Friend Zone

Friend Zone
Episode 6 Perpindahan semester


Hari hari pun berlalu, sekarang aku dan alfan semakin menjalin hubungan yang dekat. Kami yang awalnya hanya chatan ketika bahas pulsa kini kami sering chatan membahas hal yang tidak penting. Alfan lama lama menjadi sangat perhatian kepadaku. Bahkan yang awalnya alfan selalu menitipkan uang pulsa ke ipit sekarang dia memberikan nya langsung kepadaku. Bahkan teman ku sering bilang kepadaku bahwa alfan sering mengintip aku di kelas. Ya begitulah sifat alfan sangat lah pemalu.


Tak terasa ulangan semester ganjil di laksanakan. seperti biasa aku yang tak pernah minat masuk sekolah madrasah selalu malas untuk belajar. Jangan kan belajar di rumah belajar di kelas saja sangat jarang. Aku hanya yakin akan keberuntungan, ya semoga saja kali ini aku beruntung. Orang tua ku juga tidak peduli aku mau belajar atau tidak. Tapi orang tua ku sangat tidak suka kalau nina lebih pintar dariku. Mungkin karna keluarga ku dan nina saling bermusuhan. Bahkan disekolah aku tidak mengikuti satupun ekstra. Kataku ekstra itu hanya menghabiskan waktu.


Satu persatu mata pelajaran pun di ujikan, akhirnya ulangan pun selsai. Kini hanya pembagian lapor, setelah lapor di bagikan ternyata nilai ku biasa biasa saja. Akupun pulang kerumah dirumah orang tua ku memarahi ku karna aku tidak bisa mendapatkan peringkat seperti nina. Ya wajar sajalah jika aku tidak bisa mendapatkan peringkat orang aku lo masuk nya kelas unggulan sedangkan nina kelas B kataku sambil mengeluh. Tiba tiba ada yang menepuk bahu ku sambil berkata sudahlah tidak usah di dengarkan ayok kita ke kamar, ternyata dia adalah kakak ku iya kk vita.


libur pergantian semester pun akhirnya berakhir. Liburan ku dan kakak ku hanya dirumah saja nonton tv main hp ya cuma gitu tiap harinya. pagi pagi sekali aku yang sedang asik tidur tiba tiba di kaget kan dengan siraman air. Byur.. Basah semua kasurku aku yang kaget sontak terbangun. Hah ada apa ada tsunami apa kataku sambil kaget. Sontak saja kakak ku tertawa, Bngun woy sekarang kan udah masuk sekolah lagi. akupun segera lari ke kamar mandi dan akhirnya aku sudah siap setelah selsai akupun segera kembali ke kamar. Ketika aku masuk kamar alarm ku baru berbunyi, segera ku ambil dan kulihat jam ternyata masih jam lima kurang sontak diriku kaget dan langsung berteriak kesal memanggil kakak ku. Semua orang pun akhirnya masuk ke kamar dikira mereka aku kenapa kenap, huh sungguh menyebalkan.


Memikirkan kira kira aku sekelas sama alfan enggak ya semoga sekelas.


sesampainya di sekolah gerbang sekolah hampir ditutup aku dan Nina pun langsung berlari, Huh untung tepat kata kami bersamaan. Setelah itu kami pun berjalan ternyata dimading sudah di penuhi orang akupun langsung mengajak nina untuk melihat mading, males ah rame kata Nina menolak. Akupun berlari menarik Nina woi minggir kalo enggak gua tendang sontak yang ada di depan mading langsung minggir.


Akupun langsung berteriak, semua orang kaget melihat ekspresi ku. Mereka bertanya aku kenapa tapi aku tidak menjawab dan sontak pergi, yes aku sekelas sama alfan kataku dalam hati. Ketika aku masuk kelas ternyata aku duduk pas disamping alfan, alfan pun langsung menyambutku dengan senyuman manis dan lesung pipinya. Huh seneng banget rasanya kataku dalam hati.