
Sudah satu bulan eunhye di korea dan sudah saatnya masuk sekolah.sekarang eunhye
sedang bersiap siap untuk kesekolah dia memakai seragam sekolah
seragam eunhye
eunhye turun ke bawah untuk sarapan di meja makan sudah ada yoona dan yong-hwa “eunhye bunda akan tunggu kamu di kantor kepala sekolah jadi jangan sampai telat atau membuat keributan bunda berangkat sekarang” yoona berdiri dan pergi meninggalkan eunhye bersama yong-hwa “hwa lo bawa mobil ya gue mau pinjem motor lo” yong-hwa menggeleng “gak gak gue mau pake motornya nanti pulang sekolah gue lo pake mobil aja dulu kalau besok oke”eunhye bangun dari duduknya dan berjalan meninggalkan ruang tamu.eunhye tidak mendengar teriakan yong-hwa,dia berjalan menuju sekolah.dia tahu bahwa sekolah jauh dari rumahnya apalagi dia harus berjalan kaki.eunhye melihat jam tangan nya dan sudah menunjukkan puguel 07.58 pada saat itu eunhye berlari karena pada segitu gerbang sudah di tutup dia tak ingin di hari pertamanya dia sudah telat.
08.04
eunhye baru sampai di sekolah dan dia melihat bahwa gerbang sudah di tutup di sana ada beberapa anak osis.eunhye melihat ke kanan kiri dan melihat dinding yang tidak terlalu tinggi.handphone nya dari tadi sudah berdering menandakan adanya panggilan masuk.eunhye mencoba melemparkan tas nya ke dalam sekolah itu.eunhye mundur beberapa kemudian lari ke arah dinding tersebut dan melompat.eunhye sudah ada di dalam gedung sekarang.saat hendak membawa tasnya ada sebuah benda yang mendarat di kepalanya
BUG
“apakah ada yang datang terlambat atau murid baru?”tanya seorang lelaki panggil dong-min“gak kak kita gak lihat” itu mengangguk lalu ada seorang pemuda yang menghampirinya “kak di sana dae-hyun sama temannya lagi ribut sama seorang perempuan kayanya dia murid baru deh”dong-min terkejut mendengar perkataan pemuda tadi “eunhye” dong-min pun berlari ke arah yang di maksudkan pemuda tadi dan benar saja dae-hyun woojin in-su yo-han sedang berante dengan eunhye
BUGG BUGG BUGG
“berhenti”dong-min mencoba memisahkan mereka namun terkena pukulan eunhye.teman dong-min woon-bin
dan ha-joon iguet memisahkan merekamerekapun berhenti.mereka di bawa ke ruang BK tapi tidak dengan eunhye,dong-min membawanya ke ruang kepsek.saat eunhye dan dong-min masuk eunhye melihat ada
satu laki laki paru baya satu guru dan satu lagi adalah yoona bundanya. “permisi
pak,saya membawa eunhye” eunhye sedikit terkejut kenapa dong-min mengetahui namanya
“eunhye apa yang sudah kamu lakukan apakah kamu mebuat keributan tanya bunda eunhye menghampiri eunhye “aku cuma berantem ”
PLAK
“sudah bunda bilang untuk tidak membuat keributan di sini eunhye,apakah kau tidak malu kau itu perempuan bersikaplah layaknya perempuan!” yoona marah pada eunhye “sudahlah yoona mungkin itu memang bukan kesalahannya”hyun-sik mencoba menenangkan yoona “eunhye lebih baik sekarang kamu masuk saja ya ke kelas dia adalah wali kelas kamu”eunhye keluar dari sana.eunhye mengikuti guru itu untuk ke kelas
Eunhye dan guru itupun masuk dan banyak mata yang melihat eunhye ketika eunhye masuk bahkan ada banyak yang berbisik melihat penampilan eunhye. “anak anak perhatian hari ini kita kedatangan murid baru”guru itupun melihat ke arah eunhye “eunhye perkenalkan diri kamu”eunhyepun memperkenalkan dirinya “kim eunhye” singkat
itulah eunhye jika bertemu dengan orang baru pasti menjadi cuek.semua melihat eunhye dengan tatapan aneh bagaimana tidak ada yang memerhatikan luka di wajahnya,bajunya yang tidak rapih jadi perhatian satu kelas “emm baiklah eunhye kamu bisa duduk bersama yerin”eunhyepun duduk di bangku yang di pilihkan.eunhye sebenarnya sedikit risih dengan orang baru namun apalah daya “hai,aku yerin”eunhye tidak menjawabnya dan memilih untuk melihat saja ke depan saja
KRING
KRING
‘wah kayanya dia bakal jadi anak famous deh’
‘lihat deh kayaknya dia habis berantem,jangan sampai dari kita ada yang berurusan sama dia’
‘wah cantiknya’
‘cantik banget’
‘dia anak baru ya’
‘cantiknya’
‘kayaknya dia satu geng sama yoora'
BRUKK
Seorang gadis menubruk eunhye sampai minuman eunhye tumpah ke pakaiannya “yak apa yang lo lakuin kyung-soon!” kyung-soon berdiri dan meminta maaf kepada eunhye.eunhye kesal bukan karena minumannya tumpah tapi melihat apa yang terjadii “hei,lo anak baru itukan,kenalin gue yoora” eunhye melihat ke arah wanita itu dengan tatapan tajam yoora mengulurkan tangannya.namun eunhye tak membalasnya “ganti yoghurt gue” eunhye mengucapkannya tanpa menatap yoora “oke bakal gue ganti kok tenang aja,yak kyung-soon beliin gue yoghurt satu” perintahnya kyung-soon pun mengangguk mengerti.kyung-soon menghampiri yoora dan memberikan minuman nya ke yoora “ini gue ganti” yoora memberikan yoghurt itu ke eunhye dengan sedikit di lempar.eunhye mengambilnya dan pergi keluar namun bajunya di tarik oleh kyung-soon hingga dia terdiam di sana.eunhye melepaskan genggaman tangan kyung-soon dari bajunya
Eunhye
berjalan di kolidor dan mendengar bahwa kyung-soon adalah korban bullyan yoora
dan dae-hyun.mendengar itu eunhye berbalik menuju kantin dan di sana benar saja
kyung-soon sedang di bully abis abisan oleh yoora dan di sana ada cowo yang
tadi berkelahi dengan eunhye dia adalah dae-hyun.eunhye melihat bahwa kyung-soon
sudah kelelahan bahkan di pipinya ada bekas tamparan dan itu sangatlah merah.eunhye berjalan mendekati mereka
“bolehkah gue ikutan bersenang senang?”unhye duduk di salah satu banggue di sana semua orang di sana melihat ke eunhye.dae-hyun yang melihat ada eunhye di sana melihat apa yang akan eunhye lakukan “tentu saja lo boleh bersenang senang dengan kita” yoora mendekat ke arah eunhye.eunhye bangun dan membuka minuman yang tadi
di belikan oleh yoora dan menumpahkan minuman itu ke baju yoora “makasih” singkat eunhye lalu berjalan ke arah kyung-soon.yoora terlihat sangat kesal "kau gila kau sudah mencari masalah dengan gue bodoh!” eunhye tak mendengarkan ucapan yoora dan melanjutkan jalannya “hei apa yang kalian lakukan tahan dia”
song-hwa dan hae-won mencoba memegang tangan eunhye
BUGG
BUGG
PLAK
Mereka tersungkur “jangan main main sama gue” eunhye membantu kyung-soon “makasih” eunhye gak menjawab perkataan kyung-soon.saat eunhye dan kyung-soon berusaha keluar dari kerumunan itu jalannya di hadang oleh dae-hyun dan jiwon dan juga in-su "kita bertemu lagi” ucap dae-hyun “minggir” eunhye berusaha keluar dari sana tapi tangannya di tahan oleh dae-hyun eunhye di bawa ke tempat dimana dia masuk tadi “lo ingin jadi penyelamat orang itu kan” dae-hyun menunjuk ke arah kyung-soon “baiklah gue bakal ngebebasin dia” mendengar itu teman temannya dan yoora tak habis pikir apa yang ada di pikiran nya “hyun apa yang kau lguekan” dae-hyun memberi isyarat kepada yoora untuk diam “tapi dengan satu syarat lo harus menanggung kosekuensinya yaitu jadi target kita selanjutnya bagaimana?” tawar dae-hyun “coba saja kalau bisa” eunhye melepaskan genggaman tangan dae-hyun dengan kasar dan berjalan ke arah kyung-soon tidak lupa eunhye juga kembali ke dae-hyun dan menampar pipinya daehyun.
Eunhye dan kyung-soon kini berada di kamar mandi “terima kasih kamu sudah menolong aku dan maaf karena aku kamu jadi korban berikutnya”eunhye melirik kyung-soon sekilas dan langsung membuka baju nya yang kotor tadi “hmm gakpapa tapi semua itu tidak gratis”mendengar itu kyung-soon terlihat sangat tguet “apapun akan aku lakukan bahkan kalau kamu ingin aku jadi pembantu mu di sekolah juga gak papa aku rela” eunhye menyodorkan bajunya ke kyung-soon “cuciin baju gue dan bawa besok” kyung-soon kaget dengan ucapan eunhye “kenapa gak mau?” sekali lagi “gak gue mau kok tapi Cuma itu?” eunhye berdehem.eunhye dan kyung-soonpun berjalan bersama di kolidor menuju kelasnya masing masing.
“kenapa gak pakai baju seragam lo?”eunhye di hadang oleh dong-min karena eunhye cuma pake kaos putih dan rok saja “tuh” kyung-soon memperlihatkan baju dan jas eunhye yang basah dan kotor “kenapa bisa begitu?” tanya dong-min “awas gue mau ke kelas kyung-soon,jangan lupa bawa itu besok” eunhye pergi begitu saja dari sana. dongmin bertanya pada kyung-soon “kyung-soon sebenarnya ada apa ini” kyung-soon menceritakan semuanya muali dari dia yang jadi korban bullyan dae-hyun dan yoora sampai eunhye yang di targetkan selanjutnya karena menolongnya.dong-min kanget mendengarnya dan langsung pergi ke ruang guru dan meminta baju seragam untuk eunhye.
Eunhye masuk ke dalam kelas disana ada dae-hyun jiwon dan in-su.eunhye tidak meliriknya dan duduk di bangkunya saat akan membawa bukunya di bawah meja eunhye seperti memegang sesuatu yang lengket eunhye mengeluarkan tangannya dan melihat itu adalah permen karet.eunhye melihat ke arah dae-hyun jiwon dan in-su yang sedang tertawa eunhye membawa jaketnya dan berjalan mendekati tong sampah.eunhye membersihkan tangannya dengan jaket itu dan langsung membuangnya ke tong sampah.melihat itu dae-hyun jiwon dan in-su berhenti tertawa
RING
RING
eunhye duduk kembali di bangkunya,gurupun memasuki kelas eunhye,eunhye dipanggil karena dia tidak menggunakan seragam sekolah “kau anak barukan kenapa gak pake baju seragam dimana seragamnya?”eunhye menunduk saat hendak menjawab ada suara ketokan pintu
TOK TOK TOK
Guru itupun membuka pintu kelas itu “maaf bu saya kemari untuk memberikan seragam eunhye,karena punyanya tadi ketumpahan minuman saya bu” eunhye melihat ke arah pintu “oh baiklah kalau begitu”semua orang di kelas itu tercengang “bu bolehkah saya berbicara dengan eunhye”ijin dong-min ke bu guru “tentu,eunhye ibu kasih waktu kamu 15 menit untuk berbicara dengan dong-min”eunhye mengangguk dan berjalan mengigueti dong-min,eunhye berhenti berjalan di kolidor yang cuguep sepi “to the point” dong-min yang mendengar itu langsung menghentikan langkahnya dan kembali mendekati eunhye “ini gue ambilin seragam buat lo” eunhye mengernyitkan dahinya “jangan sok baik”eunhye hendak pergi tapi tangannya di tahan oleh dong-min “ gue tulus kok udah nih ambil aja dari pada lo nanti di hukum” eunhye membanting baju itu ke lantai “udah gue bilang jangan sok baik ke gue!” eunhye pergi begitu saja meninggalkan dong-min yang berdiam diri disana.
Pulang sekolah eunhye melihat kalau dae-hyun,yoora dan juga teman temannya sudah berdiam diri menunggunya.eunhye berjalan dengan santai kearah mereka dengan menggunakan headseatnya.eunhye tak mendengarkan ucapan mereka dan melanjutkan jalannya “awas” dae-hyun membuka headseat eunhye kau masih punya huutang pada kami” eunhye melihat ke arah jalan kalau yong-hwa sudah ada di sana akhirnya eunhye menabrak bahu dae-hyun dan melanjutkan jalannya menuju yong-hwa. Dae-hyun melihat eunhye berbicara dengan orang yang naik motor .dae-hyun seperti pernah lihat motor itu namun dia lupa.eunhyepun pergi dari sana bersama lelaki itu “yoon kok gak di kejar?” yoora mendekati dae-hyun “kita pulang saja gue ada rencana buat besok.
‘menarik’
......................bersambung........................