
ndi... dah siap blum tugas persentase IPS nya...
gue lagi males nich ward... belum apa-apa ni guru baru banyak tingkah nya... gimana kalau besok kita kerjain...kemarin malu banget gue di buat tu guru...
hahaha makan nya ndi... seperti nya pakai rumus lain ngerjain tu guru...
hmmm... menurut mu gimana ward...
gimana kalau besok kita sepakat satu kelas gak ngerjain tugas... kita lihat reaksi bu ninta gak mungkin kan dia ngeluarin kita satu kelas...
boleh juga ide loe ward... pingin lihat reaksi wajah bu ninta.. hahahaha....tapi gimana dengan Irene... diakan susah diajak kerjasama...ward...
ah gampang... Irene kan dah lama naksir gue tinggal dirayu dikit pasti dia manut... pokoknya serahin aja sama gue...
oke... gue hubungin teman-teman biar besok pagi kita ngumpul sebentar untuk membahas tugas bu ninta.
keesokan paginya seperti biasa Kelas XI IT sudah berunding bersama untuk sepakat tidak mengerjakan tugas yang sudah diberikan bu ninta.
selamat pagi semuanya....
pagiii... bu....
baiklah kita lanjutkan materi kita dan coba kumpul berdasarkan kelompoknya masing-masing...
dan kami pun berkumpul sesuai arahan bu ninta, kami saling pandang-pandangan untuk memberi kode.
nah sekarang persentase dimulai dari kelompok Edward... silahkan kedepan untuk mem presentasikan tugas nya..
maaf bu kelompok kami belum selesai tugasnya bu...
kok bisa Edward...
dengan tenang bu ninta mendengar penjelasan ku, tampaknya dia berusaha untuk mencari tahu kebenaran dibalik alasan ku tadi.
hmmm bagaimana dengan kelompok lainya...
sama bu... seru satu kelas sambil cengengesan.
oke baiklah kalau begitu... tetap dengan posisi kelompok nya... sekarang semua berdiri... setiap kelompok saya akan ajukan pertanyaan sesuai materinya. saya akan mulai dengan kelompok Edward...pertanyaan pertama pembentukan kepribadian seseorang itu di mulai dari mana, mengapa dasarnya di mulai dari sana dan bagaimana supaya dasar pembentukan itu tidak rusak akibat pengaruh dari eksternal...
maaf bu pertanyaan pertama saja sudah beranak tiga, kalau bisa pertanyaan kedua KB ya bu.. seru ku...
sontak satu kelas ketawa... mendengar celotehan ku menyatakan protes atas banyak nya pertanyaan bu ninta. dan aku melihat ekspresi bu ninta tampak wajah nya mulai marah dan tidak terlihat sedikit pun wajah bersahabat... mata nya tajam menatap wajah ku entah kenapa guru berdarah batak ini sanggup membuat ku deg deg an bukan karena suka tapi takut yang tidak tahu entah apa yang aku takutkan dari nya, aura nya beda banget... bahkan aku melihat satu kelas bungkam... akhirnya aku terpaksa memaksakan kelompok ku untuk berpikir mencari jawaban yang tepat. entahlah karena sakin takutnya melihat bu ninta nanti marah tiba-tiba saja otak ini encer seketika dengan lancar nya aku menjawab setiap pertanyaan bu ninta.
oke pertanyaan kedua, ada pepatah menyatakan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya yang memiliki arti bahwa Sifat anak tidak jauh berbeda dengan Ayah atau Ibunya. bagaimana pendapat kelompok kalian tentang pepatah ini.
dan kami pun berdiskusi kembali, gini bu kelompok kami setuju bahwa kepribadian itu pada dasarnya dibentuk dalam keluarga jadi apa bila dari dasar nya aja salah maka besar kemungkinan anak tersebut memiliki kepribadian yang menyimpang, contohnya apabila dari kecil si anak sering melihat ayah nya berkata kata kasar besarnya anaknya itu pasti berkata kasar juga karena anak meniru prilaku Ayah nya tapi sebaliknya apabila si ayah selalu berkata yang baik maka anak juga akan meniru bu. makanya kami setuju dengan pepatah tersebut.
bagaimana dengan pendapat kelompok lainnya.. kata bu ninta...
kami dari kelompok B, perkenalkan nama saya Irene kelompok kami kurang sependapat dengan pepatah tersebut karena bisa saja dasar keluarga nya dah benar dalam membentuk kepribadian si anak tapi bisa saja rusak karena faktor lain contohnya faktor teman sebaya , apabila si anak bergaul dengan teman sebaya nya yang tidak beres dan anak terpengaruh sehingga anak tersebut melakukan penyimpangan masa kita salah kan didikan orang tua nya. gimana menurut teman-teman...
kami dari kelompok C juga sependapat dengan Irene, saya yakin keluarga pasti menanamkan dasar yang kuat untuk membentuk kepribadian anaknya tapi memang cenderung fakta eksternal lah yg paling berpengaruh.
kami dari kelompok D sependapat dengan kelompok A penjelasan Edward menurut saya sudah benar bahwa apabila pondasi sudah kuat maka walaupun si anak terpengaruh dari luar tapi sianak pasti akan ingat kembali tentang ajaran orang tuanya. akan timbul penyesalan dalam diri si anak karena tidak sesuai dengan ajaran orang tuanya.
entah kenapa pembahasan materi ini semakin memanas antara pro dan kontra tak terasa semuanya membahas dan mengemukakan pendapat nya masing. dan aku melihat segurat senyuman diwajah bu ninta... melihat kami menjadi aktif karena mempertahan pendapat masing-masing dengan memaparkan semua bukti untuk menguatkan argumen kelompok masing-masing. sehingga kami lupa akan rencana ingin membuat bu ninta marah.
tampa kami sadari semua berjalan sesuai rencana bu ninta bahwa hari ini benar-benar kami telah melakukan persentase. entah kenapa ada sedikit kekaguman terhadap bu ninta, dia sedikit saja memberikan umpan tapi kami seperti ikan kelaparan dengan mudah terpancing.