
Karna keputusan dari mama sintia yg tidak bisa dibantah akhirnya hri ini Rayen dan Ani terpaksa mengikuti kemauan mamanya untuk bulan madu ke paris.
" Momy samma dady pulllangnya lama"?.kata kevin dengan raut wajah sedihnya karna tidak diperbolehkan ikut dengan org tuanya
"tidak sayang, kami hanya sebentar urusannya, jdi anak dady ngk boleh nakal ya. nanti dady bawa hadiah banyak buat jagoan dady" kata Rayen menyakinkan anaknya yg cemberut itu.
kevin turun dri gendongan dari dadynya dan beralih kepangkuaan Ani,momy barunya itu
"momy cepet pullangnya ya, nanti kevin kangen belat tauk"ujar kevin sambil mencium momynya itu
" momy pasti cepat pulang" ujar Ani memeluk anaknya itu
" ya sudah, kalian cepat berangkatnya, ini sudah semakin siang" kata mama sintia pda anak dan menantunya
πΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah menempuh perjalanan naik pesawat sekitar 2 jam 45 menit akhirnya mereka sampai di pulau milik pribadi keluarga Anggara. setelah sampai di villa besar mereka Rayen dan Ani msuk ke kamar mereka. sebernarnya Ani merasa ragu untuk berdua bersama Rayen.
malam hari pun tiba Rayen dan Ani makan malam bersama. mereka makan malam tanpa ada sepatah katapun.
di sela sela makanana malam mereka hp rayen berbunyi pertanda ada yang menelfon Rayen. dia pun melihat ternyata mamanya yang menelfon. dan mengangkatnya
di layar Hp muncul lah seorang bocal kecil yang berwajah imut siapa lagi kalau bukan putra Rayen kevin Anggara
"Dady...hikss... hiks. hiks... "Terlihat kevin menangis dipangkuan sang nyonya sintia itu.
"Putra dady kenapa hm... " Rayen panik ketika melihat putranya menangis sesegukan.
Ani pun tak kalah terkejutnya mendengar putra sambungnya yang menangis sesegukan itu. apakah terjadi sesuatu terjadi pada putranya?
"Dady.,Kepin kangen sma momy sma dady hiks...hiks.. kapan momy na pulang??""
Rayen pun memijat pelipisnya karna ulah sang putranya
Ani pun berisiatif untuk meminta telfon dri genggaman sang suaminya.
"Tuan berikan saya ponselnya"
Rayen pun langsung memberikan telfonnya
"Anak momy kenapa nangis hmm..."? tanya Ani
"momy hiks... hiks... hiks... kepin kangen aku mahu ikut na sama momy sama dady"
keluh kevin
"Iya sayang momy nanti pulang ya.anak gatteng ngk boleh nangis nanti gantenya hilang lohhh" .
"ndakk hiks...hiks...hiks...kepin ganteng kepin ndak mau jellekkk hiks.." dengan sisa tangisnya kepin mulai berhenti menangis
"ya cudah kepin ndak akan nanit lagi".kata sang anak dengan tingkah lucunya
Rayen dan Ani merasa lega akhirnya karna berhasil membujuk putranya yang sedang merajuk itu.
"ok boy nanti dady bawakan hadiah banyak untukmu".Rayen pun merayu anaknya supaya tidak cemberut lagi.
" ok dady nanti kepin mau dedek bayi ,bawa banyak ya dady"
bagaikan terlambat petir Ani dan Rayen sangat terkejut permintaan anaknya. mata mereka membulat sempurna.siapa yang mengajarkan anaknya berkata seperti itu
"i-iyaa sayang" kata ani dengan senyum getirnya.
β€β€β€β€β€β€β€β€β€
Hari ini seperti biasa kedua insan itu sibuk dengan urusan masing masing mereka. bukannya bulan madu tapi mereka hanya sibuk dengan urusan masing masinh
Rayen sibuk dengan urusan kantornya sedangkan Ani tidak melakukan apa apa .
tut..tut... tut
"Halo..baiklah saya kesana sekarang"kata Rayen dengan sambungan telfonyaa......
hay gys lama tidak berjumpa yaYaππ€£
karna saya ada urusan selama beberapa bulan ini jadi tidak pernah up
semoga saya lebih rajin up nya
jangan lupa dukung otor ya β€π