Please Remember Me

Please Remember Me
Pulang Bareng


Setelah bel pulang semua siswa sudah keluar dari kelas yang ada dikelas hanya kevin dan lauren.Hari ini adalah hari jum'at jadi semua murid langsung keluar kelas,ada yang langsung pulang dan menikmati weekend dirumah dan ada yang pergi ke cafe ngumpul sama temen temen.Lauren sedang mengemasi bukunya dan hendak pulang bersama dengan aurel dan lia tapi tiba tiba ada pesan yang masuk di HP lauren dan pesan itu dari aurel,isi pesannya seperti ini "emm kaila maaf ya kita ada urusan mendadak jadi engga bisa pulang bareng maaf banget soalnya ini penting banget maaf sekali lagi nanti kita ketemu dirumah aja maaf ya".Dalam hati lauren berkata " yah terus aku pulang naik apa? atau aku naik transportasi umum?".Lauren menghembuskan nafas kasar.Kevin melamun dia berfikir kenapa lauren menjadi seperti itu tapi lamunannya buyar karena ada pesan yang masuk dari aurel isi pesannya seperti ini "tolong anterin kaila, kamu ajak jalan jalan kemana gitu sekalian ajak keliling kota dia baru pindah kesini jadi belum pernah keliling kota kemarin dia bilang pengen keliling kota tolong ya".Setelah membaca pesan itu kevin mengerti kenapa lauren mengembuskan nafas dengan kasar dan kevin berfikir untuk berbicara dengan lauren tapi dia terlalu takut akhirnya kevin memberanikan diri untuk berbicara dengan lauren "mmm kamu udah dijemput?" tanyanya kepada lauren."ha? oh kayanya aku pulang naik bus deh kenapa?" jawab lauren kepada kevin."engga papa aku cuma nawarin pulang bareng sekalian keliling liat kota" ucap kevin pada lauren."ha?! keliling liat kota?!" tanya lauren."Iya mau?" tanya kevin pada lauren."Mau,mau banget aku pengen keliling liat kota aku belum pernah keliling liat kota"ucapnya sangat antusias."kalo mau ayo tapi aku bawanya motor engga mobil nanti rambut kamu berantakan"ucap kevin pada lauren."Engga papa yang penting keliling liat kota" ucapnya lebih antusias daripada yang tadi."yaudah ayo"ucap kevin pada lauren sambil menggandeng tangan lauren.Setelah sampai ditempat parkir,kevin membantu lauren menggunakan helm dan memberikan jaket yang dia bawa kepada lauren sambil berkata "pake ini biar engga masuk angin". "Makasih" jawab lauren kepada kevin dengan senyum yang sangat lebar membuat wajah kevin merah.Lalu kevin langsung membalikan badan dan memakai helm untuk menutupi wajah kevin yang merah."Ayo" kata kevin memberi perintah untuk naik ke motornya lalu lauren menjawabnya dengan sangat antusias "ayoo!!!".Mereka berboncengan dan lauren menggunakan baju kevin untuk pegangan, walaupun hanya baju tapi kevin sangat senang.Dan saat didepan mereka ada orang yang berhenti mendadak terpaksa kevin juga mengerem mendadak,karena berhenti mendadak tidak sengaja lauren memeluk kevin.Kevin dan lauren sama sama kaget dan lauren langsung menarik kembali tangannya dan langsung bilang " maaf engga sengaja" dengan wajah yang sangat merah karena malu begitu juga dengan kevin.Lalu berkata "oh iiya engga papa salahku juga berhenti mendadak maaf ya" ucap kevin agak gugup karena masih syok dengan kejadian tadi."iiya engga papa" balas lauren juga sama gugupnya.setelah itu mereka melanjutkan berkeliling kota sampai sore hari.Hari itu mereka benar benar terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang berkencan.Sebelum larut malam kevin mengantarkan lauren kembali kerumah.Setelah tiba dialamat yang dikatakan oleh lauren kevin langsung pulang karena takut kemaleman tapi sebelum pulang kevin berbicara sesuatu yang membuat lauren sangat senang dan lauren tidak tahu perasaan apa ini.Aurel dan lia sudah menunggu mereka berdua dari tadi,setelah mendengar suara motor mereka langsung kebawah dan mengintip lauren dan kevin tapi mereka tidak bisa mendengar apa yang dibicarakan oleh lauren dan kevin.Lauren masuk kerumah dengan wajah yang sangat senang.Lia yang sudah sangat kepo dengan apa yang dibicarakan oleh kevin dan lauren dari tadi pun langsung bertanya kepada lauren dengan pertanyaan beruntun "yang nganter kamu tadi kevin kan?tadi kamu sama kevin ngomongin apaan?tadi kevin ngomong apa kok kamu keliatan seneng banget?"."sshhht kepo banget sih" ucap aurel dengan ketus sebenarnya aurel juga sangat kepo dengan apa yang dibicarakan oleh mereka berdua tadi didepan tapi dia mencoba menutupinya."emang tadi kalian ngomong apa?"sekarang yang tanya bukan lia melainkan aurel."yeuu lo juga kepo kenapa bilang aku kepo?"ucap lia tidak rela karena waktu lia tadi bertanya kepada lauren aurel malah mengatakan bahwa lia kepo padahal aurel juga sama saja."ya kan seenggaknya aku engga nanya sebanyak lo!" ucap aurel kepada kembarannya itu."sama aja kali!!"balas lia kepada aurel."shhtt diem aja deh lo biar kaila jawab kalo lo ngomong terus kapan kaila jawabnya?! " ucap aurel kepada lia,lia yang masih tidak rela hanya mendengus kesal."ya kan la?"ucap aurel kepada lauren.Tapi lauren masih melamun dan tidak menjawab pertanyaan aurel."la?kaila?!" ucap lia sambil melambaikan tangannya di depan wajah lauren.Lauren sadar dari lamunannya dan bertanya kepada lia dan aurel "ha?apa? kalian tadi ngomong apa? maaf tadi aku melamun"ucap lauren." huuh elo tadi ngomong apaan sama kevin didepan???" tanya lia yang sudah bosan menanyakan pertanyaan yang sama sejak tadi."ha?oh enggak papa tadi kita engga ngobrolin apa apa"ucap lauren menyangkalnya "eh iya aku mau kekamar dulu ya aku capek" ucap lauren kepada mereka berdua."aku juga mau mandi" tambah lauren sebelum benar benar pergi kekamarnya."ya ampun😑😑😑"ucap lia karena menurutnya semua yang pertanyaan yang dilontarkan ke lauren tadi semuanya sia sia."ya udahlah mungkin lauren engga mau bicara engga penting juga" balas aurel kepada lia walaupun sebenarnya aurel juga sangat kepo tentang itu tapi pikirnya "kalo lauren engga mau jawab tinggal tanya aja ke kevin". Setelah lauren sampai di kamarnya dia langsung mengunci pintu dan langsung berbaring Dikasurnya.Dia sangat senang sampai teriak walau engga terlalu kencang takut kedengeran sama orang lain.Dia sangat senang karena kejadian tadi didepan rumah walaupun kata kata yang diucapkan kevin kepada lauren terbilang wajar dan biasa tapi entah kalau berasal dari mulut kevin terasa berbeda.saking senangnya lauren ketiduran dan lupa ganti baju bahkan dia juga melupakan makan malam.


flashback on:


Setelah sampai didepan rumah,lauren ingin masuk rumah tapi tangannya ditarik oleh kevin.Lauren kaget dan wajahnya langsung merah karena badan mereka terlalu dekat hampir seperti pelukan,lalu dia bertanya kepada kevin agak gugup " ke kenapa?"."anu jaketnya belum kamu lepas"ucap kevin kepada lauren.Lauren sangat malu karena dia terlalu geer.Lauren mencopot jaket kaevin yang dipakainya lalu memberikan kepada kevin tanpa melihat wajah kevin.kevin menerima jaket yang diberikan oleh lauren tapi dia bingung kenapa lauren tidak menatap wajahnya saat memberikan jaketnya tapi dia berfikir mungkin lauren lelah karena berkeliling kota.Kevin pun menaiki motornya dan menghidupkan motornya tapi sebelum pergi kevin melihat lauren yang berdiri didepan pintu tapi belum membuka pintu dan lauren tetap tidak melihat wajah kevin.Lalu kevin mengatakan "good night,have a nice dream" dengan senyum yang sangat lebar dan saat itu kevin terlihat sangat Tampan bukan berarti kevin tidak tampan tapi saat itu kevin terlihat berkali kali lipat lebih tampan dari sebelumnya.Saat kevin mengatakan have a nice dream jantung lauren rasanya ingin copot saat kevin mengatakan itu lauren langsung melihat ke arah kevin walaupun tidak lama tapi lauren dapat melihat senyum kevin dan wajah kevin dengan senyum itu masih terngiang dikepala lauren.


jangan lupa like and comment bye bye 👋👋