon,
Kata gue : hah
Kata nayya : hahaha betul kka,
Kata Ajeng : ko oon,
Kata Yori ; emang oon
Kata Ajeng : dari mana nya,
Kata Yori ; kka Billa ke sinikan, dia ikut ke
Kalimantan berarti dia anak
Sekolah mana,
Kata Ajeng : SMA 145 Jakarta,
Kata Yori : tu pintar,
Kata nayya : tapi kadang² oon,
Kata gue : hahaha , tapi cantik ko,
Kata Ajeng : makasih kka,
Kata nayya : merah muka nya,
Kata Ajeng : apa sih,
Dan Ajeng kejar nayya,
Sampai nabrak kka kelas
Dan nayya : jeng gpp
Kata Ajeng : maaf enggak sengaja,
Kata kka jaya : bisa enggak hati², GK usah
Kaya bocah,
Kata gue : kka jaya maaf ya, itu Ade kelas
Kata bang jaya : pantas
Dan ada kka Bella datang,
Kata kka Bella : kenapa sih beb,
Kata bang jaya : ini ada bocah nabrak aku
Beb, sampai basah baju ku
Beb,
Kata kka Bella : apa lu nabrak cowok gue,
Dan kka Bella pun tarik rambut Ajeng, sampai Ajeng nangis,
Dan gue Yori sama nayya langsung stopin mereka berdua,
Kata gue : kka udah dong,
Dan mereka masih
Bang Fariz dan dayra datang
Kata bang Fariz : ada apa ini,
Dan kka Bella masih naik rambut ajeng,
Kata dayra : stop
Kata gue : stop
Kata bang Fariz : stop enggak,
Dan kka Bella pun langsung stop,
Kata kka Bella : apa sih lu ris,
Kata bang fariz : bubar,
Dan kka Bella sama bang jaya udah pergi,
Dan bang Fariz enggak tau kalo itu Ajeng
Kata bang Fariz ; Ajeng,
Kata Ajeng : bang
Dan Ajeng langsung peluk bang Fariz,
Dan dayra merenggut,
Kata gue : bang ko akrab sama ajeng,
Kata bang Fariz : ajeng ade abang bil
Kata dayra : ah
Kata gue : kandung
Kata bang Fariz : iya kandung,,,
Kata dayra : kenapa bang gk bilang,
Kata yori : cie yang cemburu ,
Kata dayra : apa sih
Dan bang Fariz malah ketawa,
Kata dayra : kenapa ketawa, emang ada
Yang lucu
Kata bang Fariz : gpp
Dan pesawat tujuan kami udah datang
Dan kami pun langsung naik,
Dan setengah jam kami sampai tujuan kami,
Dan kami belum tau kami dimana,
Dan bu tiwi langsung suruh kami naik bus
Ada 2 bus,
Dan kami langsung ke hotel
Kelas 10 di hotel abadi
Dan kalo kelas 11 di hotel tiara
Kalo kelas 12 di hotel bahagia,
Dan kami baru tau kalo kami di pangkalanbun Kalimantan tengah,
Dan"" di hotel abadi ceweknya di bagi 5 kamar,
" kamar cewek 1 dini, Vania dan vio
2 jua, yori, nayya
3 ajeng, tiara, cathy
" kamar cowok 1 alzi, lutfi, adey
2 Reza, putra
Dan di hotel tiara di bagi 4 kamar
" kamar cewek 1 billa, ara, dayra
2 yuli, inna, cacha
" kamar cowok 1, bagas, Ari, dika, amrik
2, zaki, dio, zain, rafi
Dan di hotel bahagia di bagi 4 kamar
" kamar cewek 1 Bella, Dinda, savira
2 filiy, arum
"Kamar cowok 1 Fariz, raka, Jaya, husen
2 mungga, andi, jali
Dan di siang itu kami tidur siang,
Dan bangun jam 2 sore,
Dan mandi dan kumpul di Depan hotel masing-masing, kerena nanti di jemput pake bus,
Dan bus nya datang, dan kami naik, ada Bu Dewi dan pak kepala sekolah,
Dan jemput murid nginap di hotel bahagia,
Dan setelah itu jemput murid di hotel abadi
Dan kami duduk paling belakang yang kursi nya bisa 4 orang
Dan Yuli dan Inna duduk di depan,
Dan gue, Ara sama dayra duduk di belakang kerena kami mau duduk sama²
Dan kelas 10 naik dan barisan paling belakang ada cewek berjilbab enggak ada tempat duduk dan nangis, dan dayra langsung berdiri
Kata dayra : kenapa dek, GK ada tempat
Duduk ya, ikut KKA duduk situ
Aja,
Kata jua : makasih kka,
Dan dia duduk sama kami, dia di tengah
Kata Ara : nama nya siapa
Kata jua : nadzwa, panggil aja jua kka
Kata Ara : jua kenapa nangis,
Kata jua : pokoknya tadi kami di bully kka,
Kata gue : siapa,
Kata jua : cerita nya panjang, nanti jua cerita
Kan, jangan di sini,
Kata dayra : oke, nanti cerita ya,
Dan setelah sampai kami turun di bundaran Pancasila dan kami di situ berdiri di bawah patung pesawat, itu bukan patung, tapi emang pesawat Rusak, jadi di pajang di dekat bundaran Pancasila,
Dan lihat sejarah Pangkalanbun,
Dan waktu kami istirahat, kami di bebaskan untuk jalan² di sekitar bundaran,
Dan gue dayra dan Ara ajak jua ke teman kota untuk cerita
Dan sampai di situ kami beli makanan dulu dan duduk menikmati makan itu,
Kata Billa : kaya apa sih ko bisa di bully,
Kata Ara : iya sama siapa,
Kata dayra : cerita aja,
Kata jua : iya, tapi bukan jua aja yang di
Bully,
Kata dayra : terus,
Kata jua : nanti jua suruh kesini,
Dan jua pun langsung chat teman nya suruh ke taman tempat kami nyantai,
Dan berapa menit kemudian
Temannya jua datang,
Kata nayya : kka Billa,
Kata dini : kka Billa,
Kata gue : nayya, dini, ngapain kesini,
Kata dini : di suruh jua,
Kata dayra : oh,
Kata gue : emang di bully kenapa sih,
Kata Ara : kalian duduk,
Kata billa : yang satu siapa nama nya,
Kata Tiara : tiara kka, bisa di panggil Ara,
Kata Ara : Tiara aja, soal nya nama kka Ara,
Kata Tiara : ya udah Tiara aja,
Dan cerita di mulai,
Kata dini : gini, dinikan di hotel abadikan
Dan satu kamar sama vio dan
Vania,
Kata Ara : tunggu tunggu
Kata dayra : apa lagi,
Kata Ara : vio Vania itu siapa,
Kata dini : anak kelas 10, mereka yang bully
Kita kka,
Kata Ara : baru kelas 10, udah kaya gitu,
Cerita lagi dit, kamu ini
Setengah-Setengah cerita nya,
Kata gue : yang stop tadi siapa,
Kata Ara : gue,
Kata dayra : oon,
Kata dini : dan pas tidur siang tadi, dini
Mau tidur, tapi mereka bilang,
Tidur ko pake kerudung, sok alim,
Kata dayra : kurang aja itu anak, gue pake
Jilbab juga,
Kata Ara : sabar sabar,
Kata gue : ini minum, tarik napas, keluar,
Tarik nafas, keluar, eeeee
Kata dayra : kira lu gue mau lahiran,
Dan tiara jua dini dan nayya ketawa,
Dan dini cerita lagi,
Kata dini : emang kenapa kalo aku pake
Jilbab saat tidur, ini kewajiban ku
Menjadi muslimah seutuhnya,
Dan cuma Allah yang bisa lihat
Mahkota ku dan aurat ku, Allah
Yang ciptakan tubuh ku dan
Mahkota ku,
Kata dayra : mantap, terus,
Kata dini : terus, vio bilang, gue juga bisa,
Terus dini jawab,
Maksudnya,
Dan mereka makasa buat lepas
Jilbab dini, dan dini minta tolong,
Tiba² nayya dan jua datang,
Kata gue : terus
Kata nayya : waktu itu nayya keluar dari
Kamar mandi, habis mandi juga
Dan di situ jua sama Yori tidur,
Nayya dengar orang minta
Tolong, terus nayya bangunin
Jua, dan kami langsung lihat,
Enggak sempat bangunin Yori,
Kata gue : terus,
Kata jua : dan jua sama nayya ketemu tiara
Di depan kamar kami,
Kata Tiara : iya, Tiara juga dengar langsung
Tiara keluar, langsung ketemu
Jua sama nayya,
Kata nayya : iya kka, tapi di situ nayya sama
Jua belum kenal sama Tiara,
Kata jua : iya, jua nanya, kamu siapa,
Kata dia, Tiara,
Dan nayya nanya kamu mau
Kemana,
Orang minta tolong,
Kita juga dengar,
Dan kami langsung ke kamar,
Kata Tiara : dan kami masuk, dini langsung
Peluk jua, dan nayya nanya,
Kenapa ini,
Dan Vania bilang oh lu bawa
Geng jilbab lu, dan langsung
Di jawab nayya, emang kenapa,
Kami berjilbab, mesalah,
Dan di jawab vio, iya,
Apa mesalah nya Tiara jawab,
Di jawab Vania, enggak suka gue
Tiara jawab, emang lu Allah,
Dan langsung ajak dini ke kamar
Nya jua dan nayya kka,
Kata dini : iya kka, dini takut tidur sama
Mereka,
Kata dayra : terus gimana,
Kata nayya : tenang, kan ibu Dewi Tante
Nayya, dini tidur sama kita,
Kata Ara : bukan kasur nya cuma tiga,
Kata nayya : kasur nya cuma dua tapi muat
Dua orang satu kasur, kerena
Besar,
Kata dayra : syukur deh,
Kata dini : jua aku tidur sama kamu ya,
Aku belum kenal sama Yori
Kata gue : Yori baik ko,
Kata dini : takut kaya mereka,
Kata gue : enggak mungkin,
Kata dayra : cie
Kata Billa : ko cie sih
Kata nayya : cie cie
Kata dini : kenapa cie
Kata jua : iya ko malah cie
Kata nayya : oh iya gue lupa kasih tau, kalian
Kalo Abang nya Yori pacar kka
Billa,,
Kata jua : masa, cie,
Kata dini : oh, kalo itu mh tau, tapi gue gak
Tau kalo bang Bagas, Abang nya
Yori,
Kata Tiara : Yori pacar nya Reza kan
Kata gue : ha Yori pacaran,
Kata nayya : tau dari mana lu,
Kata Tiara : lihat dong Instagram Yori dan
Reza
Dan nayya buka Instagram nya Yori dan gue lihat Instagram nya Reza, iya mereka upload foto yang sama berdua lagi,
Kata gue : pasti Yori malu mau cerita,
Kata jua : emang dekat kka,
Kata Ara : dekat banget, rumah aja dekat,
Kata dayra : Billa sama Bagas udah lama
Pacaran, dari kelas 10
Kata Tiara : cie,
Dan nayya beli makanan banyak buat kita²
Kata Ara : hore di traktir Ade kelas ni
Dan kami makan sambil foto² ngobrol, dan ada Yuli sama Dika datang
Berduaan,
Dan muka dini kaya cemburu,
Kata Yuli : bil
Kata Billa : Yuli, Dika, sini makan,
Kata Dika : eh di sini kalian bertiga,
Dan Dika sama Yuli duduk sebelah Ara,
Dan muka di cemburu banget,
Kata Tiara : Din kamu kenapa, masih
Taruma ya,
Kata Dika : ah taruma kenapa Din,
Kata dini : taruma lihat muka lu bang,
Dan kami ketawa, dan Dika kaya ketawa terpaksa,
Dan kami ngobrol asik dan dini diam aja, dan Dika diam aja,
Dan ada Ari datang,
Kata jua : manis banget,
Kata Yuli ; ussss, cowok gue,
Kata jua : ah, sorry
Kata dayra : kalian kelihatan pertakilan nya
Kata Ara : Yoi, tadi galau semua,
Dan dini mulai tersenyum, kerena ternyata Yuli udah ada pacar, kirain dia pacar nya Dika,
Dan Dika masih merenung,
Dan gue bisikin ke Dika,
Kata gue : dik, GK usah galau, tu udah
Senyum dini nya
Kata Dika : apa sih, siapa juga yang galau
Dan kami pun di suruh balik, ke bus kenapa mau balik ke hotel,, dan kami pun sampai di hotel masing-masing,
Dan gue ke tiduran kerena kecapean,
Dan ada yang ngentok kamar kami, dan dayra yang buka,
Kerena gue tidur, Ara di toilet
Kata Zaki : assalamualaikum
Kata dayra : walakumsalam,
Kata Bagas : mana Billa
Kata Zaki : Ara mana,
Kata dayra : ngapain kalian kesini, bukan
Mukrim,
Kata Zaki : Ara mana dulu,
Kata dayra : toilet
Kata Zaki : mau gangguin ah,
Kata Bagas : mana Billa
Kata dayra : tidur
Dan Zaki ngetok pintu toilet dan Bagas gangguin Billa tidur,
Kata Ara : day jangan ganggu dong,
Dan Zaki tetap gangguin Ara, sampai Ara teriak,
Kata Bagas : lucu kamu tidur,
Kata dayra : kalian ini apa sih,
Dan Ara pun keluar pake handuk dan buka pintu langsung teriak
Kata Ara : Zaki !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Langsung masuk lagi ara ke dalam kamar mandi,
Kata Ara : day ambilin baju gue,
Dan gue bangun dan kaget ada Bagas di depan muka gue, gue kan malu kalo tidur di lihatin apa lagi sama cowok,
Langsung gue pukul pake guling, dan Ara keluar pukul Zaki pake gayung,
Pokok nya rusuh deh,
Dan dayra ketawa,
Kata dayra : rasain pukul terus,
Dan ada Dika sama dini lihatin kami kerena pintu terbuka lebar dan di tutup sama Dika dan dini sama Dika masuk,
Kata dini : kenapa ini,
Dan di situ kami stop mukulin mereka berdua,
Malah ketawa sambil senyum,
Kata Dika : malah senyum, udah seters,
Kata Ara : lu udah punya pacar Dika
Kata Dika : GK ada,
Kata dayra : GK usah bohong,
Kata Ara : jujur aja,
Kata Billa : pacaran kan,
Kata dini : enggak
Kata dayra : itu kenapa tangan pegangan,
Dini baru sadar kalo tangannya di pegang sama Dika, dan dini marah,
Kata dini : bang Dika muka mukrim !!!!!!!!
Dan dini mukul Dika pake bantal
Dan di situ Sangat rusuh, dan gue sama Ara masih mukulin Bagas sama Zaki,
Dan bang Fariz datang,
Dan dayra kaget,
Dan dayra lihat baju Fariz ada lipstik cewek nempel di baju bang Fariz, di situ dayra ambil boneka nya Ara buat mukul bang Fariz
Kata dayra : kamu jahat bang, jahat sama
Day,
Kata bang Fariz : ko malah ikutan mukul sih,
Kata dayra : pokok nya jahat,
Dan ada Bu Dewi datang, kerena kamar kami berisik banget,
Dan ibu Dewi pun langsung masuk,
Kata ibu Dewi : stop
Dan kami pun stop juga,
Kata Bu Dewi : ini ada apa,
Kata Ara : Bu ini Zaki ngintip saya mandi,
Kata Zaki : enggak ada Bu, sumpah,
Kata gue : ini Bu Bagas lihatin saya tidur tadi
Kata dini : ini Bu bang Dika pegang tangan
Saya tadi Bu,
Kata dayra : ini Bu, bang Fariz masuk kamar
Cewek Bu, hukum seberat
Seberatnya
Kata ibu Dewi : ikut ibu,
Dan mereka di suruh berdiri di depan kamar kami sambil angkat kaki,
Dan ada Ari sambil ketawa,
Kata Ari ; rasain
Kata Bagas : awas lu,
Dan kelas 10 dan 12 pindah hotel ke hotel Tiara gabung sama kami,
Dan ada Tiara lewat dan kebetulan nama hotel nya Tiara juga,
Kata Ari : Tiara cantik,
Kata Tiara : makasih bang Ari, itu
Kata Ari : itu apa
Kata Tiara : itu,
Dan langsung di jewer sama Yuli
Dan Yuli marah besar ke Ari,
Kata Tiara : kka bukan Tiara ya,
Kata Yuli : emang Ari nya yang kecentilan
Kata Ari : maaf
Kata Yuli : berdiri di situ angkat kaki,
Dan kami ketawa
Dan tiba² Inna datang sambil marah² sama Dio
Kata Inna : ini kenapa berdiri di sini semua
Kata Tiara : di hukum sama pacarnya kka
Kata Inna : oh, dio kamu berdiri di situ juga
Kata Dio : maaf dong sayang
Kata Inna : GK ada maaf-maaf, bete aku
Sama kamu dio, mentang kamu
Ganteng, gombal-gombal Ade
Kelas,
Kata Ari : syukur
Kata Dio : tonjok juga lu,
Kata Cacha : bete gue
Kata gue : kenapa lu,
Kata Cacha : pacar gue genit sama kka kelas
Kata gue : emang lu ada pacar,
Kata Cacha : teman kalian. Ini kenapa
Berdiri di sini semua,
Kata Tiara : di hukum sama pacarnya semua
Kata Cacha : kalo dia, gue suruh diri sini,
Dan ada Rafi datang,
Kata Rafi : kenapain lu pada, hahahaha
Kata Dika : lu enak gk punya pacar,
Kata rafi : enak dong,
Rafi tidak sadar kalo ada Cacha di situ,
Dan cacha bete Rafi bilang kalo dia enggak punya pacar,
Kata Cacha : oh enggak punya pacar ya,
Kata Rafi : ca
Dan cacha pukul Rafi pake guling bekas gue pukul Bagas tadi,
Kata Rafi : ampun ca, maaf,
Kata Cacha : berdiri di situ,
Kata dayra : enggak nyangka gue Rafi
Bisa di terima cewek cantik,
Kata Rafi : awas lu,
Dan mereka udah lama banget berdirinya,
Tapi biarin,
Dan Vania datang,
Dan dini sama Tiara takut,
Dan mereka bilang ke gue kalo itu Vania yang datang, dan gue bilang ke Ara sama dayra,
Kata Vania : mana teman lu,
Kata dayra : teman yang mana,
Kata Vania : Zain
Kata Ara : ngapain lu cari Zain, urusan apa,,
Kata Vania : kepo banget lu,
Kata dayra : kalo kita kepo mesalah Bu Lo,
Lu masih bocah, mulut,
Kata Vania : kenapa mulut gue,
Kata dayra : kaya
Kata Ara : anjing,
Kata Billa : udah,
Dan Zain datangin Vania,
Kata Zain : Van
Kata Vania : Zain
Kata Zain : kamu sudah menipu aku,
Dan kami kaget menipu apa,
Dan kaya Zain dan Vania udah lama kenal,
Kata Vania : nipu apa coba aku sama kamu,
Kata Zaki : ah aku kamu,
Kata Zain : kita udah 2 tahun pacaran,
Dan aku pacaran sama kamu
Terpaksa, kerena kamu bilang,
Papah ku ada utang sama papah
Kamu, dan itu semua bohong,
Serah aku mau dekat sama cewek
Mana, aku enggak pernah cinta
Sama kamu,
Kata Vania : Zain maafin aku,
Dan Zain berdiri sama cowok cowok yang kamu hukum dan tiba² Vania langsung peluk dini sama tiara,
Dan di situ Vania minta maaf dan dia udah minta maaf ke jua sama nayya, dan ke gue , day dan Ara, dan kita memaafkan Vania, dia sadar sudah di pengaruhi vio untuk menjahatin dini, Tiara, jua sama nayya,
Dan para cowok kami tinggalkan, dan emang hukuman mereka sudah berhenti,
Dan kami biarkan mereka, kami cuekin
Dan kami pun mandi dan bersiap untuk sekolah sambil liburan, lokasi nya ada di lapangan tugu, istana kuning
Dan kita kesana jalan kaki kerena dekat dari hotel,
Dan kami pun sampai, dan kami masuk ke istana kerajaan zaman dulu kala dan banyak barang antik seperti Mariam, Gucci dan piring keramik dan foto² pangeran, dan kursi kerajaan dan di situ tidak boleh di dudukin, dan ada kuda kencana, dan Gucci nya di tutup pake kain kuning, kerena di sini adatnya kuning, dan kalo kain itu di buka dari Gucci nya dan Gucci nya jatuh kota Pangkalanbun bisa banjir, dan kata orang Pangkalanbun ini musuh nya banjir, maksudnya becanda nya banjir, semoga kota ini tidak ada apa² dan kalo di Kotawaringin barat ini, kalo ulang tahun pada 3 Oktober pasti meriah seperti pawai nasi adat, pawai klotok, macam² deh, dan ada istana kedua di Kotawaringin lama, sekitar 1 jaman kalo kita mau kesana,
Dan waktu nya istirahat,
Dan gue, ara, day, Yuli, Inna, cacha, dini, Tiara, jua, nayya, Vania, yori, Ajeng dan Cathy, Vira,
Dan mereka duduk di bawah, di lapangan tugu dan mereka duduk di situ, dan para cowok turun juga duduk terpisah dengan kami, dan kka kelas 12 cewek duduk sama kita juga, tapi diam-diaman
Kita cuma sebarangan duduk nya sama cowok tapi agak jauh,