
..."Bahkan bunga terkecil pun bisa memiliki akar yang paling kuat."...
Sekarang mereka sedang berkumpul dimeja makan untuk makan malam bersama , Ditambah dengan ke datangannya seseorang yang berharga buat Kakak laki laki Yeri dan saeron.
" Cantik ya yeobo " ucap eomma
" Seperti dirimu " ucap Appa lalu memuji eomma
" Bisakah kalian tidak bermesraan disini? " ucap Yeri
" a a arraseo anak Appa yang cantik " ucap Appa
" Bilang saja kau tidak bisa begini dengan hanbin " ucap jaehyun
" wah Yeri kau sudah memiliki kekasih rupanya , kalau kau saeron " tanya rose
" Sedang tidak ingin memiliki seorang kekasih " ucapnya
" Bagaimana sekolahmu apakah menyenangkan " tanya eomma
" Semoga kau tidak keberatan bersekolah disana " ucap Appa
" menyenangkan dan aku tidak keberatan Appa , aku bahagia " ucap saeron sambil tersenyum
" Kalian anak Appa yang sangat cantik dan ganteng " ucap Appa
" Aku tau itu " ucap Yeri dengan pd nya
Setelah mereka makan dengan hikmat , jaehyun dan rose pamitan untuk keluar melihat pas malam yang ada di sekitar kota .
" Kau tak ingin pergi " tanya saeron
" Dengan mu? " tanya Yeri
" Aku tidak suka keramaian "
" Pergilah bersama hanbin Oppa " ucap saeron
" Tidak , dia bahkan tidak menghubungi ku " ucap Yeri
" kau masih marah dengan nya ? " tanya saeron
" Bagaimana aku tidak marah, liat la foto ini "
ucap Yeri sambil melihat kan sebuah foto.
Saeron nampak terkejut dengan foto yang baru saja Yeri lihatkan.
" Bertanya lah Yeri yaaa , kau membuatku marah , siapa tau ada kesalahpahaman diantara kalian " ucap saeron
" Aku sedang ti- " ucap Yeri terputus saat saeron menarik paksa ponsel yang di pegang nya dan sekarang dia sedang menelepon seseorang di sebrang sana.
" yeoboseyo aa Oppa ini saeron "
" aaa saeron a we ? " tanya hanbin
" kau ada masalah dengan saudara perempuan ku ? " tanya saeron
" Tidak "
" Siapa perempuan yang berfoto dengan mu itu "
" Yeri cemburu dengan perempuan itu, jika kau berselingkuh aku tidak akan tinggal diam tapi "
" bicaralah , aku akan ke kamar " ucap saeron
Yeri mulai mengobrol dengan hanbin dengan nada serius , beberapa kali mereka meneriaki nama lawan bicara mereka.
_______________🦩_______________
Renjun dan teman se perkumpulan nya sedang berada di halaman rumah chenle yang luas , mereka melakukan beberapa kegiatan dari Jeno dan jaemin yang memanggang daging , chenle yang sibuk memesan beberapa lagi makanan , walau di hadapan mereka sudah cukup beberapa makanan , Haechan yang sibuk mengambil beberapa peralatan makan bersama jisung dan Mark yang sibuk bernyanyi dan memainkan gitar kesayangannya .
Renjun? Dia sangat asik dengan ponselnya bahkan sudah 3 kali jaemin memanggil nya dia tidak mendengar kan nya
" YAK HUANG RENJUN PABOOO " teriak jaemin
" WEEE KAU MENERIAKI KU " tanya renjun tak kalah besar suaranya
" aku memanggil mu kenapa kau tidak menyahut "
" aku tidak mendengar mu kenapa sih? "
" Tolong pergilah ke supermarket beli lah Beberapa Snack " ucap jaemin
" Huft merepotkan sekali " ucap renjun pelan
Dia pun pergi dengan malas menuju supermarket terdekat seorang diri .
Saat sampai di supermarket dia lalu mengambil bahan yang diperlukan , saat ingin mengambil minuman yang sangat di sukai nya ada seseorang yang menarik baju nya seorang anak laki laki yang sangat imut.
" Hyung bisakah kau memberikan nya padaku , aku sangat ingin itu " ucap dia sambil menunjukkan minuman yang di pegang renjun
" Tapi aku terlebih mengambil ini " ucap renjun
" Tapi , aku sangat i-ingin " ucap nya dengan nada sedih
" Baiklah tapi "
" Kau tidak boleh mengulangi nya , karna tidak semua orang akan mengalah untuk memberikan sesuatu yang berharga untuk orang lain " ucap renjun mengelus kepala anak tersebut lalu pergi
Saat ingin keluar dari supermarket dia tidak sengaja menjatuhkan ponsel nya , dan saat ingin mengambil ponsel nya dia tidak sengaja bertemu dengan seseorang yang dulu sempat menyukai nya .
" Renjun "
" Ning Ning "
" Apa kabar " tanya Ning Ning
" Baik "
" Kamu ngapain disini "
" Berbelanja "
" Aku pergi , masih banyak urusan "
" Baiklah "
" Kau tau renjun kamu selalu ada di dalam hatiku tapi kenapa kau tidak bisa ada dalam hidupku? " ucap Ning Ning Saat kepergian Renjun
_______________🦩_______________
" Hai bruh gw udah balik ni " ketik seseorang diseberang sana .
" Lusa gw udah mulai sekolah tungguin gw "